Turnamen Catur Bahagia Perkuat Sinergi Pemerintah dan Insan Pers, Anggota DPR RI Dorong Pembinaan Olahraga Berkelanjutan
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Semangat membangun kolaborasi antara pemerintah, insan pers, dan komunitas olahraga tercermin dalam pelaksanaan Turnamen Catur Bahagia yang digelar di Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu. Kegiatan yang diinisiasi Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet catur yang berpotensi mengharumkan nama daerah pada tingkat nasional. ( 06/08/2026 ).
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, jajaran Pemerintah Kota Batu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi profesi kewartawanan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pengurus cabang olahraga, serta puluhan wartawan dan peserta turnamen.

Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono dalam sambutannya menegaskan bahwa Turnamen Catur Bahagia telah berkembang menjadi agenda rutin organisasi yang memiliki tujuan strategis, yakni menjaring atlet-atlet potensial dari kalangan wartawan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang direncanakan berlangsung di Lampung pada tahun mendatang.
Menurutnya, pembinaan olahraga di lingkungan wartawan tidak boleh berhenti pada cabang olahraga catur semata. PWI Malang Raya telah memiliki atlet yang berprestasi pada cabang bulu tangkis maupun tenis meja, sehingga pembinaan berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat kontingen pada berbagai cabang olahraga di ajang Porwanas.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, khususnya Anggota Komisi IX DPR RI, Andreas Eddy Susetyo yang selama ini secara konsisten memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan PWI Malang Raya.

Selain itu, penghargaan disampaikan kepada Pemerintah Kota Batu yang selama bertahun-tahun terus membangun kemitraan bersama insan pers. Hubungan harmonis tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan iklim komunikasi publik yang sehat dan konstruktif.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Malang Raya juga mengungkapkan bahwa sekitar 75 persen wartawan di Kota Batu telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya profesionalisme insan pers di daerah, sejalan dengan standar kompetensi yang ditetapkan Dewan Pers.
Bahkan, Kota Batu telah memiliki sejumlah wartawan dengan jenjang kompetensi utama yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas jurnalistik sekaligus menjaga independensi dan kredibilitas media.
“Kami berharap seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas. Dalam sebuah pertandingan tentu ada yang menang dan ada yang kalah, namun yang paling penting adalah semangat kebersamaan dan proses pembelajaran yang diperoleh,” ujarnya.
Sebelum turnamen dimulai, panitia juga menyelenggarakan pelatihan penulisan artikel berita bagi para pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Batu. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dan publikasi sehingga setiap cabang olahraga mampu mendokumentasikan berbagai prestasi serta aktivitas pembinaan secara profesional sesuai kaidah jurnalistik.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Andreas Eddy Susetyo memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Turnamen Catur Bahagia. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan contoh nyata sinergi antara olahraga, media, dan pembangunan karakter masyarakat.
Ia menilai olahraga tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membentuk disiplin, integritas, kemampuan berpikir strategis, dan semangat kebersamaan yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan bangsa.
Andreas mengutip filosofi klasik “Mens Sana in Corpore Sano”, yakni di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Filosofi tersebut dinilainya sangat relevan dengan semangat Turnamen Catur Bahagia yang memadukan kesehatan fisik, kecerdasan berpikir, serta penguatan hubungan sosial antar insan.

Menurutnya, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan prestasi olahraga pada tingkat internasional. Oleh sebab itu, berbagai inisiatif masyarakat seperti yang dilakukan PWI Malang Raya perlu mendapatkan dukungan nyata dari seluruh pemangku kepentingan.
Di tengah keterbatasan ruang fiskal pemerintah, Andreas mendorong agar program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat diarahkan untuk mendukung pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa pembagian pembinaan cabang olahraga oleh masing-masing BUMN menjadi salah satu alternatif yang sedang didorong agar proses regenerasi atlet tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kami akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Silaturahmi harus terus terjaga, dan pembinaan olahraga harus menjadi gerakan bersama agar lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Batu,Nurochman,S.H.,M.H.,menyampaikan apresiasi atas inisiatif insan pers yang mampu menghadirkan kegiatan olahraga dengan nuansa kekeluargaan sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan media.
Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Bahkan tidak jarang insan pers memperoleh berbagai informasi lebih awal sehingga menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan penyempurnaan kebijakan pemerintah.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh elemen, termasuk pemerintah, media, masyarakat, dan berbagai organisasi, mampu membangun kolaborasi yang sehat berdasarkan komunikasi yang terbuka dan saling percaya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf apabila dalam menjalankan pemerintahan masih terdapat kekurangan. Kami memohon doa serta dukungan seluruh masyarakat agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kesabaran, dan kemampuan dalam menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat bagi Kota Batu,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Batu menyampaikan sebuah pantun yang mengandung pesan tentang pentingnya strategi, kebersamaan, dan kolaborasi dalam membangun daerah.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Turnamen Catur Bahagia akhirnya resmi dibuka dengan diikuti sekitar 50 peserta dari kalangan wartawan serta perwakilan berbagai instansi. Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, PWI Malang Raya berharap olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi instrumen memperkuat profesionalisme insan pers, memperluas jejaring kolaborasi, serta memperkokoh semangat persatuan dalam mendukung pembangunan Kota Batu dan kemajuan Indonesia.
Penulis : Riadi.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.



