Peringatan Nuzulul Qur’an di Divif 2 Kostrad Ribuan Prajurit Makin Kokoh Iman di Bulan Ramadan

Suasana khidmat peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Sabilul Huda Divif 2 Kostrad dipenuhi prajurit dan keluarga besar satuan. ( Foto : istimewa ).

Peringatan Nuzulul Qur’an di Divif 2 Kostrad Bekal Spiritual Perkuat Iman dan Ketakwaan Prajurit

Singosari, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Sabilul Huda, markas Divisi Infanteri 2 (Divif 2) Kostrad, pada Senin (16/3/2026) pagi. Ratusan prajurit beserta keluarga besar satuan memadati masjid untuk mengikuti peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah. Kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat fondasi spiritual dan nilai-nilai keimanan prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sejak pagi hari, Masjid Sabilul Huda telah dipenuhi jamaah yang datang dengan pakaian rapi dan raut wajah penuh kekhusyukan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang merdu menggema di seluruh penjuru masjid, menciptakan atmosfer yang syahdu sekaligus menggetarkan hati. Suasana tersebut seolah membawa hadirin untuk merenungkan kembali peristiwa agung 17 Ramadan, saat wahyu pertama Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Peringatan Nuzulul Qur'an Divif 2 Kostrad menjadi momentum penguatan iman prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa.
Peringatan Nuzulul Qur’an Divif 2 Kostrad menjadi momentum penguatan iman prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa.

Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an di lingkungan Divif 2 Kostrad bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, acara ini dirancang untuk menjadi pengingat kolektif bagi prajurit bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang komprehensif. “Al-Qur’an ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi harus dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam setiap langkah kehidupan kita, termasuk dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” demikian pesan yang mengemuka dalam tausiah yang disampaikan oleh penceramah pada acara tersebut.

Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al-Qur’an, seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan kasih sayang, diharapkan dapat terinternalisasi dalam diri setiap prajurit. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan moral dan etika, diyakini setiap personel akan mampu menjalankan tugas pengabdian dengan lebih profesional, berintegritas, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran. Hal ini sejalan dengan kebutuhan institusi TNI Angkatan Darat untuk memiliki prajurit yang tidak hanya unggul secara fisik dan taktis, tetapi juga kokoh secara mental dan spiritual.

Baca Juga : 

Panglima Divif 2 Kostrad Turun Langsung ke Malang Pesan Tegas untuk Seluruh Prajurit soal Rakyat

Peringatan Nuzulul Qur’an ini juga menjadi wahana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah atau tali persaudaraan sesama muslim di lingkungan Divif 2 Kostrad. Kebersamaan dalam majelis ilmu dan dzikir seperti ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan satuan yang harmonis, saling mendukung, dan penuh dengan nilai-nilai positif. Suasana Ramadan yang penuh berkah dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membersihkan hati dan memperkuat ikatan batin, baik antar prajurit maupun dengan keluarga besar satuan.

Komandan Divisi Infanteri 2 Kostrad, melalui sambutan yang dibacakan pada kesempatan tersebut, menegaskan bahwa pembinaan mental spiritual merupakan bagian tak terpisahkan dari pembinaan satuan. “Kami ingin momentum Ramadan, khususnya peringatan malam Nuzulul Qur’an ini, benar-benar menjadi sarana bagi seluruh prajurit untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan iman yang kokoh dan hati yang bersih, kita yakin setiap prajurit akan mampu mengemban tugas negara dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan dedikasi yang tinggi,” ujarnya.

Pangdivif 2 Kostrad Pimpin Defile HUT ke-65, Panglima TNI: Garda Terdepan NKRI

Lebih lanjut ditekankan bahwa tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah amanah besar yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Prajurit yang memiliki pondasi iman yang kuat akan lebih tahan banting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, mulai dari operasi pengamanan perbatasan hingga misi pemeliharaan perdamaian. Mereka diharapkan menjadi benteng terdepan yang tidak hanya menjaga wilayah, tetapi juga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/doa-bersama-65-tahun-kostrad-panglima-divif-2-ungkap-kekuatan-sejati-prajurit-di-balik-seragam-hijau/

Puncak acara peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung penuh khidmat ini ditutup dengan pembacaan doa bersama. Dalam doa yang dipanjatkan, hadirin memohon keberkahan, keselamatan, serta kekuatan lahir dan batin bagi seluruh prajurit Divif 2 Kostrad. Doa juga dialamatkan agar satuan senantiasa diberikan kemudahan dan perlindungan dalam mengemban amanah menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa di atas tanah air tercinta.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Divif 2 Kostrad dalam membangun prajurit yang unggul, tidak hanya dalam dimensi keduniawian tetapi juga dalam dimensi keakhiratan. Di tengah kesibukan dan tuntutan tugas yang berat, nilai-nilai Ramadan dan Al-Qur’an dihadirkan sebagai oase penyejuk jiwa sekaligus sumber energi spiritual untuk terus berbuat yang terbaik bagi agama, bangsa, dan negara.

 

Sumber : Pendiv 

Editor : Tim Pendidikannasional.id.

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup