Halalbihalal Jadi Perekat Kebersamaan, Kecamatan Bumiaji Buktikan Inklusivitas Lewat Kolaborasi Lintas Sektor dan Kelompok Disabilitas
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Nawangsari Hall, Purnama Hotel, saat Pemerintah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang dirangkai dengan kegiatan Halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026). Agenda tahunan ini tak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Ramadan, namun bertransformasi menjadi momentum strategis memperkuat komunikasi dan sinergitas antar pemangku kepentingan di wilayah Bumiaji.
Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran Forkopimcam, para lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Yang membedakan tahun ini adalah kehadiran penuh semangat dari kelompok disabilitas binaan setempat, termasuk kelompok musik Band Power of Disability (PD) yang merupakan bagian dari ekosistem pemberdayaan masyarakat di bawah naungan Kecamatan Bumiaji.

Kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan simbol nyata bahwa pembangunan dan kebersamaan di Bumiaji berjalan secara inklusif. Dalam sambutannya, Camat Bumiaji, Thomas Maydo, S.Sos, yang juga bertindak sebagai Pembina Power of Disability, menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk menghapus segala sekat.
“Melalui kegiatan ini kita bisa saling bertemu dan saling bermaaf-maafan. Ini adalah momen yang tepat untuk merekatkan kembali tali persaudaraan yang sudah terjalin selama ini,” ujar Thomas di hadapan para undangan.
Lebih lanjut, Thomas menekankan filosofi mendalam di balik pelaksanaan rakor yang digabung dengan halalbihalal. Menurutnya, kesuksesan sebuah wilayah tidak diukur dari sekadar angka pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya modal sosial.
“Kita semua sama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada batasan bagi kita untuk saling menjalin silaturahmi. Setiap individu, apa pun latar belakang dan kondisinya, mempunyai kelebihan dan bakatnya masing-masing. Tugas kita bersama adalah memfasilitasi dan memberikan ruang agar potensi itu bisa bersinar,” tegas Thomas.
Pernyataan Camat itu tidak hanya menjadi jargon, tetapi terbukti dari keterlibatan aktif Band Power of Disability (PD) yang turut hadir didalam acara. Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri, membuktikan bahwa sinergi lintas sektor tidak hanya melibatkan lembaga formal, tetapi juga komunitas yang seringkali berada di pinggiran.

Semangat Berkarya Tanpa Batas
Ketua Band Power of Disability (PD), Eko, dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Camat Bumiaji selaku pembina. Menurut Eko, dukungan yang diberikan bukan hanya bersifat simbolik, tetapi berupa pelibatan nyata dalam setiap kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat yang selalu melibatkan kami hadir di setiap kegiatan, baik di tingkat Kota Batu maupun di wilayah Kecamatan Bumiaji. Hal ini membuat kami merasa diakui dan menjadi bagian dari pembangunan,” tutur Eko dengan penuh semangat.
Eko menambahkan bahwa keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan ini memberikan dampak signifikan bagi pengembangan diri para anggota. Mereka tidak hanya tampil sebagai musisi, tetapi juga didorong untuk berkembang secara intelektual.
“Kami semakin bersemangat dan berkembang, mulai dari pemikiran, ide, dan gagasan, serta karya-karya untuk membuat lagu ciptaan sendiri. Kami ingin menyuguhkan sesuatu yang autentik dalam setiap kegiatan, bukan hanya sekadar menjadi pelengkap acara,” ungkap Eko.
Power of Disability Guncang Musrenbang Bumiaji, Bukti Disabilitas Mampu Berkreasi Tanpa Batas
Lagu-lagu ciptaan mereka sendiri, menurut rencana, akan menjadi ciri khas yang membedakan Power of Disability dari grup musik lainnya. Ini merupakan wujud nyata bahwa disabilitas bukanlah hambatan untuk berkarya, melainkan sebuah perspektif yang melahirkan kreativitas unik.

Kebanggaan Bertemu Pemimpin Kota
Momen halalbihalal ini juga menjadi kesempatan emas bagi anggota kelompok disabilitas untuk berinteraksi langsung dengan pimpinan tertinggi Kota Batu. Gatot yang akrab disapa Bemo, salah satu anggota Power of Disability, mengungkapkan rasa bahagianya bisa hadir dalam forum tersebut.
“Saya merasa sangat senang dan bangga sekali bisa bertemu dan berjabat tangan langsung dengan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu. Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi kami,” ujar Gatot dengan mata berbinar.

Bagi Gatot, kehadiran orang nomor satu dan dua di Kota Batu dalam kegiatan yang sama, tanpa membedakan latar belakang, adalah bukti nyata bahwa Pemerintah Kota Batu serius dalam membangun inklusivitas.
“Hal ini semakin menambah motivasi dan semangat bagi kami. Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi ini adalah bentuk persaudaraan yang sejati,” tambahnya.
Kisah Kenzi dan Berkah Rangkul Merajut Inklusivitas di Bulan Ramadan Kota Batu
Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan Inklusif
Camat Bumiaji menekankan bahwa pelibatan kelompok disabilitas dalam berbagai forum bukan hanya untuk memenuhi kuota, tetapi didasari oleh pemikiran bahwa pembangunan yang inklusif akan menghasilkan kebijakan yang lebih holistik.
“Ketika kita membicarakan pembangunan, kita harus memastikan tidak ada satupun warga yang tertinggal. Kehadiran teman-teman disabilitas di sini adalah pengingat bahwa setiap kebijakan harus menyentuh semua lapisan masyarakat. Mereka bukan objek pembangunan, melainkan subjek yang berperan aktif,” jelas Thomas.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan saling bermaafan. Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika para pejabat, tokoh masyarakat, dan anggota kelompok disabilitas saling berjabat tangan, melepas penat dan kekeliruan, seraya menatap masa depan yang lebih cerah.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Halalbihalal di Kecamatan Bumiaji tahun ini meninggalkan kesan mendalam. Lebih dari sekadar tradisi tahunan, acara ini menjadi cermin bahwa kolaborasi lintas sektor yang tulus, dipadu dengan semangat inklusivitas, mampu menciptakan ekosistem masyarakat yang kuat, harmonis, dan berdaya saing. Bagi Band Power of Disability, ini bukanlah kali terakhir mereka tampil, melainkan awal dari babak baru di mana karya dan bakat mereka mendapatkan ruang yang selayaknya di tengah masyarakat.
Penulis : Ria.
Editor : Tim Redaksi.


Anggota Band Power of Disability, Gatot ( Bemo ) tengah, bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu dan Forkopimcam ketika di acara halal bihalal Kecamatan Bumiaji. ( Foto : Tim Redaksi ). 
