Gapoktan Mitra Sejati Kota Batu Berkolaborasi dengan PT. PELNI untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Batu,Pendidikannasional.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Batu mempersembahkan momen bersejarah dalam mendukung petani lokal. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra Sejati yang berlokasi di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, secara resmi telah menjalin kerja sama dengan PT. Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI).

Inisiatif ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Batu dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat sektor pertanian lokal. Melalui kemitraan ini, Gapoktan Mitra Sejati akan menjadi pemasok bahan baku sayur-mayur untuk PT. PELNI, dengan kerjasama yang mulai berlaku efektif pada Januari 2025.
Kepala Distan KP Kota Batu, Heru Yulianto, menjelaskan bahwa proses negosiasi dan penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) telah dilakukan selama 3-4 bulan terakhir.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/kejagung-tetapkan-lima-korporasi-tersangka-korupsi-timah/
“Kerja sama ini merupakan hasil dari pendampingan intensif yang kami lakukan selama dua tahun, yang mencakup budidaya pertanian, pengurusan perizinan seperti SIUP, TDP, NPWP, hingga sertifikasi PSAT-PDUK,” ungkap Heru.
Sertifikasi PSAT-PDUK (Produk Segar Asal Tumbuhan – Produk Dalam Negeri Usaha Kecil) membuktikan bahwa hasil pertanian dari Gapoktan ini memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan. Saat ini, sebanyak 24 izin telah diterbitkan untuk berbagai produk sayur dan buah dari Gapoktan Mitra Sejati. Inisiatif ini juga menjadi pondasi menuju standar internasional seperti SOP HACCP.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Gapoktan Mitra Sejati yang telah berbadan hukum sebagai PT. Karya Artha Sejati dengan merek dagang “Among Tani Fresh” juga sedang memproses hak paten untuk merek tersebut melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu. Sebelumnya, Gapoktan ini telah menjadi pemasok utama bagi sejumlah hotel dan pasar swalayan di Kota Batu, Malang, dan Surabaya.
“Kami optimis bahwa semangat para petani, dikombinasikan dengan dukungan pemerintah, akan membawa kesejahteraan bagi petani dan menstabilkan harga produk pertanian yang seringkali fluktuatif,” tambah Heru.
Pemerintah Kota Batu berharap bahwa kerja sama ini dapat menginspirasi kelompok tani lainnya untuk meningkatkan kualitas produk serta memperluas jangkauan pasar. Sebagai kota yang dikenal dengan hasil pertaniannya yang unggul, Kota Batu berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan kolaborasi demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
( Kontributor, Diskominfo Kota Batu ).




