Resmi Dilantik, Arya Wicaksana Pimpin Kajari Batu Gantikan Andy Sasongko

Pelantikan dan Sertijab Kepala Kejaksaan Negeri Batu Wacana Baru dalam Penegakan Hukum di Kota Wisata

Kota Batu,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Dalam upaya menyegarkan kepemimpinan dan memperkuat fungsi penegakan hukum, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu. Acara yang digelar di Aula Sasana Adhyaksa Kejati Jatim pada 23 Juli 2025 tersebut menandai dimulainya era baru bagi lembaga penuntut umum di kota wisata tersebut, dipimpin langsung oleh Kajati Jawa Timur, Agus Sahat ST, S.H., M.H.

Prosesi seremonial yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama Kejati Jatim beserta seluruh Kajari se-Jawa Timur ini bukan sekadar rutinitas birokratis. Agenda ini merupakan implementasi kebijakan strategis berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-24/C/01/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Struktural. Rotasi ini mencerminkan dinamika organisasi yang sehat dalam tubuh Kejaksaan RI.

Ketika berjabat tangan dengan Kejati Jawa Timur
Ketika berjabat tangan dengan Kejati Jawa Timur

Perpindahan tugas melibatkan dua insan Adhyaksa. Kajari Batu sebelumnya, DR. Andy Sasongko, S.H., M.H., yang telah menyelesaikan tugasnya, akan melanjutkan pengabdian sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Lampung. Posisi strategis di Kota Batu kini dipercayakan kepada Arya Wicaksana, S.H., M.H., yang sebelumnya memimpin Kejaksaan Negeri Tapin di Kalimantan Selatan. Pengalaman lintas wilayah ini diharapkan dapat membawa perspektif baru.

Dalam sambutannya yang berisi pesan visioner, Kajati Jatim, Agus Sahat, menegaskan bahwa setiap keputusan mutasi dan promosi dalam tubuh Kejaksaan bukanlah proses yang sembrono. “Setiap kebijakan pengangkatan, penempatan, dan alih tugas jabatan, tentu melalui proses kajian yang mendalam, pertimbangan yang matang, dan penilaian yang objektif,” ujarnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa insan terbaiklah yang menduduki posisi-posisi kunci.

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/umum/haru-kenzi-disabilitas-pukau-ribuan-umat-dengan-lagu-ayah-di-natal-bksg-kota-batu-2026/

Agus Sahat lebih lanjut menekankan bahwa pelantikan ini merupakan penugasan strategis institusi yang menuntut tanggung jawab penuh. “Tujuannya adalah untuk menghadirkan kinerja yang terukur, profesional, dan berdampak, baik bagi institusi Kejaksaan sendiri maupun bagi masyarakat yang dilayani,” tegasnya. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen Kejaksaan untuk tidak hanya berfokus pada output administratif, tetapi juga pada outcome yang dirasakan publik.

Kajati Jatim juga menyampaikan pesan moral yang mendalam kepada Arya Wicaksana selaku pimpinan baru. Beliau berpesan agar seluruh keahlian, kemampuan manajerial, dan pengetahuan yang dimiliki dicurahkan sepenuhnya. “Semua itu harus diimbangi dengan nilai akhlak, moral, dan disiplin yang tinggi,” pesannya. Harapannya, keberadaan pimpinan dapat menjadi teladan dan panutan yang membanggakan, sesuai dengan nilai-nilai inti Tri Krama Adhyaksa yaitu Satyawadi (berkata benar), Satyalugra (bertindak adil dan bijaksana), dan Satyadharma (berpegang pada kebenaran hukum).

Pelantikan ini memiliki makna khusus mengingat posisi Kota Batu sebagai destinasi pariwisata utama di Jawa Timur. Keberadaan Kajari yang mumpuni diharapkan dapat menciptakan iklim hukum yang kondusif, mendukung perlindungan konsumen, dan menjaga ketertiban umum yang menjadi pondasi bagi industri pariwisata yang berkelanjutan. Masyarakat dan pelaku usaha berharap kepemimpinan baru dapat mengakselerasi penanganan perkara serta meningkatkan fungsi preventif Kejaksaan melalui penyuluhan hukum.

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Dengan telah dilantiknya Arya Wicaksana, tantangan menanti di depan. Di samping menuntaskan perkara yang ada, membangun sinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan pengadilan setempat menjadi kunci. Transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum akan menjadi parameter utama kesuksesan kepemimpinannya.

Proses Sertijab yang tertib dan penuh makna ini menutup satu babak dan membuka babak baru bagi Kejaksaan Negeri Batu. Seluruh mata kini tertuju pada langkah-langkah konkret kepemimpinan baru dalam mengawal supremasi hukum dan keadilan di wilayah yang dikenal sebagai “Kota Apel” tersebut. Kepercayaan yang diberikan institusi harus dijawab dengan dedikasi dan kinerja nyata untuk mewujudkan keadilan yang berjalan seiring dengan kemajuan kota.

 

Sumber, Kasintel Kejaksaan Negeri Batu. 

 

( Ria ).

Array
Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *