JARWOLES Ronde Kota Batu di Padati Pembeli

Kota Batu yang dikelilingi oleh perbukitan dan pegunungan, menjadikan kota ini mempunyai udaranya yang sejuk, dingin, dan nuansa alamnya yang indah. Sehingga pada hari libur panjang maupun hari libur biasa, banyak para wisatawan yang berkunjung ke kota ini bersama keluarga maupun sahabat. 

Batu, Pendidikannasional.id – Pada malam minggu saat ini, alun-alun Kota Batu di padati wisatawan dari luar kota, selain datang menikmati suasana malam hari mereka juga menikmati berbagai macam kuliner yang di suguhkan di tengah pusat kota tersebut. Salah satunya kuliner yang sesuai dengan iklim kota Batu yaitu Ronde atau yang dikenal dengan wedang ronde. 

Di Indonesia, ronde merupakan komponen penting dari minuman tradisional yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Wedang ronde adalah gabungan antara budaya Tiongkok dan budaya Nusantara. Minuman ini terdiri dari kaldu jahe hangat yang mengandung ronde, yang biasanya diisi dengan kacang tanah yang dihancurkan, kacang hitam, atau biji wijen.

Ditengah-tengah kesibukanya dalam melayani pembeli, Sujarwo ( 51 ) yang berdomisili di Jl. Tawang Argo Gang V,Nomor 05 ,Kelurahan Sisir,Kecamatan Batu, Kota Batu. Selaku pemilik usaha wedang ronde mengatakan bahwa sudah menjalankan usaha ini sejak tahun 2016 yang lalu. 

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/seni-budaya/krisdayanti-bertandang-ke-ikd-dan-kpj-kota-batu/

” Untuk tempat sementara mempunyai satu tempat saja, kami berjualan mulai dari sekitar pukul 16.00 wib – 01.00 wib. Terinspirasi dengan melihat Kota Batu, mempunyai udaranya yang dingin dan banyak wisatawan yang berkunjung ke kota ini. Serta di alun-alun ini jarang sekali penjual rondenya.” Ungkapnyanke awak media. 

Wedang ronde itu sendiri merupakan jenis minuman yang biasanya terdiri dari kuah jahe dan bola-bola kenyal yang diisi dengan kacang tanah yang telah disangrai. Umumnya, wedang ronde disajikan dalam keadaan panas atau hangat sebagai pendamping untuk bersantai di malam hari.

” Wedang ronde ini saya kreasi sendiri yang isinya kacang,ronde,pacar cina, Kolang kaling dan kelapa muda. Kemudian kuahnya itu bahanya dari jahe merah, gula aren dan rempah-rempah. Selain itu kami juga menyediakan Angsle serta wedang Kowoh. Satu porsinya kami patok harga 10.000 rupiah, dan juga bisa menerima pesanan-pesanan seperti ke hotel, homestay, Villa dan kelompok Jama’ah, Ulang Tahun, dan lain sebagainya.” Tambah Jarwo

 

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Pada hari hari biasa seperti Senin-Jum’at pendapatan sekitar 300.000 ribu, dan pada hari Sabtu-minggu bisa mencapai 1 juta rupiah. Sujarwo dalam berjualan ronde ini tidak sendiri, melainkan dibantu oleh Dua karyawanya. 

” Kami akan melaunching wedang rempah-rempah sebagai menu tambahan dan ini masih tahap penelitian dahulu, mengenai rasa, warna dan lain lainya. Wedang rempah-rempah cirikhas Kota Batu. Berharap masyarakat atau wisatawan yang berkunjung ke alun-alun ini, mengetahui bahwa ada kuliner ciri khas Kota Batu yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan jasmani.” Harapnya. 

Salah satu wisatawan dari Kota Mojokerto, Tri Hartono menyampaikan bahwa sudah sangat sering sekali ke Kota Batu bersama keluarga untuk berlibur serta menikmati kuliner yang di suguhkan di alun-alun kota Batu. 

” Saat ini animo masyarakat saya lihat banyak ke pusat kota ini dan terlihat sangat berdesak desakan. Perihal rondenya, kebetulan saya asli Jawa tengah dan berdomisili di Mojokerto, jikalau dibandingkan ronde yang disana sama yang disini ada sesuatunya yang beda dan enak rasanya.” Katanya ke awak media. 

Hal senada juga disampaikan oleh Awang dari Kota Banyuwangi yang berkunjung ke Kota Batu, mengatakan bahwa dia jauh jauh dari Banyuwangi bersama keluarga dalam rangka mengisi hari libur sekolah anak-anaknya. 

” Kami bersama keluarga mengisi libur sekolah anak-anak. Berhubung malam ini udaranya dingin maka saya mencari ronde di alun-alun ini dan ketemu ronde disini. Mengenai rasa, kuliner ini mempunyai rasa yang enak dan gurih serta langsung terasa hangat di badan, Soal harganya sangat terjangkau sekali. ” Ujarnya ke awak media. 

Wedang ronde sebagai bukti bahwa salah satu produk kuliner yang sangat pas,baik untuk masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu. ( Adi ). 

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup