Kota Batu Menuju Zero ODOL. Sinergi Seluruh Pihak untuk Wisata yang Aman dan Nyaman.
PENDIDIKANNASIONAL.ID- Kota Batu, sebagai destinasi wisata unggulan, terus berkomitmen mewujudkan kota yang bebas dari over dimension overload (ODOL) atau kendaraan bermuatan berlebih. Langkah ini diambil untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat tanpa merugikan pihak mana pun. Pemerintah Kota Batu pun tengah menyusun regulasi berbasis muatan lokal yang inklusif, sejalan dengan target pemerintah pusat maupun daerah.
Isu ODOL telah dibahas secara serius oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk penyiapan transportasi yang layak di kawasan Malang Raya. Selain penanganan ODOL, rencana pengembangan Transportasi Jatim (Trans Jatim) juga akan didukung penuh oleh Kota Batu dan sekitarnya.


Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batu menegaskan pentingnya kehadiran jembatan timbang untuk mengawasi pelanggaran muatan berlebih. “Saya kira jembatan timbang ini sangat perlu, karena dapat mendeteksi pelanggaran yang membahayakan keselamatan lalu lintas dan masyarakat umum,” ujarnya.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/dispertan-dan-kp-kota-batu-inovasi-bioflok-dukung-ketahanan-pangan/
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Mewujudkan zero ODOL membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, tidak hanya TNI-Polri dan Dishub, tetapi juga kementerian/lembaga terkait untuk menyusun regulasi yang komprehensif. Dukungan seluruh stakeholder diharapkan menciptakan sistem pengawasan ODOL yang efektif, sehingga tidak merugikan masyarakat dan mendukung kelancaran pariwisata.
Dengan langkah strategis ini, Kota Batu semakin memperkuat posisinya sebagai kota wisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Upaya bersama ini juga diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menertibkan transportasi logistik tanpa mengganggu aktivitas ekonomi.
( Ria ).


Kota Batu Menuju Zero ODOL. Sinergi Seluruh Pihak untuk Wisata yang Aman dan Nyaman ( Foto : istimewa ). 
