Pertama Kalinya Gunakan Penilaian Digital di Kejuaraan PSHT Cup III 2025

Kahubdam VI/Mulawarman, bersama pengurus PSHT Balikpapan Pusat Madiun, menandai penutupan kejuaraan dengan pemukulan gong. Momen tersebut disaksikan oleh atlet PSHT dunia, Denny Aprisani, yang memberikan penghargaan kepada para juara. (Foto: ono/balpos)

Kejuaraan Pencak Silat PSHT Cup III 2025 Berhasil Digelar. Pertama Kalinya Menggunakan Penilaian Digital, Ajang Berjenjang untuk Atlet Berprestasi

BALIKPAPAN, Pendidikannasional.id – Kejuaraan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cup III 2025 yang berlangsung di padepokan Puncak Wonorejo, RT 50 Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, sukses digelar. Acara yang dibuka oleh Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud SE ME, berlangsung selama tiga hari, dari Jumat, 3 Januari hingga Minggu, 5 Januari 2025. 

Penutupan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Perhubungan Kodam (Kahubdam) VI/Mulawarman, Letkol Cke M. Fajar Isnaini, bersama Ketua Dewan Cabang H. Soegito, Ketua PSHT Cabang Balikpapan Pusat Madiun Mujiatno, serta anggota Dewan Cabang Darto dan Subiyantoro. Acara final dan penutupan juga dihadiri oleh Denny Aprisani, atlet PSHT yang meraih juara dunia di SEAGAME 2011.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/kejagung-tetapkan-lima-korporasi-tersangka-korupsi-timah/

Ketua Panitia PSHT Cup III 2025, Purnomo, menjelaskan bahwa pertandingan ini diikuti oleh 268 atlet dari tujuh ranting/komisariat, dengan kategori usia dini, pra-remaja, remaja, dan dewasa. Yang istimewa, kejuaraan kali ini merupakan yang pertama menggunakan penilaian digital, yang ditampilkan melalui videotron berukuran 3 x 5 meter. Hal ini membuat jalannya pertandingan menjadi lebih cepat dan akurat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar. Kontingen Bapor meraih juara 1, diikuti Kontingen Balikpapan Selatan sebagai juara 2, dan Kontingen Balikpapan Timur meraih juara 3,” ungkapnya.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Purnomo juga menambahkan bahwa, kejuaraan ini merupakan langkah strategis untuk menjaring atlet silat berprestasi. Atlet-atlet unggulan dari PSHT Cup III akan menjalani pelatihan lebih lanjut melalui training center (TC) sebelum bertanding dalam Kejurkot IPSI Kota Balikpapan, kemudian Kejurprov IPSI Kaltim, dan akhirnya PON. 


“Ini adalah bagian dari program kerja PSHT Cabang Balikpapan Pusat Madiun, untuk membentuk atlet berprestasi yang siap bertanding di Kejurkot maupun Open Championship,” tutup Purnomo, yang didampingi oleh Wakil Ketua II, Wahyu Hariyanto. ( Kontributor,ono)

Array
Related posts
Tutup
Tutup