Bu Ira dan Salam Hormatnya yang Tulus untuk Polri: Kisah Cinta Seorang Ibu kepada Bhayangkara
Kota Batu,Pendidikannasional.id – Sebuah video singkat berdurasi 30 detik viral di media sosial. Seorang perempuan paruh baya dengan helm pink terpasang di kepala berdiri di pinggir Jalan Ahmad Yani, depan Polsek Batu. Matanya menatap spanduk bergambar Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata. Dengan tangan gemetar namun penuh keyakinan, ia mengangkat tangan, menunduk, dan memberi hormat.
Gestur sederhana itu ternyata menyimpan kisah yang jauh lebih dalam. Perempuan itu adalah Irianingsih (60), warga Gang 1, Kelurahan Ngaglik, Kota Batu. Bagi Bu Ira sapaan akrabnya memberi salam hormat kepada polisi adalah bentuk kecintaan dan penghargaannya yang tulus terhadap institusi Bhayangkara.

Kecintaan Bu Ira pada Polri tak muncul tiba-tiba. Ayahnya dulu seorang polisi yang bertugas di Polsek Poncokusumo. Sejak kecil, ia tumbuh dengan figur polisi sebagai pelindung dan panutan. “Mungkin dari situlah rasa bangga ini tumbuh, dan tak pernah benar-benar hilang,” katanya.
Namun, kecintaannya kian menguat saat pandemi Covid-19 melanda. Ia menyaksikan langsung bagaimana polisi tetap berjaga di jalanan, mengatur lalu lintas, dan melindungi masyarakat di tengah ketidakpastian. “Mereka layak dihormati,” ujarnya.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/sambut-hari-bhayangkara-ke-79-polres-natuna-gelar-doa-lintas-agama/
Tanpa disangka, aksi Bu Ira memberi salam hormat direkam oleh seorang warga dan menyebar luas di media sosial. Banyak netizen terharu, ada pula yang penasaran: siapa sebenarnya perempuan ini?
Viralnya video itu sampai ke telinga AKBP Andi Yudha Pranata. Sang Kapolres tak tinggal diam. Ia memerintahkan timnya untuk menemukan Bu Ira. Dua hari pencarian berujung pada momen istimewa: kunjungan langsung Kapolres ke rumah Bu Ira bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-79.
Bu Ira tak menyangka sang Kapolres akan datang ke rumahnya yang sederhana di gang sempit Kelurahan Ngaglik. “Saya sampai gemetar. Ini kehormatan luar biasa,” ujarnya.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
AKBP Andi Yudha tak sekadar bersilaturahmi. Ia mendengar langsung cerita Bu Ira, termasuk impiannya agar anak bungsunya kelak bisa menjadi polwan. “Nanti bisa kami bantu latih,” janji Kapolres.
Bagi Andi Yudha, salam hormat Bu Ira bukan sekadar gestur biasa. “Ini adalah suara hati rakyat kecil yang tulus. Yang seperti inilah yang memotivasi kami untuk terus berbuat lebih baik,” ucapnya.
Bu Ira bukan pencari sensasi. Ia hanya ingin polisi dicintai dan dihormati. Bahkan, ia rutin mengikuti siaran langsung upacara HUT Bhayangkara di televisi, mendoakan agar Polri selalu menjadi yang terbaik.
“Kalau semua polisi seperti Pak Kapolres, saya yakin Indonesia Emas akan terwujud,” ucap Bu Ira penuh keyakinan.
Kini, di sudut Kota Batu, seorang ibu tua tetap setia mengangkat tangan dan memberi salam hormat setiap kali melihat polisi lewat. Bukan untuk viral, melainkan karena cinta yang tak pernah pudar pada Bhayangkara.
( Humas Polres Batu )
Editor : Ria-Rio


Kisah Cinta Seorang Ibu kepada Bhayangkara ( Foto : Humas Polres Batu ). 
