Lomba Busana Muslim Meriahkan HSN di Ngantang, Tumbuhkan Kreativitas dan Cinta Budaya Sejak Dini
Malang,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Semangat Hari Santri Nasional (HSN) 2025 dirayakan dengan penuh kreasi dan keceriaan oleh para santri cilik di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Melalui Lomba Busana Muslim yang digelar di RA Sunan Ampel, Kaumrejo, puluhan santri dari jenjang PAUD hingga TK unjuk kebolehan dalam merancang dan memakai pakaian bernuansa Islami. ( 18/10/2025 ).
Antusiasme terlihat sejak lomba diumumkan beberapa minggu sebelumnya. Yang istimewa, para peserta tidak hanya tampil sebagai model, tetapi juga terlibat aktif dalam seluruh proses kreatif. Mulai dari mencari ide, memilih bahan, hingga proses penjahitan. Tak sedikit dari mereka yang rela begadang demi menyelesaikan busana terbaik untuk tampil maksimal.

“Kami sangat terharu melihat semangat dan kreativitas para santri dalam mempersiapkan lomba ini. Mereka benar-benar menunjukkan dedikasi dan kecintaan mereka terhadap busana muslim,” ujar Ketua MWC NU dan Panitia Besar Pelaksana HSN Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Lomba yang digelar di halaman utama Pendopo Kecamatan Ngantang itu berlangsung meriah. Para peserta tampil dengan beragam desain busana muslim yang unik dan inovatif. Banyak di antaranya yang memadukan nilai syariat Islam dengan kearifan lokal, seperti penggunaan motif batik dan tenun khas Indonesia, menunjukkan kekayaan budaya Nusantara yang selaras dengan Islam.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/olahraga/lereng-gunung-kelud-kini-punya-ring-basket-grace-evi-irawati-wadah-cegah-kenakalan-remaja/
Proses penilaian yang ketat dilakukan oleh dewan juri kompeten, termasuk Rida Hastatik dan Elik Cahyaning. Beberapa kriteria penilaiannya antara lain:
· Kesesuaian dengan syariat Islam.
· Kreativitas dan inovasi desain.
· Kesesuaian dengan tema.
· Estetika dan keseluruhan penampilan.
Setelah melalui proses seleksi, Ananda Syifa akhirnya terpilih sebagai Juara 1 Lomba Fashion Show. Dengan wajah berbinar, ia berbagi kegembiraannya, “Saya sangat senang bisa mengikuti lomba ini. Saya jadi lebih bersemangat untuk belajar desain busana muslim dan menciptakan karya-karya yang lebih baik lagi.”
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto yang melibatkan seluruh peserta, panitia, dan dewan juri. Suasana keakraban dan kebersamaan menguatkan pesan utama acara: mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan pada budaya Islami-Indonesia.
Di balik kemeriahannya, Lomba Busana Muslim ini memiliki nilai edukatif yang dalam. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter. Nilai-nilai kesopanan, kreativitas, apresiasi budaya, kemandirian, kesabaran, dan percaya diri tertanam kuat dalam setiap prosesnya. Dengan demikian, generasi santri yang kreatif, berkarakter, dan bangga dengan jati dirinya pun terus terbentuk.
Pewarta: Imam


Ananda Syifa, juara 1 lomba busana muslim HSN Ngantang, tersenyum ceria dengan gaun muslim hasil karyanya sendiri.( Foto : Tim ) 
