Komisi V Dukung Penguatan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi
Jakarta,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Komisi V DPR RI menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan dan pengembangan kawasan transmigrasi yang dijalankan oleh Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Dukungan ini disampaikan dalam Rapat Kerja yang digelar di Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, pada hari ini.( 12 November 2025 ).
BERITA VERSI VIDIO :
https://youtu.be/_bTTJCQ9izE?si=gV2gXnFOQfMFSwSi
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi V, Lasarus, didampingi Wakil Ketua Ridwan Bae dan Roberth Rouw, dihadiri oleh 25 anggota dewan dari berbagai fraksi. Dari pihak pemerintah, hadir Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam rapat yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut, Komisi V melakukan evaluasi terhadap anggaran dan program kedua kementerian. Komisi V meminta agar Kementrans dan Kemendes PDT meningkatkan capaian serapan APBN Tahun Anggaran 2025. Hingga 12 November 2025, realisasi keuangan Kementrans tercatat sebesar 67,44%, sementara realisasi fisik mencapai 70,58%.
Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menyampaikan bahwa Komisi V juga mendukung pelaksanaan APBN TA 2026 yang akan difokuskan pada beberapa program prioritas. “Dukungan itu diarahkan untuk percepatan pembangunan kawasan transmigrasi, peningkatan produktivitas lahan dan ekonomi warga, percepatan legalisasi lahan, serta penataan kawasan berkelanjutan yang terintegrasi dengan pusat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Viva Yoga.
Merespons masukan dari Komisi V mengenai perlunya perhatian pada infrastruktur jalan, Viva Yoga menegaskan bahwa Kementrans telah mengambil langkah-langkah konkret. Langkah tersebut antara lain pemberian bantuan untuk peningkatan fasilitas umum dan pembangunan jalan non-status.
“Kami juga secara aktif menangani legalisasi lahan. Tahun ini, target penerbitan sertifikat hak milik (SHM) untuk lahan transmigran sebanyak 13.751 bidang,” jelas mantan anggota Komisi V dua periode itu.

Viva Yoga menambahkan, upaya penataan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan dan terintegrasi telah menunjukkan hasil. Beberapa kawasan transmigrasi bahkan telah tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Sebagai contoh, Kawasan Transmigrasi Lagita di Bengkulu Utara telah berkembang menjadi kota terpadu mandiri dengan fasilitas umum dan layanan masyarakat yang lengkap,” pungkasnya.
Rapat kerja yang berlangsung dinamis ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai tantangan di kawasan transmigrasi serta memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
Kontributor : ( Ardi ).


Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyampaikan presentasi dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR, Jakarta ( Foto : istimewa ). 
