Kelompok Penyanyi Jalanan ( KPJ ) yang lama vakum kini di hidupkan kembali di kota batu. Merupakan wadah bagi penyanyi atau pemain musik untuk menyalurkan hobi dan bakatnya yang terpendam.

Batu, Pendidikannasional.id – Seiring dengan kabut tebal, angin yang berhembus dan rintik hujan membasahi kota batu, tidak menyusutkan semangat suatu kelompok untuk di aktifkan kembali guna mewadahi baik itu Penyanyi, pengamen maupun profesi yang lain lainya.
Perkumpulan ini mengatasnamakan dengan Kelompok Penyanyi Jalanan ( KPJ ), kegiatan ini bertempat di Angkringan Merah Putih pada hari Jum’at tanggal, 01 Desember 2023 sekitar pukul 14.00 wib.
Adapun dalam kegiatan tersebut turut hadir Dinsos, dan beberapa motivator bersama seluruh anggota undangan yang hadir.

Pada kesempatanya Ketua KPJ Kota Batu, Dodik Supriyanto mengatakan bahwa KPJ itu merupakan kelompok Penyanyi Jalanan jadi di kelompok ini bukan semuanya penyanyi, ada pedagang, petarung jalanan, artinya luas.
” KPJ ini memberi wadah bagi mereka-mereka dan jika memang mempunyai ke ahlian yang mumpuni kita menjembatani untuk bisa mengisi baik di cafe-cafe, hotel, maupun tempat rekreasi dan lain lainya. ” Kata Yanto ke awak media.
Untuk di ketahui bahwa KPJ ini di bentuk di Jakarta pada sekitar tahun 1985 di prakarsai oleh Anton Baret, Yoyik Lembayung, antok klobot , Didik, Eko Partitur, Iwan Fals dan masih banyak lagi yang lain-lainya.
” Mas Iwan membentuk Orang Indonesia ( OI ), terus mas Toni dengan Rasta, kuntet Mangkulangit, Yongki RM, Jamal Mirdad masih banyak yang lainya dan itu berangkat pintu gerbangnya di KPJ. ” Imbuhnya.

KPJ mulai ada di Kota Batu sekitar tahun 2013 yang pada awalnya sudah aktif dikarenakan situasi kondisi juga ada regulasi maka di bulan Desember 2023 ini aktif kembali.
” Dahulu pada tahun 1985 pengamen ini keliling dari warung-kewarung dan beranggotakan sekitar 25 orang, dan bersyukur sekali saat ini KPJ sudah ada di seluruh Kota dan Provinsi se Indonesia. ” Jelasnya.
Jalanan bukan menjadi sandaran, Jalanan bukan sebagai pelarian, Jalanan adalah kehidupan di jalanan banyak orang berharap kepada Tuhan di jalanan banyak orang-orang di kalahkan, di jalanan banyak orang menebar persaudaraan rukun damai dan jalanan tak selamanya sumbang.
Anggota sementara KPJ yang hadir yaitu Indarto Adi Wijaya, Rudi Hartono, Wawan Hariyadi, Kiki Yoland, Darmawan, Yoga Fanani Eliansyah, Dodik Supriyanto, Ernawati, Aisah, Adit, Evan, Gunadi, Farid, Bayu, Rendra, Gendut, Azis, Huda, Kurniawan Adi S.
Pada kesempatan yang lain selaku Motivator Oki Honestyan Adi menjelaskan bahwa saya ingin kelompok KPJ ini tampil beda yang artinya adalah beda di lihat dari sisi pemikiran kembali kepatokan awal sebagai pekerja jalanan yang mengutamakan keluarga.
” Jadi bukan pekerja di jalanan agar mendapat hasil untuk hal-hal yang negatif contohnya minum-minuman keras yang berlebihan, atau lain lain yang keluar jalur pemenuhan kebutuhan utama yaitu keluarga.” Terang Oki ke awak media.
merubah pola pikir masyarakat bahwa mereka ini bukan orang jahat, bukan orang kriminal tetapi mereka petarung dan pejuang sejati bagi keluarga.
” Mereka ini merupakan orang-orang hebat pertarung dan perjuang sejati untuk keluarga di rumah, membangun kembali sehingga mereka ingat bahwa kita mempunyai impian yang besar kedepan yang patut dan kiranya untuk di perjuankan demi masa depan yang lebih baik. “Pungkasnya.




