Batu Art Flower Carnival 2025. Merayakan Harmoni Alam dan Budaya di Kota Batu Sae
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Kota Batu kembali menunjukkan komitmennya dalam memadukan keindahan alam dengan kekayaan budaya melalui gelaran spektakuler Batu Art Flower Carnival (BAFC). Acara yang berlangsung pada Minggu pagi, 26 Oktober 2025, di depan Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu ini, sukses menyuguhkan pesona harmoni yang memukau. Karnaval bunga dan seni ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan sebuah pernyataan tentang identitas Kota Batu sebagai destinasi wisata yang menghargai kelestarian alam dan keberagaman budaya.
Pagi itu, suasana semarak sudah terasa sejak matahari terbit. Acara dibuka dengan tarian Wijaya Kusuma yang elegan dan penuh makna, melambangkan semangat dan keindahan yang mekar. Penampilan memukau dari Drumband Poktekad dan Paskibra Kota Batu menambah kemeriahan pembukaan, mengobarkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap kota.

Keberhasilan acara ini turut ditandai dengan kehadiran sejumlah pejabat dan stakeholder kunci. Turut hadir Wali Kota Batu, Nurochman, beserta Wakil Wali Kota, Heli Suyanto; Kepala DPRD Kota Batu beserta jajarannya; jajaran Forkopimda (Kepala Polres Batu, Danramil Batu, Danpoltekad, dan Kejari Batu); Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Onny Ardianto; serta perwakilan dari Dewan Kesenian Kota Batu, PHRI Kota Batu, dan instansi seperti Kemenag, BNN, serta BPJS. Kolaborasi yang erat juga terlihat dari kehadiran tamu kehormatan dari berbagai daerah, seperti Disparta Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Semarang, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Sumenep, menunjukkan bahwa pesona BAFC telah menyebar melampaui batas kota. Hadir pula para Kepala Desa dan Lurah se-Kota Batu, serta pimpinan BUMN dan pelaku usaha pariwisata, melengkapi ragam unsur yang bersinergi.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengungkapkan bahwa BAFC 2025 mengusung tema “Pesona Harmoni Alam dan Budaya Kota Batu Sae”. Tema ini diwujudkan melalui partisipasi 67 kontingen yang berasal dari seluruh desa/kelurahan di Kota Batu, SKPD, perbankan, destinasi wisata, dan kelompok seni budaya. Kehadiran tamu kehormatan dari kota dan kabupaten lain semakin memperkaya warna karnaval. Onny juga menjelaskan bahwa karnaval ini dikompetisikan dengan kriteria penilaian utama pada kesesuaian tema dan harmonisasi keseluruhan penampilan.
“Semoga melalui event ini, peningkatan kesejahteraan petani bunga di Kota Batu semakin baik dan dapat menciptakan kreativitas dalam mengharmonisasikan antara alam dan kebudayaan,” ujar Onny Ardianto, menyampaikan harapan besar di balik penyelenggaraan karnaval.

Wali Kota Batu, Nurochman, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur yang mendalam. “Di pagi hari ini, kita bersyukur karena Kota Batu telah 24 tahun mengabdikan dirinya. Kita berdoa semoga Kota Batu tetap tegak berdiri jaya dan kebijakan-kebijakan yang diambil dapat berdampak langsung kepada masyarakat untuk kesejahteraan, tumbuh kembang ekonomi, pariwisata, UMKM, perdagangan, dan semuanya,” tuturnya. Nurochman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendoakan dan berusaha mewujudkan kemakmuran yang luar biasa di Kota Batu.

Dukungan dan apresiasi juga mengalir deras dari berbagai unsur. Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, mengucapkan terima kasih dengan semangat “mBatu Sae” yang khas. Perwakilan Kejari Kota Batu menyebut acara ini “spectacular, sangat bagus, dan sangat memberikan inspirasi untuk daerah-daerah lain.” Sementara itu, Polres Batu dan Danramil Kota Batu menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi membangun Kota Batu menuju masyarakat yang diidam-idamkan, dengan mengusung moto “Sedoyo Sae” yang berarti semuanya baik. Perwakilan Bank Jatim dan Poktekad juga menyampaikan apresiasi dan doa untuk kemajuan Kota Batu di usia ke-24 ini.

Rangkaian pernyataan dukungan ini merupakan cerminan nyata dari kolaborasi, sinergi, dan inovasi yang menjadi rolak acara. Pemerintah Kota Batu menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan ke depan haruslah terbuka dan menyambut seluruh aspirasi masyarakat. BAFC 2025 adalah bukti bahwa ketika pemerintah, swasta, komunitas seni, dan seluruh lapisan masyarakat bersatu, sebuah karya kolosal yang memukau dan penuh makna dapat terwujud.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Batu Art Flower Carnival 2025 telah melampaui ekspektasi sebagai sebuah event pariwisata biasa. Ia telah menjadi sebuah narasi besar yang edukatif tentang bagaimana sebuah kota dapat tumbuh dengan menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan serta budaya. Melalui 67 kontingen dan ribuan peserta yang terlibat, karnaval ini tidak hanya memamerkan keindahan bunga dan kreativitas kostum, tetapi juga menyebarkan semangat optimisme dan kebersamaan. Acara ini sukses menorehkan kesan mendalam, memperkuat brand “Batu Sae” di peta pariwisata nasional, dan menjadi inspirasi bagi daerah lain tentang kekuatan kolaborasi dalam membangun harmoni antara alam, budaya, dan masyarakat.
( Ria ).


Peserta Batu Art Flower Carnival 2025 mengenakan kostum bunga warna-warni.
· Penampilan spektakuler kontingen dengan hiasan bunga dan mobil hias dalam Karnaval Batu Art Flower ( Foto : Ria ). 
