Rumah Kompos Dadaprejo solusi cerdas Kota Batu kurangi sampah dan polusi udara.
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Dalam upaya mengembalikan predikat Kota Batu sebagai salah satu kota dengan udara terbersih di Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya memberikan bantuan pembangunan Rumah Kompos di Kelurahan Dadaprejo. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan sampah organik sekaligus mengurangi polusi udara akibat pembakaran sampah.
Kota Batu yang pernah menempati peringkat ke-7 kota dengan udara terbersih di Indonesia, kini turun drastis ke peringkat ke-131. Salah satu penyebabnya adalah praktik pembakaran sampah yang masih terjadi di beberapa wilayah. Melalui Rumah Kompos ini, diharapkan pengelolaan sampah menjadi lebih efektif, mengurangi pembakaran, dan memperbaiki kualitas udara.

Rumah Kompos Dadaprejo dilengkapi dengan mesin pencacah sekaligus pemilah sampah berkapasitas 3 ton per hari. Mesin ini bekerja secara otomatis memisahkan sampah organik dan anorganik.
“Sampah basah maupun kering, organik atau anorganik, dimasukkan ke mesin. Botol plastik dan sampah anorganik lain akan terpisah sendiri, sementara sampah organik langsung tercacah untuk diolah menjadi kompos,” jelas Bambang Sutrisno, Ketua TPS3R Dadaprejo.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/rumah-kompos-tps3r-dadaprejo-langkah-nyata-menuju-batu-bebas-sampah/
Dengan sistem ini, target sampah selesai dalam satu hari bisa tercapai, sekaligus memastikan tidak ada lagi tumpukan sampah yang berpotensi dibakar.

Untuk diketahui bahwa bantuan dari Pemprov Jatim ini berupa bangunan Rumah Kompos seluas 600 m²(ukuran 15×20 m²). Mesin pencacah dan pemilah sampah otomatis. Pembinaan rutin setiap 3 bulan sekali oleh DLH Kota Batu.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Berkat sistem yang tertata, TPS3R Dadaprejo berhasil menjaga kebersihan lingkungan tanpa bau menyengat. “Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada keluhan bau, dan sampah di Dadaprejo bisa terkelola dengan baik setiap harinya,” tambah Bambang.
Keberhasilan Rumah Kompos ini menjadi langkah awal menuju “Kota Batu Merdeka Sampah”pada 2029. Dengan pengelolaan sampah yang terintegrasi, Dadaprejo diharapkan menjadi percontohan bagi kelurahan lain dalam pengurangan sampah dan peningkatan kualitas lingkungan.

“Saya yakin Dadaprejo siap mendukung pemerintah mewujudkan Kota Batu bebas sampah di 2029,”tegas Bambang optimis.
Dengan sinergi antara pemerintah, pengelola TPS3R, dan warga, sampah tidak lagi jadi masalah, melainkan sumber daya yang bernilai ekonomis dan ekologis.
( Ria ).


Rumah Kompos Dadaprejo solusi cerdas Kota Batu kurangi sampah dan polusi udara. ( Foto : istimewa ). 
