Batu,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Pada pertengahan bulan Suci Ramadhan 1445 H. Kini sebuah organisasi pencak silat PSHT ( Persaudaraan Setia Hati Terate ) Cabang Kota Batu telah menggelar berbagi takjil dan santunan anak yatim yang bertempat di Gedung Bani Salim pada hari Minggu, ( 31/ 03/2024 ).

Adapun dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua PSHT Cabang Batu beserta jajaran, Dewan PSHT Cabang Batu berserta jajaran, Ketua Ranting Batu, Bumiaji, Junrejo, Pujon, dan Ketua Ranting Ngantang kemudian PAMTER serta seluruh anggota yang hadir, serta di dukung oleh PSHT Rantau serta TNI – POLRI.
Pada kesempatanya Ketua PSHT Cabang Batu Sutrisno mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil dan santunan anak yatim ini merupakan tradisi yang di laksanakan pada setiap Bulan Ramadhan atau sudah menjadi agenda tahunan Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Batu.

” Di PSHT itu yang harus kita junjung yaitu ajaran, tradisi dan aturan. Maka dari itu Tiga hal itu yang betul betul kita hayati dan amalkan, dimana bahwa SH Terate di Kota Batu ini semakin berkembang pesat maka seyogya nya kita semua bisa menjaga nama baik dan membawa harum SH Terate ini di masyarakat.” Paparnya.
Persaudaraan Setia Hati Terate itu mengajarkan berbudi luhur tahu benar dan salah, ikut membantu mensukseskan program pemerintah dan mentaati hukum yang berlaku di negara Indonesia.

” Kita berharap dari saudara saudara semua untuk tidak melanggar hukum bertindak arogansi atau melakukan tindakan melawan hukum marilah kita jaga bersama sama untuk kebesaran dan kelangsungan Persaudaraan Setia Hati Terate ini. Kemudian tahun berikutnya semoga akan lebih baik dan besar lagi kegiatan berbagi takjil maupun santunan anak yatim ini.” imbuhnya.
Ditempat yang sama selaku Dewan PSHT Cabang Batu Hanafi, SE. juga mengemukakan bahwa menghimbau bagi para saudara semuanya baik itu pelatih maupun yang lainya jangan sampai melakukan hal yang negatif atau melakukan hal yang merugikan orang lain.

Jadi saya ingatkan bagi saudaraku yang lain bahwa sebagai aparat TNI-POLRI ini selalu mengawasi aktivitas dari berbagai komunitas atau kelompok yang ada di Kota Batu, maka bagi semuanya silahkan bebas melakukan segala aktivitasnya tetapi jangan sampai melakukan hal yang menjadikan nama baik PSHT ternodai maka patuh dan taatilah aturan baik itu perguruan maupun pemerintah.” Jelasnya.
Pada kesempatan lain selaku wakil dari kelompok yang mengatas namakan PSHT Rantau Batu Ahmad Solikin mengucapkan terima kasih kepada Ketua Cabang, Ketua Dewan dan segenap pengurus yang mana kita bisa bersama sama bisa bersinergi, dimana pada mulai beberapa tahun yang lalu PSHT Rantau berjalan sendiri dalam melaksanakan kegiatanya , baik itu baksos maupun kegiatan seperti ini.
“Bahwasanya kami dalam setiap melakukan kegiatan apapun selalu meminta ijin dan restu dari Ketua Cabang maupun Ketua Dewan dikarenakan kita berdomisli, besar, mencari nafkah dan lain-lain itu di Kota Batu dan secara kebetulan kita bertemu saudara saudara juga di Kota dingin ini.” Ungkapnya.
Untuk mengetahui bahwa PSHT Rantau tersebut adalah suatu kelompok atau perkumpulan saudara saudara dari luar daerah atau pendatang yang mencari rejekinya dan berdomisili di Kota Batu.
” Berharap dengan adanya Rantau yang ikut mewarnai dan Sinergitas dalam kegiatan apapun PSHT di Kota Batu semakin maju, besar, berkembang dan jaya. “Harapnya.

Ditempat yang berbeda selaku Kapolsek Batu Iptu Mawang Kenti Praptiwi,S.Pd., mengatakan bahwa didalamnya membantu kelancaran lalu lintas dan keamanan organisasi pencak silat PSHT ( Persaudaraan Setia Hati Terate ) untuk melasanakan kegiatan berbagi takjil di area alun alun Kota Batu kami mengerahkan sekitar 15 Anggota.
” Kami sudah menyampaikan kepada Ketua Cabang PSHT agar mentaati aturan yang telah ditentukan oleh Polres Batu dan kami berpesan bagi anggota pencak silat baik itu PSHT maupun perguruan pencak silat yang lain-lainnya agar selalu bertindak yang tidak melanggar atau melawan hukum. ” Pungkasnya. ( Ria ).




