Dirut PDAM Hadiri Malam Tirakatan 1 Muharram PSHT Cabang Batu

Batu, Pendidikannasional.id – Suatu organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT ) Cabang Batu telah menggelar malam tirakatan memperingati 1 Muharram 1446 H, dengan bertajuk “Sepiro duwurmu ngudi kawruh, sepiro jeromu ngangsu ngilmu, sepiro okehe guru ngajimu,tembe mburine mung arep ketemu marang sejatine awake dewe”, yang bertempat di Gedung Bani Salim Sapari jl.Sutan Hasan Halim Kelurahan Sisir, Kec. Batu, Kota Batu, pada hari Sabtu, ( 06/07/2024 ). 

Adapun dalam kegiatan tersebut turut hadir Dirut PDAM Kota Batu, Sekretaris KONI Batu, Ketua Dewan PSHT Beserta anggota dewan, Ketua PSHT Cabang Batu beserta jajaran pengurus, PAMTER, TNI- POLRI, Seluruh Ketua Ranting PSHT Cabang Batu, Seluruh Ketua Rayon PSHT dan seluruh Calon Warga beserta seluruh anggota PSHT yang hadir. 

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/seni-budaya/psht-cabang-batu-gelar-seleksi-ayam-jago/

Dalam kesempatanya Drs. Suyono selaku Ketua Dewan PSHT Kota Batu mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah tradisi mapak 1 Suro yang diadakan oleh organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate diseluruh Indonesia khususnya Kota Batu. 

” Acara kali ini dihadiri dari beberapa daerah jawa timur yang berada di Kota Batu mulai dari Madiun, Nganjuk, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Sidoarjo, Surabaya, Banyuwangi, Biltar, Kediri, Tulungagung, Bojonegoro dan lain sebagainya. Hal ini merupakan moment yang di tunggu tunggu oleh semua warga PSHT yang berada khususnya di Kota Batu ini.” Katanya. 

Baca Juga : https://pendidikannasional.com/2024/06/13/polres-batu-berhasil-menangkap-pengedar-miras-oplosan/

Drs. Suyono menambahkan, ” Bahwa malam ini sebagai sarana memantapkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Serta mempertebal rasa memayu hayuning bawono, dan sarana melatih tirakat bagi calon warganya. Dan menumbuhkan atau mewujudkan rasa persaudaraan yang merupakan salah satu ajaran dari organisasi pencak silat PSHT ini.” Jelasnya. 

Ditempat yang sama Sutrisno selaku Ketua PSHT Cabang Batu mengatakanmengatakan bahwa Persaudaraan Setia Hati Terate telah melakukan kegiatan tirakatan yang merupakan sebuah tradisi yang sudah dilakukan sejak SH Terate ini berdiri yaitu pada tahun 1922.

 

” Kegiatan ini merupakan untuk saling mengenal antara warga dan calon warganya, serta sebagai sarana melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia. Disamping itu kegiatan ini merupakan moment atau waktu yang tepat untuk mengisi kerohanian bagi calon warganya dan acara ini rutin setiap tahunya dan merupakan wajib untuk dilakukan  bagi PSHT diseluruh Indonesia.” Ungkapnya. 

Ketua Cabang juga menambahkan, ” Berharap bahwa ini merupakan moment penting berkumpulnya para saudara saudara warga dan yang dahulunya kita mempunyai tradisi yaitu jalan malam dengan keliling tepung gelang yang artinya didalam perjalanan itu kita bisa merenung dan ber doa agar supaya apa yang kita inginkanya itu di kabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tidak adanya acara jalan berkeliling pada malam ini yaitu dikarenakan situasi dan kondisi yang memang untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pilkada. Tetapi kesemua itu tidak mengurangi hikmah dan nilai kesakralan SH Terate dalam 1 Muharram ini.” Imbuhnya. 

” Dengan di bekali suatu kerohanian pada malam ini agar calon warganya nanti setelah menjadi warga bisa menjadi manusia yang mempunyai budi pekerti yang luhur dalam menjalankan kehidupanya ditengah tengah masyarakat dan bernegara.” Harapnya. 

Pada kesempatanya Dirut PDAM Kota Batu mengemukakan bahwa kegiatan malam tirakatan ini tidak lain dan bukan adalah hari tahun baru islam atau Hijriah serta bagi kita orang jawa mengatakan Suro, yang merupakan moment untuk muhasabah atau mengevaluasi diri sendiri. 

” Berharap dengan kegiatan seperti ini bisa saling memupuk rasa persaudaraan yang kuat untuk saling membutuhkan, saling berbagi, dan saling menguatkan antara satu dengan yang lainya, sehingga terciptalah suatu ekositem yang baik serta utuh dan menjadi satu kesatuan.” Harapnya. 

Acara berlanjut dengan tausiyah oleh KH. Nur Kholis Pengasuh Ponpes Nailul Falah yang menjelaskan tentang 1 Muharram atau malam 1 Suro yang intinya adalah mengasuh nafsu biar hidupnya ora soroh. Berharap untuk semua warga PSHT, menjadi manusia yang bermanfaat untuk yang lainya,serta menjadi manusia berakhlaktul karimah Fitdunya Illaiyahumil kiyamah. ( Adi ).

Array
Related posts
Tutup
Tutup