Berkah Rangkul Harmoni Kuliner Tradisional dan Eksotisme Alam di Tengah Ramadan
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, geliat industri pariwisata dan kuliner di Kota Batu menunjukkan dinamika yang signifikan. Di tengah persaingan ketat destinasi wisata modern, sebuah kawasan yang mengusung konsep wisata berbasis kearifan lokal dan sajian autentik mulai mencuri perhatian publik. Sebagai motor penggerak di balik eksistensi destinasi yang dikenal dengan nama Berkah Rangkul, ini berhasil membuktikan diri sebagai oase baru bagi masyarakat yang mencari pengalaman berbuka puasa yang berbeda.
Berkah Rangkul yang berlokasi di kawasan strategis Kota Batu, tidak hanya menawarkan hidangan pelepas dahaga, tetapi juga meramu pengalaman sensorik yang utuh antara rasa, panorama, dan nilai historis. Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa tempat ini mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan, tidak hanya dari warga sekitar, tetapi juga rombongan institusi pendidikan hingga keluarga besar yang menjadikan Berkah Rangkul sebagai destinasi utama untuk acara buka puasa bersama.

Salah satu indikator keberhasilan sebuah destinasi kuliner adalah tingkat kepuasan pengunjung yang terkonfirmasi melalui testimoni langsung. Dalam sebuah wawancara eksklusif, salah satu pengunjung, Sersan Satu Prasetya, mengutarakan kesan mendalamnya terhadap konsep yang diusung oleh Berkah Rangkul Menurutnya, ekspektasi tinggi yang dibangun berdasarkan rekomendasi rekan-rekan sejawat tidaklah berlebihan.
“Harapan kami memang besar terhadap Berkah Rangkul, Berdasarkan pengalaman rekan-rekan yang sudah pernah berkunjung ke sini, kesannya sangat bagus. Hal itu terbukti dari pemandangannya yang indah,” ujar pria yang akrab disapa Sertu Prasetya tersebut.

Lebih lanjut, ia menyoroti aspek kuliner yang menjadi daya tarik utama. Di era maraknya hidangan fusion dan modern, Berkah Rangkul justru konsisten menghadirkan menu makanan tradisional khas Jawa. Pilihan menu yang otentik ini dinilai mampu membangkitkan nostalgia dan memberikan pengalaman gastronomi yang berbeda, khususnya bagi generasi muda yang mungkin mulai asing dengan masakan warisan leluhur.
“Selain pemandangan, makanannya juga sangat berkesan karena menyajikan menu makanan tradisional khas Jawa. Pilihan menunya benar-benar otentik,” tambahnya.


Tidak hanya dari sisi rasa dan pemandangan, aspek aksesibilitas harga juga menjadi pertimbangan utama. Di tengah kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga saat Ramadan,Berkah Rangkul hadir dengan kebijakan penetapan harga yang inklusif. Sertu Prasetya menegaskan bahwa tarif yang ditawarkan sangat kompetitif dan dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.
“Untuk harganya sendiri tergolong normatif dan sangat terjangkau, bisa dibilang ‘harga rakyat’ dan bersahabat bagi kita semua,” tegasnya.

Pengalaman serupa diungkapkan oleh Aris, seorang pengunjung asal Pagergunung yang datang bersama rombongan besar keluarganya. Dengan total 25 orang, termasuk anak-anak kecil, Aris memilih Berkah Rangkul sebagai lokasi rekreasi keluarganya. Ia mengaku mengetahui tempat ini secara organik, karena lokasinya yang berada di kampung halamannya sendiri.
“Saya tahu di sini tempatnya enak, asri, pemandangannya juga bagus. Harganya pun relatif murah dan terjangkau dibandingkan tempat lain,” jelas Aris.


