Dalam memperingati Hari Difabel Internasional kini telah di gelar oleh Forum Inklusi Kota Batu ( FIK Batu ) yang di ikuti sangat antusias oleh seluruh SLB Kota Batu.

Batu, Pendidikannasional.id – Forum Inklusi Kota Batu ( FIK Batu ) telah menggelar pawai 1000 bunga, pentas seni dan Apresiasi karya seni difabel. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Difabel Internasional, Acara ini start didepan kantor PCNU Kota Batu Jl. Agus Salim, menuju Jalan Gajah Mada dan Finish di depan masjid An-Nur pada harihari, Selasa 5 Desember 2023 sekitar pukul 08.00 wib.
Adapun dalam pawai 1000 bunga tersebut turut hadir Ketua HDI Mardi Setia Ningsih, Kadiksos Ririk Mashuri, SST. MM., Caleg partai PDI Dapil 1 dan Caleg partai PAN Dapil 2,Linksos beserta seluruh difabel dan undangan yang hadir.

Pada kesempatanya Ketua Panitia HDI, Mardi Setia Ningsih menjelaskan tentang FIK Batu dan tentang kegiatan tersebut.
” Kami Forum Inklusi Kota Batu ( FIK Batu ) menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional ( HDI ) secara swadaya masyarakat bersifat murni sosial, dan tidak berafiliasi dengan partai politik maupun kapanye politik. ” Ungkapnya.

Forum Inklusif Kota Batu ( FIK Batu ) adalah forum lintas organisasi penyandang disabilitas dan stake holder di kota batu. Forum ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat luas terhadap disabilitas guna mendorong terciptanya gerakan ramah disabilitas.
” Bahwa pembiayaan event ini murni dari sumbangan masyarakat, donasi di kumpulkan melalui organisasi penaung yaitu Yayasan Lingkar Sosial Indonesia ( Linksos ).” Tambahnya.
Pada waktu kesempatan yang lain Kadinsos, Ririk Mashuri, SST, MM., menjelaskan bahwa Dinsos dalam kegiatan ini di undang melaluhi Linksos bekerjasama dengan Inklusif Kota Batu dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional mengadakan gerak jalan sehat yang di ikuti oleh seluruh SLB Kota Batu.

” Dari Dinsos mengapresiasi dengan kegiatan ini, dan kami memberikan insentif setiap tahun secara bergantian tidak terus menerus, kami berikan 500 ribu per bulan yang masuk dalam data tersebut. Dan sebelum memberikan insentif tersebut telah mengadakan verifikasi dan lain sebagainya lalu kami juga menerima usulan atau proposal dari lembaga maupun perorangan untuk mengajukan alat bantu peralatan kesehatan baik itu kursi roda , kaki tiga atau segala kebutuhan yang di inginkan.” Terangnya.
Dalam kesempatan yang berbeda Caleg dari Partai PDI Dapil 1 mengatakan bahwa mereka semua ini disabilitas atau difabel memiliki hak kewajiban, serta kebutuhan yang sama.
” Harapanya agar masyarakat semua tahu bahwa anak anak ini memiliki hak yang sama dengan kita jadi harus ada perhatian yang khusus dari pemerintah maupun masyarakat yang lainya, harus diprioritaskan dari pada yang lain. ” Harap Ernawati Caleg Partai PDI Dapil 1 No 5 ke awak media.

Hal senada juga disampaikan oleh Caleg Partai PAN Dapil 2 Nomer 2 , Hj. Endang Iriani Sangaji bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus karena bisa memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa disabilitas itu jangan di kesampingkan.
” Jadi mereka ini untuk lebih diperhatikan, pendekatan jangan menganggap bahwa mereka ini orang yang berkebutuhan khusus atau cacat tetapi perlu diperhatikan bahwa mereka ini mampu dalam segala hal, perkembangan pendidikan mereka kedepan dan pendekatan dari Dinas Pendidikan dan masyarakat nya.” Pungkasnya.




