Indonesia Tidak Menerima Relokasi Warga Dari Gaza, Palestina

Wamenlu Anis Matta (foto: MPI)

Wamenlu: Kita Tidak Bisa Terima Relokasi Warga dari Gaza

Jakarta, Pendidikannasional.id – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta mengungkapkan, Indonesia tidak bisa menerima relokasi warga dari Gaza, Palestina. Dia menilai, rekonstruksi di Gaza pasca-gencatan senjata tak bisa menjadi alasan untuk relokasi tersebut.

Diketahui, rencana relokasi tersebut pertama kali dilaporkan media Amerika Serikat NBC News, mengutip sumber yang mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump tengah mempertimbangkan rencana relokasi sebagian warga Gaza ke sejumlah negara, salah satunya Indonesia.

“Pada dasarnya, kan kita tidak bisa menerima relokasi warga Gaza dari Gaza, karena rekonstruksi bukan jadi kendala, bukan jadi alasan untuk melakukan relokasi,” kata Anis di Jakarta, Rabu (22/1/2025).

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/polri-targetkan-satu-juta-hektar-jagung-dukung-swasembada-pangan/

Anis mengatakan, hingga saat ini memang belum ada pembicaraan secara resmi mengenai hal itu

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Indonesia menghindari berspekulasi tentang isu tersebut tanpa adanya informasi jelas. Namun, Kemlu menegaskan, relokasi penduduk Gaza dari wilayah mereka tidak bisa diterima.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Pasalnya, penduduk Gaza merupakan pemilik sah atas tanah mereka dan tak bisa dieksploitasi oleh Israel.

“Upaya untuk mengurangi penduduk Gaza hanya akan mempertahankan pendudukan ilegal Israel atas wilayah Palestina,” demikian isi pernyataan Kemlu.

Rencana itu juga dinilai sejalan dengan strategi besar Israel yang bertujuan mengusir warga Palestina dari Gaza.

( Veyra ). 

Array
Related posts
Tutup
Tutup