Malam Puncak Selamatan,Ini 5 Program Pembangunan Disampaikan Wakil Wali Kota Batu

Malam Puncak Selamatan Desa Sumberbrantas Tradisi, Harapan, dan Rencana Pembangunan

Sumberbrantas, Batu,PENDIDIKANNASIONAL.ID — Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Desa Sumberbrantas pada Jumat malam, 3 Juli 2026, ketika pagelaran wayang kulit dengan lakon Kembang Cempoko Mulyo menjadi penutup rangkaian acara Selamatan Desa tahunan. Dalang kondang Minto Darsono, pimpinan Karawitan Sekar Gadung Indonesia, tampil memukau di hadapan ribuan warga yang memadati lapangan desa.

Acara yang telah menjadi tradisi turun-temurun ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan rakyat, melainkan juga momentum refleksi dan penguatan ikatan sosial masyarakat. Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia, donatur, dan masyarakat yang telah bahu-membahu menyukseskan gelaran tahunan ini.

Kepala Desa Sumberbrantas ketika menyerahkan piala kepada salah satu pemenang pawai budaya desa
Kepala Desa Sumberbrantas ketika menyerahkan piala kepada salah satu pemenang pawai budaya desa

“Puji syukur ke hadirat Allah SWT, kita dapat melaksanakan acara Selamatan Desa dalam keadaan lancar, aman, dan sukses. Mari kita bersama-sama berdoa semoga desa kita tercinta dijauhkan dari segala marabahaya dan musibah,” ujar Saniman dengan penuh haru.

Sambutan hangat juga disampaikan kepada Wakil Wali Kota Batu,Heli Suyanto beserta jajaran Forkopimcam yang hadir memberikan dukungan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi yang erat antara pemerintah desa dan kota dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Wakil Wali Kota Batu, Beli Suyanto ketika memberikan apresiasi pada acara puncak selamatan Desa Sumberbrantas.
Wakil Wali Kota Batu, Beli Suyanto ketika memberikan apresiasi pada acara puncak selamatan Desa Sumberbrantas.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyampaikan sejumlah rencana pembangunan prioritas yang akan menyentuh langsung kehidupan warga Sumberbrantas. Dengan gaya komunikasi yang cair namun tetap formal, ia memaparkan berbagai program ambisius yang direncanakan pada tahun anggaran berjalan.

“Insyaallah ke depan di Sumberbrantas akan ada beberapa program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota,” ungkapnya di hadapan warga.

Wakil Wali Kota Batu ketika memberikan piala kepada Juara 1 pawai budaya desa.
Wakil Wali Kota Batu ketika memberikan piala kepada Juara 1 pawai budaya desa.

Pertama, pelebaran jalan di kawasan sekitar Mbah Liung yang akan dimulai tahun ini untuk meningkatkan aksesibilitas dan kelancaran mobilitas warga. Kedua, pembangunan laboratorium perbenihan kentang sebagai hasil kerja sama antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Desa, yang diyakini akan meningkatkan kualitas bibit kentang unggul dan bernilai ekonomi tinggi.

Ketiga, pelebaran tikungan tajam di jalur Sumberbrantas menuju Junggo, khususnya di area dekat Pohon 15 yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Keempat, pembangunan Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Bon Satu sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan agama bagi generasi muda.

Lebih lanjut, Heli Suyanto mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran pemerintah kota tengah mengupayakan pendirian Sekolah Dasar Islam atau Madrasah Ibtidaiyah di bekas pondok sebelah Masjid Baiturrahman. Langkah ini diambil menyusul kapasitas murid di SDN Tulungrejo 3 yang telah mencapai batas maksimal.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/seni-budaya/selamatan-desa-sumberejo-ke-116-arak-lesung-dan-semangat-gotong-royong-pukau-warga/

Di tengah antusiasme warga menyambut program-program pembangunan, Heli Suyanto menyampaikan pesan penting tentang nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Sumberbrantas.

“Ciri khas masyarakat Jurang Wali dan Sumberbrantas adalah gotong royong yang kuat, guyub rukun, dan penuh rasa toleransi antar tetangga. Sejak saya lahir di sini, budayanya memang sudah begitu hangat,” kenangnya dengan penuh haru.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang dapat merusak keharmonisan. “Jangan sampai ada hal-hal luar yang memecah belah kita hingga membuat kita tidak saling bertegur sapa dengan tetangga. Jika kita selalu guyub rukun, insyaallah rezeki akan bertambah, panen lancar, dan urusan-urusan kita dipermudah,” pesannya.

Tampak antusias masyarakat memenuhi halaman Balai Desa Sumberbrantas dalam acara puncak Selamatan desa.
Tampak antusias masyarakat memenuhi halaman Balai Desa Sumberbrantas dalam acara puncak Selamatan desa.

Dalam sambutan penutupnya, Heli Suyanto mengumumkan bahwa para pemenang karnaval yang digelar sebagai bagian dari rangkaian acara Selamatan Desa akan dikirim untuk mewakili Desa Sumberbrantas dalam ajang karnaval tingkat Kota Batu.

“Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Pak Kades, insyaallah bagi pemenang karnaval hari ini akan dikirim untuk mewakili Desa Sumberbrantas. Saya sangat bangga dengan desa saya yang masyarakatnya kreatif dan inovatif. Semoga desa ini semakin maju,” tuturnya dengan penuh kebanggaan.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Acara malam puncak ini ditutup dengan doa bersama, menguatkan harapan agar Desa Sumberbrantas senantiasa gemah ripah loh jinawi, masyarakatnya hidup toto tentrem, dan segala rencana pembangunan dapat berjalan lancar. Tradisi Selamatan Desa yang telah mengakar kuat ini membuktikan bahwa kearifan lokal dan semangat gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam membangun desa yang maju dan sejahtera. 

 

Penulis: Riadi

Editor: Tim Redaksi Pendidikannasional.id.

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup