Bhabinkamtibmas Natuna Sambangi TK Al-Ummi, Edukasi Anak Sejak Dini: Polisi Adalah Sahabat
Natuna, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Pendekatan humanis kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Binjai, Polsek Bunguran Barat, Brigpol Hendrizal Maulana, hadir langsung di tengah-tengah anak-anak melalui kegiatan Go To School di TK Al-Ummi, Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB ini berlangsung penuh kehangatan dan keceriaan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Tidak hanya mendengarkan, mereka juga aktif berinteraksi, menjadikan suasana semakin hidup dan menyenangkan.

Membangun Kedekatan Sejak Usia Dini
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menanamkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, bahkan sejak usia dini. Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Hendrizal Maulana memperkenalkan profesi polisi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak.
Dengan pendekatan yang santai dan penuh keakraban, ia menjelaskan bahwa polisi bukanlah sosok yang menakutkan, melainkan sahabat yang siap membantu siapa saja, termasuk anak-anak.
“Polisi itu sahabat kita semua. Adik-adik tidak perlu takut, justru polisi hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat,” ujarnya di hadapan para siswa yang tampak menyimak dengan penuh perhatian.
Pesan tersebut menjadi penting, mengingat masih banyak anak yang memiliki persepsi bahwa polisi adalah sosok yang harus ditakuti. Melalui kegiatan ini, diharapkan stigma tersebut dapat berubah menjadi rasa percaya dan kedekatan.
Edukasi Keselamatan dan Disiplin Sejak Dini
Tidak hanya memperkenalkan profesi kepolisian, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai edukasi penting yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Salah satu materi yang disampaikan adalah pengenalan rambu-rambu lalu lintas.
Dengan metode yang interaktif, Brigpol Hendrizal mengajarkan arti beberapa rambu sederhana, seperti lampu merah, kuning, dan hijau, serta pentingnya mematuhi aturan saat berada di jalan raya. Anak-anak juga diajarkan cara menyeberang jalan yang aman, seperti melihat kanan-kiri sebelum melintas.
Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan gerakan dasar baris-berbaris. Meski sederhana, kegiatan ini memiliki manfaat besar dalam membentuk kedisiplinan, kekompakan, serta melatih konsentrasi anak sejak dini.
Suasana semakin meriah ketika anak-anak diajak praktik langsung. Tawa dan semangat mereka terlihat jelas, menandakan bahwa metode pembelajaran yang digunakan berhasil menarik perhatian dan mudah diterima.
Polisi Hadir Sebagai Sahabat Anak
Pendekatan humanis yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas ini menjadi salah satu strategi efektif dalam membangun citra positif Polri di tengah masyarakat. Dengan turun langsung ke sekolah, polisi tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga berperan sebagai pendidik dan sahabat bagi generasi muda.
Kehadiran polisi di lingkungan sekolah memberikan rasa aman sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara masyarakat dan aparat. Anak-anak yang sejak kecil sudah mengenal polisi sebagai sosok yang ramah dan membantu, diharapkan akan tumbuh menjadi individu yang lebih sadar hukum dan tidak ragu untuk meminta bantuan ketika menghadapi masalah.
Sinergi dengan Guru dan Lingkungan Sekolah
Tidak hanya fokus pada siswa, Brigpol Hendrizal juga menyampaikan pesan penting kepada para tenaga pendidik. Ia mengimbau agar para guru tidak ragu untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Menurutnya, peran guru sangat penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan kepolisian perlu terus diperkuat.
Para guru juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 apabila terjadi kejadian yang memerlukan respon cepat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam menjaga keamanan di lingkungan pendidikan.
Langkah Nyata Menciptakan Generasi Sadar Hukum
Kegiatan Go To School yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polres Natuna ini merupakan langkah nyata dalam membentuk generasi yang sadar hukum sejak dini. Edukasi yang diberikan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga membangun karakter anak-anak agar lebih disiplin, berani, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Program seperti ini juga menunjukkan bahwa peran polisi tidak terbatas pada penegakan hukum semata, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam bidang edukasi dan pembinaan.
Dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif, kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, mampu menciptakan hubungan yang lebih harmonis dan penuh kepercayaan.
Harapan ke Depan
Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sekolah, khususnya di wilayah Kabupaten Natuna. Dengan demikian, semakin banyak anak-anak yang mendapatkan pemahaman positif tentang peran polisi dan pentingnya menjaga keselamatan serta ketertiban.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Melalui langkah kecil seperti ini, Polri telah menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi penerus bangsa.
Dengan semangat humanis dan edukatif, Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat anak yang membawa pesan kebaikan, keamanan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Penulis : Julita.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.


Polisi ketika memberikan edukasi kepada anak anak usia dini. ( Foto : istimewa ). 
