Senopati Mataram Kraton Surakarta Hadiningrat Surabaya Berkunjung ke Kediaman Joko Widodo
Surakarta,PENDIDIKANNASIONAL.ID — Rangkaian perjalanan Senopati Mataram Kraton Surakarta Hadiningrat Surabaya ke Surakarta pada Jumat (4/9/2026) diawali dengan kunjungan ke kediaman Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo. Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus bagian dari rangkaian agenda rombongan dalam menghadiri kegiatan Jumenengan Gusti Hangabhei.
Rombongan Senopati Mataram Kraton Surakarta Hadiningrat Surabaya dipimpin Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Kusnan Marzuki Budoyo Nagoro bersama sejumlah anggotanya. Mereka berangkat dari Surabaya menuju Solo pada Jumat pagi untuk mengikuti sejumlah agenda yang berkaitan dengan kegiatan kebudayaan dan tradisi Keraton Surakarta.

Setibanya di Surakarta, rombongan terlebih dahulu menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Joko Widodo. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran rombongan Senopati Mataram disambut dengan baik oleh Joko Widodo.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Presiden Republik Indonesia itu juga menyampaikan apresiasi serta doa agar Senopati Mataram dapat terus menjalankan kegiatan dan menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.
“Semoga sehat semuanya dan untuk Senopati Mataram sukses selalu,” ujar Joko Widodo.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/presiden-joko-widodo-hadiri-pelantikan-presiden-ri-periode-2024-2029/
Bagi rombongan Senopati Mataram, kunjungan tersebut memiliki arti penting. Selain menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi, pertemuan dengan Joko Widodo juga dipandang sebagai bentuk penghormatan dan komunikasi antarelemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap kebudayaan, sejarah, serta tradisi Nusantara.
Sementara itu KRT Kusnan Marzuki Budoyo Nagoro menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang diberikan Joko Widodo kepada rombongan Senopati Mataram.
“Kami mengucapkan terima kasih karena sudah diterima dengan baik oleh Bapak Joko Widodo. Hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami semuanya,” kata KRT Kusnan Marzuki.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Senopati Mataram selama berada di Solo. Setelah agenda silaturahmi tersebut, rombongan akan melanjutkan kegiatan yang telah dipersiapkan, termasuk menghadiri rangkaian Jumenengan Gusti Hangabhei.
Jumenengan tersebut merupakan kelanjutan sekaligus penyempurnaan dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan sekitar November 2025. Karena itu, kehadiran Senopati Mataram di Surakarta tidak hanya berkaitan dengan satu kegiatan, melainkan juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan serta menjaga kesinambungan komunikasi dalam lingkungan kebudayaan Jawa.
KRT Kusnan Marzuki menjelaskan, bagi Senopati Mataram, tradisi dan kebudayaan tidak semestinya dipahami hanya sebagai rangkaian seremoni. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, tata krama, penghormatan, persaudaraan, serta filosofi kehidupan yang dapat menjadi pembelajaran bagi generasi berikutnya.
“Kami berharap rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Bagi kami, silaturahmi merupakan sesuatu yang penting untuk terus dijaga, terlebih dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam upaya melestarikan kebudayaan,” ujarnya.
Kunjungan ke kediaman Joko Widodo tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana ruang kebudayaan dapat menjadi jembatan untuk membangun komunikasi dan silaturahmi lintas kelompok masyarakat. Dalam konteks kehidupan kebangsaan, kebudayaan memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu fondasi yang mempertemukan sejarah, identitas, dan kehidupan sosial masyarakat.
Senopati Mataram Kraton Surakarta Hadiningrat Surabaya berharap rangkaian agenda di Surakarta dapat berlangsung secara tertib dan memberikan makna positif bagi seluruh pihak yang terlibat.
Bagi rombongan, pertemuan dengan Joko Widodo menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan mereka ke Surakarta.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Penerimaan yang baik tersebut tidak hanya dimaknai sebagai sebuah kunjungan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi serta membangun komunikasi yang lebih baik di masa mendatang.
Setelah kunjungan tersebut, rombongan Senopati Mataram selanjutnya melanjutkan agenda di Surakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan, termasuk menghadiri Jumenengan Gusti Hangabhei.
Penulis : PC.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id




