Jalan Sehat 2000 Orang Bersama Pemerintah Kota Batu Warnai Harlah ke-102 MIMU Batu

Kepala Madrasah MIMU Batu, Suparsi, bersama Wali Kota beserta wakil Wali Kota dan Dinas terkait melepas balon udara sebagai simbol pembukaan acara tasyakuran. ( Foto : Ria.)

Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum (MIMU) Batu Rayakan 102 Tahun dengan Jalan Sehat, Wali Kota Apresiasi Kontribusi bagi Generasi Emas

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Pagi yang cerah dengan langit membiru menyambut semangat ratusan siswa, wali murid, guru, dan tamu undangan dalam acara tasyakuran Harlah ke-102 Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum (MIMU), Sabtu (31/1/2026). Suasana sejuk alam Kota Batu semakin semarak dengan kehadiran Wali Kota Batu,Nurochman, Wakil Wali kota Batu, Heli Suyanto beserta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam rangkaian kegiatan yang bertajuk “Jalan Sehat”.

Acara yang juga bermakna sebagai peringatan Isra’Miraj 1447 Hijriah ini menjadi momentum refleksi sekaligus kebanggaan atas satu abad lebih kontribusi MIMU dalam dunia pendidikan, khususnya di bawah naungan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU).

Wali Kota Batu Ketika memberikan sambutanya dihadapan ribuan peserta jalan sehat Harlah MIMU ke 102
Wali Kota Batu Ketika memberikan sambutanya dihadapan ribuan peserta jalan sehat Harlah MIMU ke 102

Dalam sambutannya di hadapan ribuan peserta, Wali Kota Nurochman menyampaikan apresiasi mendalam atas perjalanan panjang madrasah tersebut. “Syukur alhamdulillah, kita bisa hadir bersilaturahmi sekaligus melaksanakan jalan sehat dalam rangka tasyakuran Harlah MIMU yang ke-102,” ujarnya.

Nurochman menekankan kebanggaan pemerintah kota terhadap eksistensi MIMU yang telah mengabdikan diri selama lebih dari seabad. “Di Kota Batu, banyak orang sukses yang lahir dan sekolah dari MIMU. Tepuk tangan untuk MIMU!” serunya yang disambut gemuruh tepuk tangan hadirin.

Kehadiran Wali Kota Batu disambut oleh ribuan masyarakat
Kehadiran Wali Kota Batu disambut oleh ribuan masyarakat

Wali Kota juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk hadir dan mendukung penuh lembaga pendidikan yang telah berjasa membentuk generasi. Ia menghubungkan visi pengembangan pendidikan di MIMU dengan cita-cita nasional. “Kami wajib hadir memberikan apresiasi atas seluruh yang telah didarmabaktikan untuk generasi-generasi yang akan datang dan Generasi Emas, sesuai dengan visi-misi dari Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.

Pidato tersebut diakhiri dengan doa agar seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di MIMU diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam menjalankan tugas mulianya, serta harapan agar spirit perjuangan lembaga ini terus tumbuh.

Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum Batu
Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum Batu

Menyambut momentum bersejarah ini, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum, Suparsi, menyatakan rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus berkembang. Ia memaparkan visi dan arah pengembangan pendidikan di MIMU ke depan yang berfokus pada tiga pilar utama.

Suparsi menegaskan komitmen untuk terus menyesuaikan metode belajar mengajar dengan tuntutan zaman,Pertama, inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran dengan memastikan siswa tidak hanya memahami ilmu tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika global.

Wakil Wali Kota Batu juga disambut oleh ribuan masyarakat
Wakil Wali Kota Batu juga disambut oleh ribuan masyarakat

Kedua, penguatan pendidikan karakter dan akidah. Madrasah ini akan terus memberikan penekanan khusus pada pembentukan akhlakul karimah dan karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman yang moderat. 

Ketiga, respons terhadap kepercayaan masyarakat. Data yang dirilis pihak sekolah mencerminkan tingginya kepercayaan publik. Saat ini, MIMU membina 977 siswa yang terdistribusi dalam 27 (rombel) dari kelas 1 hingga 6. Minat masyarakat pun terus meluas, tercatat sudah 180 calon siswa yang mendaftar secara inden untuk Tahun Ajaran 2026/2027, padahal pendaftaran baru secara resmi akan dibuka.

Wali Kota Batu didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Batu beserta Dinas terkait ketika bersama sama memberangkatkan gerak jalan sehat
Wali Kota Batu didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Batu beserta Dinas terkait ketika bersama sama memberangkatkan gerak jalan sehat

“Tujuan akhir kami adalah mencetak generasi yang saleh-salehah, berilmu, bermanfaat, serta menjadi kebanggaan bagi bangsa, negara, dan orang tua,” tegas Suparsi.

Untuk merespons animo tinggi ini, sekolah menargetkan membuka 5 rombel baru dengan kuota sekitar 150-170 siswa. Suparsi mengakui adanya tantangan terkait idealisme kapasitas kelas. 

Sekisar dua ribu lebih peserta antusias mengikuti jalan sehat
Sekisar dua ribu lebih peserta antusias mengikuti jalan sehat

“Meskipun aturan idealnya adalah 28 siswa per kelas, kami kemungkinan akan mengoperasikan ‘kelas besar’ dengan jumlah siswa mencapai 30-an per kelas demi mengakomodasi tingginya minat masyarakat,” jelasnya. Kebijakan ini, menurutnya, hanya akan diambil dengan pertimbangan matang dan dukungan sarana ruangan yang tetap memadai untuk kenyamanan dan keefektifan belajar.

Rangkaian puncak peringatan Harlah ini adalah kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh sekitar 2.000 orang lebih, meliputi siswa, wali murid, guru, dan masyarakat umum. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kebersamaan seluruh elemen sekolah, sekaligus kampanye pentingnya gaya hidup sehat dan aktif sejak dini.

Serangkaian hiburan penampilan tari Remo dari siswa siswi MI Miftahul Ulum
Serangkaian hiburan penampilan tari Remo dari siswa siswi MI Miftahul Ulum

Antusiasme peserta terlihat jelas sejak pagi, mengiringi langkah-langkah ringan di seputaran lingkungan madrasah. Acara ini berhasil memadukan semangat keagamaan, pendidikan, dan sosial dalam satu harmoni yang mencerminkan nilai-nilai yang selama ini diajarkan MIMU,integritas, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/daerah/indonesia-dan-6-negara-asia-tenggara-kolaborasi-tingkatkan-penyitaan-aset-kripto/

Peringatan Harlah ke-102 MI Miftahul Ulum Batu bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun biasa. Ia adalah penanda resiliense sebuah lembaga pendidikan yang telah bertahan dan relevan selama lebih dari satu abad. Di tengah arus modernisasi, MIMU menunjukkan kemampuannya untuk menjaga khittah keilmuan dan keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah, sekaligus terbuka terhadap inovasi pembelajaran.

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Dukungan penuh dari pemerintah daerah, seperti yang diwujudkan oleh kehadiran dan apresiasi Wali Kota, menjadi angin segar bagi penguatan pendidikan dasar berbasis agama. Dengan kombinasi antara warisan nilai-nilai luhur, respons terhadap kebutuhan masyarakat, dan visi pendidikan yang jelas untuk membentuk Generasi Emas Indonesia, MIMU Batu diproyeksikan akan terus menjadi salah satu pilar penting pendidikan karakter dan akademik di Kota Batu untuk seratus tahun ke depan.

 

( Ria ).

Array
Related posts
Tutup
Tutup