Khofifah Usulkan ke Presiden Makan Bergizi Gratis Melalui APBD

Pertemuan Prabowo dan Khofifah: Usulan Anggaran untuk Makanan Bergizi Gratis Melalui APBD

Jakarta,Pendidikannasional.id – Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, mengajukan usulan untuk menyediakan anggaran program makanan bergizi gratis yang didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Usulan tersebut disampaikan saat pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 14 Februari 2025. 

“Saya menyampaikan kepada Pak Presiden terkait petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara itu, dukungan dari APBD saya anggap sangat penting,” ungkap Khofifah, seperti yang dikutip pada Rabu, 15 Februari 2025. 

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/pj-wali-kota-tinjau-revitalisasi-gor-olahraga-sambut-porprov-2025/

Khofifah sangat percaya bahwa banyak kepala daerah yang bersedia membantu pemerintah pusat dalam merealisasikan program makanan bergizi gratis ini, dengan catatan dukungan tersebut sesuai dengan kapasitas masing-masing daerah. 

“Secara umum, mereka terbuka terhadap ajakan untuk berkolaborasi dalam menyediakan makanan bergizi gratis,” tambah Khofifah. 

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Ia juga menyampaikan bahwa APBD dapat digunakan untuk mendukung program ini, misalnya dengan menambah variasi lauk pauk. 

“Saya berpikir, jika ditambahkan setengah telur, nilai protein dari makanan itu akan lebih baik,” kata Khofifah. 

Di sisi lain, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Sultan Bachtiar Najamudin, juga mengusulkan agar anggaran program makanan bergizi gratis dapat didukung oleh zakat atau sumbangan masyarakat. Usulan ini muncul karena warga Indonesia dikenal dermawan dan suka berkontribusi. 

Menurutnya, sikap gotong royong tersebut merupakan budaya masyarakat yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah dalam menyukseskan program ini. 

“Misalnya dengan memfasilitasi partisipasi masyarakat, termasuk penggalangan zakat yang cukup signifikan untuk turut serta dalam program makanan bergizi gratis,” ujar Sultan. 

Ia juga mengakui bahwa program ini akan sulit untuk berlangsung dalam jangka panjang jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kontributor, Tsya.

Array
Related posts
Tutup
Tutup