PSHT Komisariat Bani Salim Sapari Cabang Batu Turut Memeriahkan Haul Yai Salim Sapari ke-1 dengan Seni Pencak Silat
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Puncak acara Haul Yai Salim Sapari ke-1 diwarnai dengan penampilan seni pencak silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat Bani Salim Sapari Cabang Batu. Keikutsertaan mereka dalam acara ini menjadi bukti nyata komitmen keluarga besar BASARI dalam melestarikan warisan budaya bangsa. Kegiatan yang digelar di Jl. Sutan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Kota Batu, pada Minggu (10/08/2025) pagi itu, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Kehadiran PSHT dalam acara haul ini sejalan dengan visi dan misi Yai Salim Sapari, yang menitikberatkan pada nilai-nilai sosial keagamaan, pendidikan, dan kebudayaan. Pencak silat sebagai salah satu seni bela diri tradisional Indonesia tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga media untuk memperkuat karakter dan nilai-nilai luhur bangsa.

Rahmat Wahyudi, Ketua PSHT Komisariat Bani Salim Cabang Batu, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Yayasan BASARI.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Ketua Yayasan BASARI yang telah memberikan kesempatan bagi PSHT untuk turut serta mengembangkan pencak silat sesuai dengan ajaran leluhur pendiri Setia Hati Terate,” ujarnya.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/ratusan-peserta-ramaikan-acara-punyak-haul-yai-salim-sapari/
Lebih lanjut, Wahyudi menjelaskan bahwa pencak silat tidak sekadar seni bela diri, melainkan juga sarana syiar agama Islam. Nilai-nilai yang diajarkan dalam PSHT, seperti disiplin, kesantunan, dan persaudaraan, selaras dengan prinsip agama dan kebangsaan.

Mas Hanafi, Wakil Ketua 3 PSHT Cabang Batu, menambahkan bahwa kegiatan semacam ini menjadi momentum untuk memperkenalkan pencak silat kepada generasi muda.
“Melalui acara haul ini, kami ingin menunjukkan bahwa pencak silat adalah warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan, sekaligus menjadi media pendidikan karakter bagi anak-anak,” jelasnya Hanafi.

Selain penampilan seni pencak silat, kehadiran PAMTER (Pengamanan Terate) PSHT Komisariat Bani Salim juga turut andil dalam menjaga kelancaran acara. Salah satu anggota PAMTER, Mas Mamad, menyatakan bahwa timnya bertugas membantu pengamanan area dan pengaturan lalu lintas kendaraan.
“Kehadiran PAMTER bertujuan untuk menciptakan kenyamanan, kelancaran, dan kondusivitas selama acara berlangsung. Ini adalah bentuk pengabdian kami kepada masyarakat dan organisasi,” ungkapnya Mamad.

Penampilan siswa usia dini PSHT dalam acara ini menjadi bukti bahwa pencak silat dapat diajarkan sejak dini sebagai bagian dari pendidikan karakter. Melalui latihan rutin, anak-anak tidak hanya belajar teknik bela diri, tetapi juga internalisasi nilai-nilai seperti kerja sama, tanggung jawab, dan rasa hormat.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Acara Haul Yai Salim Sapari ke-1 ini menjadi contoh nyata bagaimana tradisi keagamaan dan budaya dapat berjalan beriringan. PSHT sebagai bagian dari BASARI menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai keislaman dapat berkolaborasi dengan harmonis, menciptakan generasi yang kuat secara fisik, mental, dan spiritual.
Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, PSHT Komisariat Bani Salim Sapari Cabang Batu berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang mendukung pendidikan, budaya, dan sosial keagamaan di masyarakat.
( Ria ).


Ketua PSHT Komisariat Bani Salim Sapari Cabang Batu bersama jajaran pengurus serta saudara yang lainya ( Foto : istimewa ) 
