Silaturahmi Warga Papua di Kota Batu, Tekankan Adaptasi dan Cegah Konflik

Suasana ketika bersama sama Forkopimcam, berserta warga dan mahasiswa, sekolah Papua Kota Batu dalam acara silaturahmi. ( Foto : Tim Redaksi ).

Silaturahmi Mahasiswa Papua di Kota Batu, Tekankan Adaptasi dan Perkuat Persaudaraan

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Pemerintah Kelurahan Ngaglik bersama unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta lembaga terkait menggelar pertemuan silaturahmi dengan mahasiswa dan pelajar asal Papua yang tengah menempuh pendidikan di Kota Batu. Pada 08 April 2026. Kegiatan bertempat di pendopo kelurahan Ngaglik ini menjadi langkah strategis untuk mempererat persaudaraan lintas budaya sekaligus memperkuat komunikasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Lurah Ngaglik: Silaturahmi Perkuat Persaudaraan

Lurah Ngaglik ketika memberikan sambutanya dalam acara silaturahmi warga Papua.
Lurah Ngaglik ketika memberikan sambutanya dalam acara silaturahmi warga Papua.

Lurah Ngaglik dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif bersama yang bertujuan mempererat hubungan antar warga, khususnya dengan mahasiswa Papua.

Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan latar belakang bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk memperkokoh persatuan, sebagaimana nilai-nilai yang pernah disampaikan oleh tokoh bangsa, Abdurrahman Wahid.

“Adik-adik berada di sini untuk menuntut ilmu. Ingatlah harapan orang tua di rumah. Anggap Kelurahan Ngaglik sebagai rumah kedua. Jika ada masalah, kami selalu terbuka untuk membantu,” ujarnya.

Ketika Para Suster pada sesi perkenalan nuansa silaturahmi.
Ketika Para Suster pada sesi perkenalan nuansa silaturahmi.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi melalui pembentukan koordinator di setiap asrama atau sekolah guna mempermudah penyampaian aspirasi.

Dorong Adaptasi dan Kegiatan Positif

Dalam forum tersebut, mahasiswa Papua juga diajak untuk aktif berbaur dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial seperti kerja bakti, selamatan kelurahan, hingga kegiatan budaya.Melalui keterlibatan tersebut, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Forum Generasi Muda Papua: Bangun Relasi dan Produktivitas

Pembina Forum Rumah Kumpul Generasi Muda Papua Kota Batu, Thomas Maydo ketika memberikan arahan arahanya.
Pembina Forum Rumah Kumpul Generasi Muda Papua Kota Batu, Thomas Maydo ketika memberikan arahan arahanya.

Pembina Forum Rumah Kumpul Generasi Muda Papua Kota Batu, Thomas Maydo, menegaskan bahwa silaturahmi menjadi kunci utama dalam membangun relasi sosial.

Ia mengajak mahasiswa untuk tidak minder dan aktif menyapa masyarakat sebagai bentuk keterbukaan.

Salah satu mahasiswa di Universitas di Kota Malang dalam sesi perkenalan ajang silaturahmi.
Salah satu mahasiswa di Universitas di Kota Malang dalam sesi perkenalan ajang silaturahmi.

“Kalau kita ramah, orang akan menghargai kita. Di mana pun berada, carilah saudara sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Selain itu, forum yang dibentuk juga mendorong pengembangan potensi di bidang olahraga dan seni budaya, seperti sepak bola, tinju, serta tarian khas Papua yang dapat ditampilkan di berbagai destinasi wisata di Kota Batu.

FPK: Adaptasi Menentukan Nilai Diri

Ketua FPK, Muhajir ketika memberikan pencerahan pencerahanya.
Ketua FPK, Muhajir ketika memberikan pencerahan pencerahanya.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/dandani-kuyawagetni-gelar-bakti-sosial-dan-salurkan-bantuan-presiden/

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Batu, Muhadjir, menekankan pentingnya prinsip “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Melalui ilustrasi sederhana tentang nilai seekor ikan, ia menggambarkan bahwa seseorang akan dihargai tinggi jika mampu menempatkan diri dan beradaptasi dengan lingkungan.

“Kalau kita tidak bisa menyesuaikan diri, maka kita tidak akan dinilai dengan baik. Sebaliknya, jika berprestasi, nilai kita akan sangat tinggi,” tegasnya.

Camat Batu: Hindari Perilaku Negatif, Fokus Prestasi

Camat Batu pada kesempatanya memberikan sambutan serta arahanya.
Camat Batu pada kesempatanya memberikan sambutan serta arahanya.

Camat Batu dalam kesempatan tersebut mengingatkan mahasiswa untuk menjaga perilaku dan menghindari aktivitas negatif yang dapat mengganggu ketertiban, seperti konsumsi minuman keras. Ia juga menekankan pentingnya menyalurkan energi ke kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan pendidikan.

“Jangan kecewakan orang tua. Tunjukkan prestasi, baik akademik maupun non-akademik,” pesannya.

Danramil: Semua Punya Potensi

Danramil Batu, Ketika memberikan motifasi kepada warga Papua.
Danramil Batu, Ketika memberikan motifasi kepada warga Papua.
Tampak Babinsa, Bhabinkamtibmas berserta seluruh warga Papua yang hadir di pendopo Kelurahan Ngaglik.
Tampak Babinsa, Bhabinkamtibmas berserta seluruh warga Papua yang hadir di pendopo Kelurahan Ngaglik.

Sementara itu, Danramil Batu menegaskan bahwa setiap individu memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan waktu belajar dengan baik serta aktif mengembangkan bakat.

“Tidak ada orang yang bodoh. Semua punya kelebihan. Tinggal bagaimana kita mengasahnya,” ujarnya.

Pendamping Mahasiswa: Perlu Kolaborasi Dalam sesi diskusi. 

Perwakilan dari YPPII ketika turut serta dalam memberikan arahan arahanya.
Perwakilan dari YPPII ketika turut serta dalam memberikan arahan arahanya.

Pendamping mahasiswa mengungkapkan adanya tantangan dalam pembinaan, terutama terkait dinamika pergaulan dan pengaruh lingkungan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga pendidikan guna memberikan pendampingan yang berkelanjutan.

Pihak kelurahan dan instansi terkait pun menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam mendukung pembinaan mahasiswa Papua di Kota Batu.

Harapan: Harmoni dan Generasi Berprestasi Melalui kegiatan ini.

Susana perkenalan yang menjadikan acara menjadi lebih kekeluargaan.
Susana perkenalan yang menjadikan acara menjadi lebih kekeluargaan

Lihat Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/dampingi-wapres-gibran-wamendagri-ribka-tinjau-pendidikan-hingga-pasar-di-papua/

Diharapkan terbangun komunikasi yang lebih erat antara mahasiswa Papua dan masyarakat Kota Batu. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga membawa nilai positif serta memperkuat keberagaman dalam bingkai persatuan.

 

Penulis : Ria. 

Editor : Tim Redaksi.

Array
Related posts