Sedikit Kisah Salah Satu Siswi Berprestasi SD Negeri 1 Mulyoagung

cerita siswa Sekolah Dasar (SD) SD Negeri 1 Mulyoagung ( Foto : Doc. Tim ).

Prestasi di masa kecil adalah dasar krusial untuk masa depan yang baik. Ini sangat tampak dalam cerita siswa Sekolah Dasar (SD) SD Negeri 1 Mulyoagung , prestasi yang telah memperlihatkan kemampuan dan komitmen mereka dalam berbagai bidang. 

Kota Batu, Pendidikannasional.id – Sampai saat ini Sekolah Dasar Negeri 1 Mulyoagung Jl.Raya Sengkaling No. 121 Jetis, Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, banyak mendulang prestasi dari berbagai bidang studinya, baik akademik maupun non-akademik, salah satunya seperti pada siswi sekolah tersebut, yang dimana sejak usia dini telah banyak mengukir prestasi, dikarenakan banyak bidang yang digelutinya. 

Anak ke empat dari empat bersaudara,  pasangan dari Bapak Ruslan Jauharis dan Ibu Dewi YS yang berdomisi di Jl. melati no.29A. RT.04 / RW.05. karangmloko, dadaprejo, junrejo, kota batu tersebut. Sejak usia dini sudah menunjukan bakat dan potensinya, terlihat pada sewaktu duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 1 mulai memperoleh prestasinya pada ajang beberapa lomba hingga kelas 5 ( Lima ). 

Kedua orang tua Kakay Dzat Syiah Fhattir Yul Silam

Sewaktu ditemui awak media, kedua orang tua dari Kakay Dzat Syiah Fhattir Yul Silam mengatakan, bahwa sejak sekitar usia sekitar 3 ( Tiga ) tahun sudah menunjukan hal yang lebih pada diri anaknya bungsunya itu. 

” Dari TK anak ini sudah menunjukan keberanianya, kemudian kelas satu dia sudah mengikuti seperti fashion show, pantun, drumband dan lain lainya, dan sepertinya dia itu senang sekali mengikuti ekstrakurikuler. Kami tidak pernah menjanjikan jika mendapat juara saya akan berikan apa atau apa ke pada anak saya.” Kata Dewi ke awak media. ( 21/05/2025 ). 

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/daerah/tokoh-muda-inspiratif-produknya-ekspor-luar-negeri/

” Kami tentunya sangat bangga dan senang anak saya itu meraih prestasi dari akademik maupun non-akademik, tetapi kami tidak menekankan ke anak itu harus juara atau prestasi dan harus mendapatkan nilai yang bagus, akan tetapi yang kami terapkan itu adalah waktu dimana belajar hiya harus belajar, waktunya tidur hiya tidur dan waktunya bermain hiya bermain. Hal tersebut dilakukan karena pada usia tersebut kita mengetahui bahwa masa-masa anak untuk bermain, jadi kita terapkan harus berimbang antara belajar dan bermainya. ” Tutur Ruslan ke awak media. 

Sewaktu menerima Piala Pildacil

Selaku mama dari Kakay Dzat Syiah Fhattir Yul Silam juga menambahkan bahwa, sudah kami terapkan sejak sekitar usia satu tahun metode pembelajaran buat sianak tersebut dari teman dokter yang ada di Jakarta. 

” Kami tidak pernah memberikan uang saku kepada anak saya, kami berikan bekal makanan dari rumah, sehingga sewaktu jam istirahat sekolah dia tidak pernah jajan disekolah. Kemudian setiap pagi makan telor rebus, baik matang maupun setengah matang dan minum air putih, susu serta vitamin.” Imbuhnya ke awak media. 

Metode yang di ajarkan kedua orang tua tersebut sejak dini tidak untuk mengenal uang terlebih dahulu, sehingga setiap kesekolah maupun dirumah tidak diberikan uang saku atau uang jajan, dikarenakan kebutuhan jajan anaknya semuanya sudah ada dirumah dan disimpan  dalam lemari es. 

