Kapolri dan Panglima TNI Meninjau Kesiapan Pengamanan untuk Pilkada Serentak di Jawa Timur.

Surabaya, Pendidikannasional.id – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melakukan pemeriksaan terhadap berbagai persiapan untuk pelaksanaan Pilkada serentak di Jawa Timur. Sebuah evaluasi dilaksanakan bersamaan dengan Panglima TNI Agus Subiyanto.
“Kami telah melaksanakan serangkaian aktivitas untuk mempersiapkan tahap akhir pelaksanaan Pilkada serentak, terutama di daerah Jawa Timur. ” “Dimulai dengan pemeriksaan langsung serta persiapan Command Center,” tegas Kapolri dalam konferensi pers yang berlangsung di Mapolda Jatim, Selasa (19/11/24).
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/250-sertifikat-ptsl-dibagikan-oleh-kelurahan-ngaglik/
Jenderal Sigit juga menjamin bahwa petugas keamanan yang akan dikerahkan ke tempat pemungutan suara di seluruh wilayah Jawa Timur. Menurut Kepala Kepolisian Republik Indonesia, langkah persiapan ini merupakan usaha dari seluruh tahapan untuk mengamankan Operasi Mantap Praja.
“Dalam momen ini, aktivitas yang kita jalankan bersama adalah upaya untuk memastikan bahwa semua rangkaian kegiatan pemilihan kepala daerah dapat berlangsung dengan selamat dan efektif,” kata Kapolri.

Kapolri menekankan bahwa semangat persatuan dan kesatuan perlu menjadi kesepakatan bersama dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilihan kepala daerah. Dengan cara tersebut, antusiasme itu bisa disebarkan kepada masyarakat.
“Tentunya kita perlu terus mendorong dan memelihara semangat persatuan dan kesatuan agar dapat menghasilkan pemilu yang aman dan damai. Ini merupakan syarat utama untuk melanjutkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi,” kata Kapolri.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Kapolri dan Panglima TNI turut serta dalam acara doa bersama yang melibatkan berbagai agama, TNI, Polri, dan masyarakat sebagai bagian dari persiapan Pilkada Serentak 2024. Acara doa antaragama ini diwarnai dengan ceramah tentang kebangsaan yang disampaikan oleh KH Anwar Iskandar, serta tausiyah Islam yang diadakan oleh Prof Dr KH Ali Maschan Moesa.
Pada saat yang sama, doa untuk agama Islam dipimpin oleh KH Jazuli Nur, sedangkan untuk agama Kristen dipanjatkan oleh Pendeta Natael Hermawan. Doa bagi agama Katolik disampaikan oleh Rd Yosef Eko Budi Susilo, agama Hindu oleh I Gusti Putu Raka Arthama, agama Buddha oleh Pdt Mdy Lo Ferdy Hendry Loyalty, dan agama Konghucu oleh Ongky Setio Kuncono. Sebanyak 251 orang menghadiri acara doa lintas agama ini, yang meliputi 17 tamu VVIP, 139 tamu VIP, dan 95 pemuka agama.
Kapolri menyatakan bahwa acara doa bersama ini adalah salah satu langkah untuk memastikan bahwa Pilkada 2024 dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Aktivitas ini adalah salah satu komponen dari sistem pendinginan.
“Tentu saja, semua ini merupakan usaha dari seluruh persiapan rangkaian pengamanan yang kita jalankan dalam Operasi Mantap Praja. Dalam kesempatan ini, kami melaksanakan kegiatan bersama,” terang Kapolri.
( Kontributor, Abu ) ( Ria ).




