DPC PDI Perjuangan Kota Batu Gelar Penghijauan di Coban Talun Peringati Hari Bakti Bung Karno 2026
Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batu menggelar kegiatan penghijauan di kawasan wisata Coban Talun, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Soekarno Fun Trail Run” ini memadukan aspek kesehatan jasmani dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup sebagai bentuk implementasi nilai-nilai perjuangan Proklamator RI, Ir. Soekarno.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran pengurus partai, di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifuddin Zuhri; Sekretaris DPC, Cak Khamim; serta Sekretaris PAC Bumiaji sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Mas Malik. DPD PDI-P, bersama Wakil Ketua DPRD Batu bersama Anggotanya.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang sangat tinggi, terbukti dari kuota awal sebanyak 100 peserta yang dibatasi panitia, namun karena lonjakan minat yang signifikan, jumlah peserta akhirnya membengkak hingga lebih dari 200 orang. Menariknya, kegiatan ini digelar secara gratis tanpa memungut biaya pendaftaran kepada peserta.
Dalam kesempatanya, perwakilan DPD PDI Perjuangan, Dewanti Rumpoko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kecintaan kepada tanah air Indonesia. “Mencintai alam serta memperhatikan lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan ketiga. Ini adalah bukti cinta kita kepada Ibu Pertiwi yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang,” ujar Dewanti dengan penuh semangat.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifuddin Zuhri, menjelaskan bahwa pemilihan rute lari yang melintasi kawasan Selekta dan Coban Talun bukanlah tanpa alasan.
“Kami sengaja merancang rute yang melewati kawasan hutan pinus, area perkebunan, dan aliran sungai. Tujuannya adalah untuk mengenalkan serta mengedukasi peserta mengenai pentingnya melindungi ekosistem di wilayah tersebut. Ini adalah pembelajaran langsung tentang alam yang tidak bisa didapatkan dari bangku kelas semata,” jelas Saifuddin.
Secara ekologis, pihak penyelenggara mengibaratkan bahwa Kota Batu memiliki struktur wilayah yang unik, di mana Kecamatan Bumiaji berperan sebagai “kepala”, Kecamatan Batu sebagai “badan”, dan Kecamatan Junrejo sebagai “kaki”. Wilayah Bumiaji yang berfungsi sebagai “kepala” sekaligus pusat kawasan hijau dianggap memerlukan perawatan ekstra mengingat perannya yang krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem kota. Hal ini juga menjadi langkah strategis dalam mitigasi bencana, mengingat beberapa peristiwa bencana alam di Kota Batu kerap bermula dari kerusakan hutan di kawasan hulu tersebut.

Rute trail run yang disiapkan panitia menawarkan tantangan tersendiri bagi para peserta, mulai dari jalanan menanjak, jalur licin dan terjal, hingga area yang mengharuskan peserta menyeberangi sungai. Kombinasi antara olahraga dan edukasi lingkungan ini dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan, panitia melakukan penanaman pohon secara simbolis sebanyak 50 bibit yang terdiri dari berbagai jenis tanaman buah, seperti sukun, nangka, kesemek, dan tanaman buah lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan jangka panjang yang menargetkan penanaman total 2.000 pohon di kawasan tersebut. Penanaman pohon ini diharapkan dapat memperkuat fungsi hidrologis kawasan, mencegah erosi, serta menjaga keanekaragaman hayati di wilayah Coban Talun dan sekitarnya.

Salah satu aspek yang menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah pelibatan aktif generasi muda dari kalangan Generasi Z (Gen Z) sebagai jajaran panitia. Keterlibatan mereka tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Langkah ini dinilai strategis dalam upaya kaderisasi kepemimpinan dan pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini. Generasi muda diharapkan mampu menjadi penerus perjuangan dalam menjaga kelestarian alam dan melanjutkan cita-cita luhur Bung Karno tentang kemandirian bangsa yang selaras dengan alam.

Melihat kesuksesan dan antusiasme yang luar biasa pada penyelenggaraan tahun ini, pihak DPC berencana menjadikan agenda ini sebagai kegiatan rutin tahunan. Untuk tahun depan, telah direncanakan konsep yang lebih besar dengan wacana menjadikan Alun-Alun Kota Batu sebagai titik start kegiatan “Soekarno Run”. Rencana ini diharapkan dapat menjangkau partisipasi masyarakat yang lebih luas dan semakin mengukuhkan Kota Batu sebagai kota yang tidak hanya unggul dalam sektor pariwisata, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Kegiatan “Soekarno Fun Trail Run” ini menjadi bukti bahwa semangat perjuangan Bung Karno tidak hanya relevan dalam konteks politik dan kebangsaan, tetapi juga dalam upaya nyata menjaga kelestarian alam dan membangun kesadaran ekologis masyarakat. Melalui sinergi antara olahraga, edukasi, dan aksi nyata penghijauan, diharapkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dapat terus hidup dan menginspirasi generasi bangsa untuk mencintai tanah air melalui tindakan konkret dalam melestarikan lingkungan.
Penulis : Riadi.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.




