Kopi Asli Gunung Arjuna Kota Batu Zuna Coffee

Berawal dalam melihat di medsos perihal kopi, sehingga mempunyai gagasan untuk mempelajari dan memahami serta menjangkau yang lebih jauh lagi terkait kopi. 

Batu, Pendidikannasional.id – Dengan berawal mempunyai niatan menjual kopi dari hasil kebun keluarganya, Zuna mencoba melihat di medsos untuk mempelajari serta memahami dalam setiap proses-prosesnya, mulai pasca panen dan lain-lain sebagainya. Sehingga mengikuti pelatihan-pelatihan selama tiga hari di Kota Surabaya. Setelah mendapatkan pelatihan tersebut, akhirnya hasil kebun kopi keluarga itu diproses sesuai dengan ilmu yang didapatkanya. 

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/smk-negeri-2-batu-tingkatkan-kompetensi-anak-didik/

Dalam memproses kopi dari hasil kebun keluarganya tersebut,hasilnya tidak sama dengan apa yang telah didapatkanya dari pelatihan-pelatihan pada waktu itu. Sedangkan permintaan pasar pada masa tersebut yaitu kopi yang natural, Wen serta woss.

Zuna sapaan akrapnya sewaktu wawancara dengan awak media mengatakan bahwa, selama ini mencoba memprosesnya sendiri dikediamanya dengan peralatan yang diciptakanya sendiri untuk menghasilkan apa yang dipesankan oleh konsumen. Dalam setiap pembuatanya tersebut Zuna di bantu oleh istri dan sahabatnya. 

” Kami mengikuti pelatihan perihal proses kopi selama tiga hari di Surabaya, dengan mengeluarkan biaya sebanyak 15 jt, setelah itu mulai mencoba sendiri dirumah dan selama masa-masa percobaan itu, saya menghabiskan seluruh hasil panen kopi, hasil tidak sesuai harapan sehingga nilai jualnya rendah serta murah karena tidak sesuai dengan permintaan pasar.” Katanya ke awak media. 

Untuk diketahui bahwa produksi kopi tersebut dimulai sekitar pada tahun 2017 oleh Muchamad Zunaedi,yang bertempat di Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo Kota Batu. Sempat terhenti pada waktu era covid 19. Tidak patah semangat dengan mempunyai mental baja, seorang ayah yang mempunyai enam orang anak ini terus maju dan berjuang, sehingga seiring dengan bertambahnya hari dan tahun beganti, usaha yang digeluti oleh Zunaedi ini mulai merangkak naik dan banyak  permintaan di pasaran, sampailah mempunyai beberapa produk yang dimilikinya. 

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

” Kami mencoba promokan melalui medsos sehingga banyak permintaan yang sesuai dengan pesanan konsumen, kemudian mencoba mengembangkan produk dengan membuat beberapa brend antara lain, Zuna Coffee, Kopi Senja dan Kopi Qolbi. Kesemuanya itu kami kemas dengan warna,rasa dan cirikhas yang berbeda-beda.”Ungkapnya.

Dalam terkait dengan usaha yang di jalankanya tersebut, Zunaedi sadar bahwa kesemuanya itu harus memiliki standardisasi serta sertifikasi halalnya. Maka segeralah diurus serta dilengkapinya persyaratan- persyaratanya tersebut. Dengan menunggu tidak begitu lama, sertifikat sudah selesai dan diterimanya. 

” Kami mengucapkan terimakasih kepada petugas yang mana sudah membantu usaha saya untuk bisa mempunyai sertifikasi halal ini. Sangat senang sekali sudah menerimanya, sehingga saya lebih yakin dan mantap kedepan untuk lebih mengembangkan usaha kami. Berharap kedepan semakin banyak pesanan dan permintaan dari masyarakat.” Harapnya. 

Program sertifikasi halal yang sudah diatur dalam UU Nomor 33 Tahun 2014,dan pelaksanaannya diatur dalam PP Nomer 31 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomer 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan PP Nomer 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. Halal Center Cendikia Muslim merupakan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal yang menaungi P3H dibawah BPJPH. 

Terkait hal tersebut, Sertifikasi halal yang untuk UMKM kelas mikro/ kecil melalui jalur self declare yaitu sertifikasi halal berdasarkan pernyataan dari pelaku usaha. Pernyataannya mengenai penggunaan bahan bahan dalam produksi dan proses pembuatan produk sampai produk siap dipasarkan. Self declare ini di fasilitasi dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) yang biayanya diambilkan dari APBN. Karena itu proses sertifikasi jalur self declare ini gratis khusus utuk umkm mikro/kecil.

Pendamping Proses Produk Halal Dian Lestari Kartika Wardani,S.E.

Pada Kesempatanya Selaku Pendamping Proses Produk Halal, Dian Lestari Kartika Wardhani, S.E. mengutarakan bahwa saya berharap dikota batu ini semua produk makanan dan minuman yang diedarkan bisa bersertifikat halal semua.

” Pelaku usaha ini punya brand ZUNA COFFEE, produknya berupa green bean (biji kopi mentah, roasted bean (biji kopi sangrai) dan ground coffee (kopi bubuk). Penjualannya untuk green bean bisa sampai beberapa ton untuk suplay ke pabrik, dan jika yang roasted bean serta ground coffee ada reseller yang ambil untuk suplay ke beberapa coffee shop/ kedai kopi di malang raya. Dengan memiliki sertifikat halal,saya berharap penjualan Zuna Coffee bisa semakin meningkat. Karena kepercayaan masyarakat terhadap produk yang sudah bersertifikat halal sangat tinggi.” Jelas Dian Lestari ke awak media. 

Ardiansyah ( Kopi Senja )

Ardiansyah selaku yang menjalankan produk Zuna Coffee dengan Brand Kopi Senja menjelaskan perihal nama kopinya dan juga jenis kopinya. 

” Brand Kopi Senja terinspirasi dari melihat keindahan alam Kota Batu pada saat menjelang sore hari,meskipun senja yang hanya muncul sebentar saja tetapi masih bisa dinikmati. Selayaknya secangkir kopi, walaupun sejenak menikmatinya sudah membawa kesan dan pesan sehingga terasa nikmat sampai ke hati.” Ujarnya. 

Khusnul Yaqin ( Kopi Qolbi )

Hal senada disampaikan oleh Khusnul yaqin, sebagai yang menjalankan produk dengan Brand Kopi Qolbi mengatakan bahwa, produk kopi ini sama halnya dengan Kopi Senja, sama sama jenis Kopi yang di pasarkan yaitu kopi jenis Arabica. 

” Kenapa kok dinamakan Kopi Qolbi, itu karena sebuah nama membawa makna, dengan artian Qolbi berasal dari kata bahasa Arab yang artinya Kalbu atau Hati. Maka diharapkan setelah menikmati Kopi Qolbi ini akan membuat hati serta fikiran menjadi tenang, damai, nyaman dan fokus.” Katanya ke awak media. 

Dengan kota wisata yang banyak di kunjungi para wisatawan dan seiring adanya kuliner makanan dan minuman yang sudah bersertifikasi halal, maka menambah kepercayaan bagi para pengunjung untuk tujuan berwisatanya ke Kota Batu. (Adi ). 

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup