MTH Production Meruntuhkan Tembok Biaya Produksi, Mengerek Mimpi dari Jalanan Menuju Rekaman
Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Di tengah hiruk pikuk industri hiburan yang kerap kali dipandang eksklusif dan penuh dengan standar komersial tinggi, sebuah oase kreatif hadir di sudut Kota Batu, Jawa Timur. Mid To High (MTH) Production, atau yang lebih akrab disapa MTH Rumah Musik, hadir sebagai jawaban nyata atas kegelisahan panjang para musisi jalanan, pencipta lagu, dan seniman independen selama ini: bagaimana mengabadikan karya tanpa harus terbebani biaya produksi yang selangit.
Berangkat dari sebuah visi mendasar bahwa musik adalah hak semua orang, bukan hanya milik mereka yang bermodal besar, MTH Production resmi hadir sebagai studio rekaman inklusif yang mendedikasikan diri untuk mewadahi musisi dari berbagai lapisan mulai dari pengamen jalanan, pencipta lagu lokal, musisi independen, hingga kalangan umum sekalipun. Lokasinya yang strategis di Jl. Budiono RT. 04 RW. 02, Dusun Krajan, Desa Punten, sejak 2023 telah menjadi rumah baru bagi puluhan kreator yang selama ini hanya bisa bermimpi mendengar karya mereka terdengar jernih dalam rekaman profesional.

Pendiri MTH Production, Muhammad Basori Alwi yang akrab disapa Alex Basori, mengungkapkan bahwa kehadiran tempat ini bukanlah semata-mata karena peluang bisnis, melainkan karena panggilan untuk menjawab realita pahit di ekosistem musik tanah air.
“Selama ini, biaya produksi musik yang tinggi seringkali menjadi tembok tebal yang memisahkan musisi kelas bawah dan pencipta lagu lokal dari kesempatan untuk mendokumentasikan karyanya secara profesional. Kami hadir untuk meruntuhkan batasan-batasan itu,” ujar Alex dengan tegas. ( 20 Juli 2026 ).

MTH Production hadir sebagai sebuah jembatan. Bukan sekadar tempat rekaman, melainkan sebuah wadah rumah bagi mereka yang memiliki talenta luar biasa tetapi terhambat oleh keterbatasan akses. Kami percaya bahwa karya terbaik lahir dari sudut-sudut jalanan dan dari keseharian masyarakat biasa. Lagu-lagu yang tercipta di tengah hiruk-pikuk pasar, kerinduan akan kampung halaman, atau semangat perjuangan hidup, seringkali memiliki kedalaman emosi yang tidak ditemukan di studio-studio komersial. Sayangnya, tanpa fasilitas yang layak, karya-karya tersebut hanya menjadi kenangan yang hilang ditelan waktu.
Salah satu bentuk nyata komitmen MTH Production dalam meruntuhkan tembok biaya produksi adalah dengan menetapkan tarif jasa rekaman yang sangat ramah di kantong. Mulai dari Rp 90.000 hingga Rp 250.000 per karya, para musisi sudah dapat menikmati proses rekaman dengan peralatan yang mumpuni. Angka ini merupakan sebuah revolusi dalam industri jasa rekaman di Indonesia, terutama bagi mereka yang baru merintis karir.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/umum/kpj-kelompok-penyanyi-jalanan-kota-batu-meriahkan-nala-festival-2025/
“Kami menerima lagu-lagu dari berbagai aliran, baik itu pop, rock, folk, hingga musik tradisional. Yang terpenting adalah semangat untuk berkarya. Dengan biaya yang ringan ini, kami berharap tidak ada lagi alasan bagi musisi untuk tidak memiliki rekaman yang layak,” tambah Alex.
Tidak hanya sekadar merekam, MTH Production juga berperan sebagai jembatan menuju dunia digital yang lebih luas. Hasil rekaman di studio ini tidak hanya dapat disimpan sebagai arsip pribadi, tetapi juga dioptimalkan untuk distribusi ke berbagai platform media sosial (medsos). Di era digital saat ini, kehadiran di platform seperti Spotify, YouTube Music, atau Instagram Reels adalah sebuah keniscayaan. MTH Production memahami hal ini dan membantu para musisi untuk mengemas karyanya agar siap bersaing di ranah digital, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

“Kami mendorong setiap musisi yang merekam di sini untuk mendaftarkan HKI atas karyanya. Ini penting untuk melindungi hasil kreativitas mereka dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Alex.
Dengan adanya perlindungan hukum ini, para musisi jalanan yang seringkali dianggap sebelah mata oleh industri konvensional, kini memiliki pegangan hukum yang kuat atas karya cipta mereka. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam memajukan ekosistem musik tanah air.
MTH PRODUCTION.
No tlpn WA 081246394428
Email, alekart6@gmail.com
YouTube, Alek art MTH production
Dukung Seniman Mandiri, Ketum KPJ Anto Baret Jalanan Bisa Jadi Media Bisnis dan Ekspresi
Secara operasional, MTH Production buka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi hingga 21.00 malam. Rentang waktu yang panjang ini memberikan fleksibilitas bagi para musisi yang memiliki kesibukan di siang hari. Dengan jadwal yang ramah tersebut, MTH Production berkomitmen untuk terus melayani siapa pun yang memiliki hasrat untuk berkarya, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi.
Keberadaan MTH Production di Batu ini menjadi contoh konkret bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi dalam memajukan kebudayaan nasional. Jika dikelola dengan baik dan diberikan dukungan yang memadai, model usaha seperti ini dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini sejalan dengan cita-cita besar untuk memajukan kebudayaan dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya anak bangsa. MTH Production membuktikan bahwa musik bukanlah barang mewah, melainkan hak bagi setiap warga negara yang ingin berekspresi.

Kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para pegiat seni di seluruh Indonesia, MTH Production membuka lebar pintu kolaborasi. Rumah musik ini adalah bukti bahwa dari jalanan, mimpi bisa direkam, diproduksi, dan akhirnya didengar oleh dunia.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
MTH Production bukan sekadar bisnis ia adalah rumah, adalah jembatan, dan adalah wadah bagi mereka yang mempunyai talenta tetapi selama ini terhalang oleh keterbatasan akses. Mari kita dukung gerakan inklusif ini demi lahirnya generasi emas pencipta musik yang berdaya saing global, karena masa depan musik Indonesia dimulai dari keberanian meruntuhkan tembok dan memberi ruang bagi semua suara untuk terdengar.
Penulis : Riadi.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.



