Camat Bumiaji Kota Batu, Thomas Maydo, Buktikan Kesibukan Bukan Halangan untuk Hidup Sehat dengan Bulutangkis

Kepala Camat Bumiaji Jadikan Bulutangkis sebagai Ritme Hidup Sehat bagi Diri dan Inspirasi bagi Masyarakat

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Thomas Maydo, S.Sos., Camat Bumiaji, Kota Batu, konsisten menjaga kebugaran fisik dan mental dengan menjadikan bulutangkis bukan sekadar hobi, melainkan gaya hidup. Olahraga yang telah mendarah daging di Indonesia ini dimanfaatkannya secara maksimal untuk membangun ketahanan tubuh dan ketangguhan pikiran, sejalan dengan prinsip mens sana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. ( 17/01/2026 ) 

“Jadwal latihan saya penuh, bukan di satu tempat saja, tapi berpindah-pindah di berbagai lokasi di Kota Batu. Saya juga mengikuti beberapa kelompok bulutangkis berbeda, sehingga agenda olahraga bisa sangat padat,” ungkap Thomas Maydo ketika ditemui di sela-sela aktivitasnya.

Thomas Maydo bertanding bulutangkis dengan warga, menunjukan interaksi yang aktif dan sehat.
Thomas Maydo bertanding bulutangkis dengan warga, menunjukan interaksi yang aktif dan sehat.

Kesibukannya sebagai seorang camat tidak menyurutkan komitmennya. Fleksibilitas jadwal latihan di berbagai komunitas, dari pagi hingga malam, memungkinkannya memilih waktu yang sesuai dengan kesempatan yang ada. “Ini tentang manajemen waktu dan komitmen. Olahraga harus disengaja, tidak bisa hanya menunggu waktu luang,” tegasnya.

Lebih dari sekadar menjaga kebugaran, aktivitas fisik rutin ini, menurut Thomas, adalah investasi vital untuk meningkatkan imunitas tubuh. Ia menekankan bahwa olahraga harus berjalan beriringan dengan asupan gizi yang seimbang. “Selain untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan imun, pola makan bergizi empat sehat lima sempurna juga harus diperhatikan. Setiap hari, saya rutin minum madu putih yang dicampur dengan air hangat,” paparnya mengenai ritual kesehatannya.

Pilihan pada bulutangkis bukanlah hal kebetulan. Olahraga ini, yang telah menjadi fenomena nasional dan sangat digemari berbagai lapisan usia, menawarkan lebih dari sekadar latihan fisik. Ia melihatnya sebagai medium sosial yang kuat. Dengan bergabung di berbagai kelompok latihan di Kota Batu, Thomas tidak hanya membakar kalori, tetapi juga memperluas pergaulan, mendengarkan aspirasi warga, dan merasakan langsung denyut nadi masyarakat di luar ruang kantor.

Olah raga Badminton Ganda Putra ketika di Gelanggang Olah Raga Ganesa
Olah raga Badminton Ganda Putra ketika di Gelanggang Olah Raga Ganesa

“Aktivitas di lapangan bulutangkis itu cermin miniatur masyarakat. Ada dinamika, kerja sama, sportivitas, dan kejujuran. Nilai-nilai itu penting, baik untuk diri sendiri maupun dalam memimpin,” ujarnya. Pendekatannya yang blusukan ke berbagai arena latihan menjadikan figur pemimpin yang akrab dan memahami kebutuhan warganya.

Sebagai pimpinan di tingkat kecamatan, Thomas Maydo berharap komitmen pribadinya terhadap kesehatan dapat menginspirasi para pegawai dan masyarakat Bumiaji secara keseluruhan. Ia menyadari bahwa beban kerja pegawai pemerintahan seringkali tinggi, sehingga menjaga kesehatan jiwa dan raga adalah keharusan untuk memastikan produktivitas dan pelayanan yang optimal.

“Kesehatan adalah modal dasar. Jika pegawai sehat, baik fisik maupun mental, maka pelayanan kepada masyarakat akan lebih energik, positif, dan efektif. Saya mendorong rekan-rekan untuk menemukan aktivitas fisik yang mereka sukai, dan menjadikannya rutinitas,” ajaknya.

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Ia juga menyinggung pentingnya mengelola stres melalui aktivitas positif. Olahraga seperti bulutangkis, dengan gerakan dinamis dan interaksi sosial, terbukti efektif melepas penat dan mengembalikan semangat.

Lihat Juga :  https://pendidikannasional.id/daerah/tni-al-gelar-upacara-dharma-samudera-di-nala-eco-point-tegaskan-kehadiran-untuk-seluruh-rakyat/

Dengan semangat mens sana in corpore sano itu, Thomas Maydo tidak hanya memimpin dengan kebijakan, tetapi juga dengan keteladanan. Ia membuktikan bahwa kesibukan bukanlah halangan, melainkan justru alasan yang lebih kuat untuk aktif menjaga kesehatan. Ritme kok dan raket yang ia jalani setiap pekan di berbagai sudut Kota Batu bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, tetapi tentang memenangi pertaruhan jangka panjang: investasi kesehatan untuk diri sendiri, serta kontribusi bagi terciptanya lingkungan kerja dan masyarakat yang lebih sehat, bugar, dan produktif.

 

( Ria ). 

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup