HD S Farm Kota Batu Sediakan Kambing Kurban Berkualitas Mulai Rp2 Juta, Bisa Cicilan hingga Idul Adha

HD S Farm Kota Batu Sediakan Kambing Kurban Berkualitas Mulai Rp2 Juta, tampak Habib ketika mendatangkan Kambing. ( Foto : ilustrasi ).

HD S Farm Hadirkan Hewan Kurban Berkualitas dan Terjangkau, Peternakan Kambing Lokal yang Kian Diminati Warga Batu hingga Kediri

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha, kebutuhan hewan kurban mulai meningkat di berbagai daerah. Di tengah tingginya permintaan masyarakat, peternakan kambing dan domba HD S Farm milik Mas Habib hadir sebagai salah satu peternakan lokal yang terus berkembang dengan mengedepankan kualitas ternak, kebersihan kandang, serta pelayanan yang ramah bagi konsumen.

Berlokasi di wilayah Kota Batu, HD S Farm kini menjadi salah satu peternakan yang mulai dikenal masyarakat karena menyediakan berbagai jenis kambing unggulan dengan harga yang terjangkau namun tetap memenuhi standar hewan kurban sehat dan layak.

Habib ketika berinteraksi sesuai mendatangkan Kambingnya.
Habib ketika berinteraksi sesuai mendatangkan Kambingnya.

Mas Habib sapaan akrabnya,selaku pemilik HD S Farm menjelaskan bahwa saat ini peternakannya memiliki sekitar tujuh jenis kambing, dengan beberapa jenis favorit yang paling banyak diminati masyarakat.

“Untuk jenis unggulan ada Gibas Texel, Jawa Sanen, Jawa PE, Malino, Sapera, dan Jawa Randu. Permintaan menjelang Idul Adha terus meningkat,” ujar Mas Habib saat ditemui di peternakannya.( 13/05/2026 ). 

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/sukses-digelar-kontes-kambing-domba-batu-akan-berlanjut-ke-tingkat-nasional/

Menurutnya, setiap hewan kurban yang dijual telah memenuhi syarat usia minimal satu tahun ke atas. Hal tersebut menjadi perhatian utama agar masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sesuai syariat dan berkualitas baik.

Untuk harga sendiri, HD S Farm menawarkan pilihan yang cukup variatif sehingga dapat menyesuaikan kemampuan masyarakat. Jenis Gibas dibanderol mulai Rp2 juta, sedangkan kambing Jawa mulai Rp2,5 juta. Sementara untuk jenis unggulan seperti Jawa PE, harga dapat mencapai Rp7 juta tergantung ukuran dan kualitas ternak.

Menjelang musim kurban tahun ini, HD S Farm menargetkan stok hingga 300 ekor kambing dan domba. Saat ini, sekitar 150 ekor telah tersedia dan siap dipasarkan ke berbagai daerah.

Tampak Kambing yang besar besar, tempat yang bersih dan bagus.
Tampak Kambing yang besar besar, tempat yang bersih dan bagus.

Permintaan konsumen sendiri tidak hanya berasal dari Kota Batu. Mas Habib menyebutkan bahwa pengiriman hewan kurban terjauh saat ini sudah menjangkau wilayah Kediri dan Malang.

“Kalau di Kediri, masyarakat lebih banyak mencari jenis Jawa. Sedangkan di wilayah Batu, jenis Gibas lebih diminati,” jelasnya.

Selain menyediakan hewan kurban berkualitas, HD S Farm juga memberikan kemudahan pembayaran bagi masyarakat yang ingin berkurban namun memiliki keterbatasan dana. Sistem cicilan pun diterapkan dengan pembayaran awal sebesar 50 persen, sementara sisanya dapat dilunasi kemudian.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/seni-budaya/bekti-bumi-ritual-kambing-di-mata-air-jadi-simbol-perlawanan-atas-krisis-air/

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan agar semakin banyak masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban tanpa merasa terbebani.

Tidak hanya fokus pada penjualan ternak, HD S Farm juga sangat memperhatikan manajemen pakan dan kebersihan kandang. Untuk pakan harian, ternak diberikan kombinasi hijauan dan silase agar pertumbuhan kambing tetap optimal.

Pemberian pakan dilakukan secara terjadwal, yakni pagi dan siang menggunakan silase, sedangkan malam hari diberikan hijauan berupa rumput segar.

Harianto ketika memberikan pakan ternak sesuai takaran dan waktunya
Harianto ketika memberikan pakan ternak sesuai takaran dan waktunya

Sementara itu, Hariyanto atau yang akrab disapa Mas Hari selaku perawat hewan di HD S Farm mengatakan bahwa kebersihan kandang menjadi prioritas utama agar ternak tetap sehat dan nyaman.

“Supaya kandang tidak bau, kami rutin menaburkan dolomit setiap tiga sampai empat hari sekali. Tujuannya agar air kencing cepat kering dan bau bisa dinetralkan,” terang Mas Hari.

Harianto ketika menyediakan pakan ternak yang cukup untuk semua hewannya.
Harianto ketika menyediakan pakan ternak yang cukup untuk semua hewannya.

Dalam rutinitas hariannya, Mas Hari juga memastikan setiap ternak mendapatkan asupan pakan secara cukup dan teratur. Pada pagi hari hewan diberi silase sebanyak dua kaleng, kemudian diulang kembali saat siang hari. Sore harinya, kambing dan domba diberikan tambahan hijauan segar sebelum proses perawatan ditutup.

Menariknya, limbah peternakan di HD S Farm juga dikelola dengan baik. Kotoran hewan atau kohe dipisahkan dan dimanfaatkan kembali karena memiliki nilai jual sebagai pupuk organik.Saat ini, pupuk kandang tersebut tengah dikumpulkan dan nantinya akan didistribusikan setelah musim hujan selesai.

Ke depan, Mas Habib juga berencana membuka layanan penitipan dan perawatan hewan setelah Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha. Layanan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat perawatan ternak terpercaya.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Mas Habib berharap HD S Farm dapat terus berkembang dan menjadi peternakan lokal yang mampu memenuhi kebutuhan hewan kurban masyarakat dengan harga yang tetap terjangkau.

“Harapan kami semoga usaha ini semakin berkembang, ternaknya semakin banyak, dan bisa membantu masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dengan harga yang bersahabat,” pungkasnya.

 

Penulis : Riadi. 

Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.

Array
Tutup
Tutup