” Pesan dari teman saya yang di Jakarta itu berkata bahwa, kebanyakan jajan itu mempengaruhi imun anak dan daya kreativitas otak anak, dikarenakan kita tidak mengetahui jajanan yang di konsumsi itu mengandung apa atau apa sehingga pengaruh ke anak, kemudian kami terapkan sampai sekarang ini.” Ujarnya. 

Untuk diketahui bahwa metode orang tua untuk anaknya ini adalah setiap pulang sekolah diharuskan tidur dulu, setelah itu sore mengaji kemudian jam 17.00-19.00 WIB. Tidak boleh menggunakan handphone terkecuali ada tugas melalui daring. Selanjutnya belajar hingga pukul 21.00 WIB dan istirahat tidur dan itu diterapkan setiap hari. 

” Pada setiap hari libur, kami bawa ke tempat-tempat edukasi, sehingga membuat anak ini tidak jenuh dengan pelajaranya disekolah dan bisa merefres kembali.” Tambahnya. 

Perihal kelanjutan menempuh pendidikan ke tingkat selanjutnya, kedua orang tua memilih kesekolah negeri yang berada di Kota Batu yaitu tepatnya di SMP Negeri 3 Kota Batu. 

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

” Kami memilih SMP Negeri 3 Kota Batu ini karena melihat bahwa, sekolah tersebut banyak prestasi-prestasi yang diperolehnya. Kemudian sekolahnya juga bagus, lingkungan yang bersih serta pelayanan angkutan antar jemput gratis, jadi kami menilai bahwa dari gedung, pendidikan, memiliki sarana prasarana dan pelayanan yang baik.” Tukasnya ke awak media. 

Keberhasilan mereka tidak hanya membuat orang tua dan guru merasa bangga, tetapi juga memberi inspirasi kepada masyarakat sekitar. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepala Sekolah, semakin meningkatkan motivasi siswa-siswa ini untuk terus meraih prestasi.

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Mulyoagung

Sementara itu Amalia Diyah Elviana,S.Pd selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Mulyoagung mengemukakan bahwa tentunya merasa sangat bangga sekali dengan anak-anak didiknya yang banyak memperoleh prestasi baik di akademik maupun non-akademik tersebut. 

” Dari hal tersebut sudah terlihat dan membuktikan dari proses apa yang sudah dilakukan disekolahan ini, teryata anak-anak itu menemukan bakat dan minatnya sehingga tersalurkan menjadi sebuah prestasi.”Jelas Amalia ke awak media

Disekolah SD Negeri Mulyoagung 1 ini kusus untuk mengembangkan bakat dan minat para siswa-siswinya disamping pembelajaran setiap hari seperti karakter, keimanan, akdemik serta non-akademik semuanya di sama ratakan di sekolah tersebut. 

” Disekolah kami sudah ada beberapa kegiatan yaitu intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Yang kesemuanya itu mencakup banyak hal, sehingga tidak mengacu pada akademik dan non-akademik saja tetapi mencakup kesemuanya. Ekstrakuler kami ada beberapa seperti karate, silat serta tari, musik, drumband, banjari dan lain sebagainya.” Kata Amalia. 

Untuk diketahui bahwa sekolah tersebut sering mengadakan lomba didalam sekolah, yang wajib diikuti oleh semua siswa perwakilan kelasnya masing-masing. dengan bertujuan untuk mengetahui minat dan bakat atau potensi para siswanya. 

“Kita ada gelarkarya setiap satu semester, jadi semua yang mengikuti ekstrakurikuler maupun akademik kita tampilkan semuanya. Bagi yang prestasi akan kita berikan apresiasi berupa uang saku bagi anak tersebut, sehingga menambah semangat dan senang dan memotivasi bagi yang lainya untuk berlomba-lomba dalam prestasinya.” Tambahnya. 

Penghargaan dan pengakuan semacam ini tidak hanya memberikan efek positif bagi murid-murid berprestasi, tetapi juga bagi komunitas secara luas. Masyarakat menjadi lebih menyadari betapa pentingnya pendidikan dan peranan mereka dalam membantu anak-anak mencapai cita-cita mereka. Selain itu, adanya pengakuan bagi siswa-siswa berprestasi juga mendorong orang tua lainnya untuk lebih aktif mendukung pendidikan dan pengembangan diri anak-anak mereka.

 

( Ria ). 

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup