Batu Gelar Kejuaraan Pencak Silat Championship 2, Perebutkan Piala Wali Kota dan Danpoltekad
Batu,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Kota Batu kembali menggelar event olahraga nasional dengan menyelenggarakan Kejuaraan Pencak Silat “Batu Championship 2”. Event bergengsi ini digelar dalam rangka memperingati tiga momen penting sekaligus: HUT TNI ke-80, Dies Natalis Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) ke-37, dan Hari Jadi Kota Batu ke-24, dengan memperebutkan Piala Wali Kota Batu dan Piala Komandan Poltekad.
Acara yang berlangsung di Gor Gajah Mada, Kota Batu pada Sabtu-Minggu, 25-26 Oktober 2025 ini, diselenggarakan oleh Sayap Rajawali yang berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, TNI, Pemerintah Kota Batu, KONI Kota Batu, dan IPSI Kota Batu.

Kejuaraan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Ketua KONI Kota Batu, Ketua IPSI Kota Batu, Ketua IPSI Jawa Timur, Tenaga Ahli Bidang Hukum Pemkot Batu, perwakilan Kapolres Batu, perwakilan Wali Kota Batu, serta perwakilan Komandan Poltekad.

Ketua Panitia, Romy A Verizal, S.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan event ini. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.
“Kejuaraan kali ini diikuti oleh sekitar 1.200 peserta lebih. Mereka didampingi oleh orang tua, pelatih, dan official, sehingga total kami perkirakan ada 3.000 hingga 4.000 orang yang datang ke Kota Batu. Ini tidak hanya sekadar kejuaraan, tetapi juga menjadi momentum untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal,” ujar Romy.

Komandan Poltekad, Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto, S.E., M.M., yang diwakili oleh Direktur Pembinaan Umum Poltekad, Kolonel Inf Hendi Yustian, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan wujud sinergi TNI dengan Pemerintah Kota Batu dalam pencarian bibit atlet pencak silat berpotensi.

“Kami membuka kejuaraan ini dalam rangkaian HUT Kota Batu dan Dies Natalis Poltekad. Ke depannya, kami berharap ini menjadi agenda tetap tahunan. Antusiasme peserta dari usia dini hingga dewasa, dari berbagai perguruan, sangat luar biasa,” jelas Hendi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa event ini bukan sekadar ajang mencari juara. “Ini adalah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin menumbuhkan jiwa sportivitas, disiplin, pantang menyerah, dan semangat juang pada generasi muda. Pencak silat adalah warisan budaya luhur yang sarat dengan nilai moral, etika, dan filosofi kesatria. Kami berharap lahir atlet-atlet yang tidak hanya berjaya di tingkat daerah, tetapi juga di kancah nasional dan internasional,” paparnya.

Ketua IPSI Kota Batu, Drs. Suyono, menyambut baik penyelenggaraan kejuaraan ini. Menurutnya, kehadiran Sayap Rajawali sukses menghadirkan peserta dari berbagai kota di Pulau Jawa.
“IPSI sangat mendukung. Program ke depan, kami akan mendatangkan pelatih berlevel nasional untuk meningkatkan prestasi atlet Batu ke level yang lebih tinggi, baik regional, nasional, maupun internasional. Kejuaraan ini luar biasa karena diikuti dari semua jenjang usia, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA,” tutur Suyono.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ary Wahyudi, S.Sos.,M.M., juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
“Kegiatan ini sangat positif sebagai ajang menjaring bibit-bibit atlet unggul yang kelak dapat mengharumkan nama perguruan dan daerahnya di tingkat yang lebih tinggi. Ini adalah investasi besar bagi dunia olahraga kita,” pungkas Sentot.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Kejuaraan Pencak Silat Batu Championship 2 tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang sehat, tetapi juga menjadi simbol persatuan, pelestarian budaya bangsa, dan upaya nyata dalam membina generasi muda yang berkarakter dan berprestasi.
( Ria ).


Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Batu Championship 2 2025 di Gor Gajah Mada yang dihadiri pejabat TNI, Polri, Pemkot, KONI, dan IPSI.( Foto : Ria ). 