Dari perspektif psikologis lingkungan, kenyamanan sebuah ruang publik sangat ditentukan oleh kualitas visual dan sirkulasi udara. Aris menyoroti keunggulan geografis Berkah Rangkul yang menyuguhkan vista langsung ke arah gunung, menciptakan sensasi ruang yang luas dan tidak sumpek.
“Selain suasananya yang enak, pemandangannya juga luar biasa karena kita bisa langsung melihat gunung. Udaranya sejuk dan lokasinya terbuka, jadi tidak terasa sumpek,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar warung makan, manajemen di bawah naungan Berkah Rangkul telah mentransformasi lahan tersebut menjadi pusat kegiatan multifungsi. Dalam kesempatan terpisah, perwakilan manajemen memaparkan bahwa tempat ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan beragam segmen, mulai dari komunitas, institusi, hingga keluarga.
Grand Launching Batik Kamulyan di Batu Batik Tulis Bermotif Elang Jawa Resmi Diluncurkan
Cuma 12 Ribu! Warung Berkah Rangkul di Kota Batu Sajikan 32 Menu, Ramai Diserbu Saat Ramadhan
“Alhamdulillah, dengan dibukanya warung Berkah Rangkul kami bersyukur telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk memuaskan pengunjung,” ujar pihak manajemen.

Salah satu inovasi yang menarik adalah penyediaan fasilitas pendukung untuk acara formal dan informal. Bagi masyarakat yang hendak menggelar acara pernikahan, khitanan, atau hajatan keluarga, Berkah Rangkul menyediakan layanan Wedding Organizer (WO) yang terintegrasi dengan lokasi. Sementara itu, untuk segmen korporat dan pemerintahan, tersedia ruang rapat (meeting room) yang dilengkapi dengan proyektor dan sound system canggih.
“Kami bisa mengatur suasana rapat desa atau pertemuan lainnya dengan konsep klasik seperti zaman dulu. Semua peralatan pendukung seperti proyektor dan sistem suara sudah kami siapkan,” jelas perwakilan manajemen.

Uniknya, Berkah Rangkul juga merambah ke sektor agrobisnis dengan membuka divisi penjualan tanaman hias dan jasa pembuatan taman. Konsep ini selaras dengan visi untuk menghadirkan keteduhan dan keasrian, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Fasilitas penginapan berupa vila dan hiburan seperti meja biliar juga tersedia untuk memanjakan pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di lokasi.
Baca Juga :
Launching Berkah Rangkul di Batu Sajikan Kuliner Lokal Mulai Rp12.000 di Bangunan Klasik Jawa
Keberhasilan Berkah Rangkul dalam menarik minat publik di tengah bulan Ramadan ini bukanlah kebetulan semata, melainkan hasil dari strategi diferensiasi produk yang tepat. Dengan mengusung keunggulan komparatif berupa pemandangan alam, keautentikan kuliner, dan harga yang inklusif, destinasi ini berhasil menciptakan nilai lebih yang sulit ditandingi oleh pesaing.

Harapan dari para pengunjung, seperti yang disampaikan Sertu Prasetya, agar ke depan akan semakin banyak konsumen yang datang berkunjung, adalah cerminan optimisme terhadap keberlanjutan bisnis berbasis kearifan lokal ini. Jika dikelola dengan konsisten dan terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya, Berkah Rangkul berpotensi menjadi ikon baru pariwisata Kota Batu yang tidak hanya menawarkan keindahan artifisial, tetapi juga kehangatan tradisi dan kearifan lokal yang autentik.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Dengan berbagai fasilitas dan konsep yang ditawarkan, Berkah Rangkul layak menjadi pertimbangan utama bagi masyarakat yang ingin merayakan kebersamaan di bulan suci dengan cara yang lebih bermakna, dekat dengan alam, dan kaya akan cita rasa Nusantara.
Penulis : Ria.
Editor : Tim Pendidikannasional.id.


Tampak satu keluarga besar ketika di Berkah Rangkul menikmati berbuka puasa bersama sama. ( Foto : Tim ). 
