Poltekad Wisuda 113 Sarjana Terapan, Kodiklatad Tegaskan Peran Lulusan sebagai Motor Transformasi Teknologi TNI AD
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklatad) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia unggul di bidang pertahanan melalui penyelenggaraan pendidikan vokasi. Sebanyak 113 mahasiswa Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) resmi diwisuda pada Tahun Akademik 2026 dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Lapangan Viyata Bhakti Poltekad, Kota Batu, Sabtu (25/7/2026).
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., selaku Komandan Kodiklatad. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat Kodiklatad, Komandan Poltekad beserta civitas akademika, para rektor perguruan tinggi se-Malang Raya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pemerintah Kota Batu, keluarga wisudawan, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 113 lulusan tersebut telah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun pada lima program studi, yakni Elektronika Sistem Persenjataan, Telekomunikasi Militer, Otomotif Kendaraan Tempur, Teknik Persenjataan, dan Rekayasa Keamanan Siber. Seluruhnya resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Teknik Angkatan Darat (S.Tr.T.).
Dalam sambutannya, Letjen TNI Mohamad Hasan menyampaikan apresiasi atas dedikasi para lulusan yang berhasil menuntaskan seluruh tahapan pendidikan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai insan pertahanan negara.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Jadilah sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi pertahanan dengan terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Lulusan Diproyeksikan Menjadi Penggerak Modernisasi TNI AD
Dalam sesi dialog bersama awak media, Komandan Kodiklatad menegaskan bahwa lulusan Poltekad akan menjadi bagian penting dalam agenda transformasi teknologi di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Menurutnya, kebutuhan organisasi saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan tempur konvensional, melainkan juga pada kemampuan teknis, penguasaan teknologi, serta inovasi di berbagai bidang strategis.
“Lulusan Poltekad diharapkan mampu mengawaki berbagai bidang teknis dan teknologi di lingkungan Angkatan Darat. Mereka akan ditempatkan di pusat-pusat pendidikan, satuan persenjataan, hingga berbagai institusi yang membutuhkan tenaga teknokrat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan lingkungan strategis global menuntut hadirnya prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kompetensi tinggi di bidang teknologi informasi, sistem persenjataan modern, serta keamanan siber.
Perang Modern Tidak Lagi Sekadar Perang Fisik
Lebih lanjut, Letjen TNI Mohamad Hasan menjelaskan bahwa dinamika keamanan dunia telah mengalami perubahan mendasar. Ancaman terhadap sebuah negara kini tidak hanya berbentuk serangan militer konvensional, tetapi juga perang informasi, perang siber, hingga perang kognitif yang memengaruhi cara berpikir masyarakat.

Menurutnya, salah satu karya inovasi yang dipresentasikan oleh wisudawan terbaik mengenai pencegahan penipuan berbasis kode QR merupakan contoh konkret bagaimana lulusan Poltekad mampu memberikan solusi terhadap persoalan aktual di tengah masyarakat.
“Kita menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat. Perang saat ini bukan hanya perang fisik, tetapi juga perang informasi dan perang kognitif. Karena itu inovasi seperti pengamanan transaksi digital dan pencegahan penipuan menjadi sangat relevan bagi kehidupan masyarakat maupun pertahanan negara,” tegasnya.

Ia berharap inovasi-inovasi serupa terus dikembangkan sehingga mampu mendukung sistem pertahanan nasional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Penghargaan Lulusan Terbaik
Pada kesempatan tersebut, penghargaan Wikan Cakti Pratama sebagai lulusan terbaik diberikan kepada Serka Achmad Saiful Rohman, S.Tr.T. atas prestasi akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, serta konsistensi dalam menjalani pendidikan sekaligus diharapkan mampu menginspirasi seluruh lulusan agar terus berprestasi di satuan masing-masing.

Komandan Poltekad, Brigjen TNI Dr. Indarto Kusnohadi, S.I.P., S.H., M.H., M.M.,dalam kesempatanya mengatakan bahwa Angkatan VII ini berjumlah 113 orang dan alhamdulillah seluruhnya dapat melaksanakan tugas belajar dengan baik, sehingga tingkat kelulusan mencapai 100 persen.
” Ilmu-ilmu dasar yang telah dikuasai oleh para mahasiswa sesuai dengan program studi masing-masing diharapkan dapat dikembangkan dan diaktualisasikan di satuan tempat mereka bertugas. Kelulusan ini, menurutnya, barulah langkah awal bagi mereka untuk membuka jendela dunia.” Ungkapnya dengan tegas.

Dalam wawancara usai prosesi wisuda, Serka Achmad Saiful Rohman mengaku keberhasilannya merupakan hasil perjuangan bersama keluarga.
“Saya sangat bangga, tetapi keberhasilan ini bukan semata hasil perjuangan saya sendiri. Ada pengorbanan istri, anak, serta doa orang tua yang selalu menyertai selama saya menjalani pendidikan. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat memberikan manfaat bagi bangsa, negara, dan kemajuan TNI Angkatan Darat,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh lulusan Poltekad mampu mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh agar Indonesia memiliki kekuatan pertahanan yang semakin modern dan mampu bersaing dengan negara-negara maju.
Pemkot Batu Dorong Kolaborasi Inovasi Siber
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Mohammad Nur Adhim, AP., M.AP., yang hadir mewakili Pemerintah Kota Batu menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Poltekad mencetak lulusan berkualitas.

Menurutnya, posisi strategis Poltekad sangat penting dalam menjawab tantangan era digital, khususnya pada aspek keamanan siber yang kini menjadi perhatian seluruh institusi pemerintahan.
“Kami melihat karya-karya para lulusan memiliki nilai strategis. Pemerintah daerah tentu berharap hasil penelitian dan inovasi mereka dapat disinergikan dengan kebutuhan daerah, khususnya dalam penguatan sistem keamanan siber pemerintahan,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara Poltekad dan pemerintah daerah memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi hasil riset para lulusan.
Pendidikan Vokasi Pertahanan untuk Indonesia Emas
Wisuda Tahun Akademik 2026 menjadi penanda keberhasilan Politeknik Angkatan Darat dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai aspek teknis kemiliteran, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui pendidikan vokasi yang mengintegrasikan kompetensi akademik, praktik lapangan, karakter kepemimpinan, serta penguasaan teknologi modern, Poltekad terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi pertahanan yang mendukung percepatan modernisasi TNI Angkatan Darat.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Di tengah pesatnya transformasi digital dan berkembangnya ancaman multidimensi, kehadiran lulusan Poltekad diharapkan mampu menjadi katalisator inovasi dalam sistem pertahanan nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045, melalui pembangunan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada penguasaan teknologi.
Penulis : Riadi.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.



