Kolaborasi Dinas Pertanian dan TP PKK Kota Batu Wujudkan Ketahanan Pangan

Panen Ikan Nila di Kota Batu. Kolaborasi Dinas Pertanian dan Ketua TP PKK Kota Batu Wujudkan Ketahanan Pangan. ( Foto : Istimewa ).

Panen Ikan Nila di Kota Batu. Kolaborasi Dinas Pertanian dan Ketua TP PKK Kota Batu Wujudkan Ketahanan Pangan. 

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu bersama Ketua TP PKK Kota Batu menggelar kegiatan panen ikan nila dalam program Gebyarkan Angan (Gerakan Budidaya Ikan di Lahan Pekarangan). Acara berlangsung di Balai Penyuluhan Kecamatan Bumiaji, Desa Giripurno, Dusun Durek, dengan hasil panen mencapai 1.000 ekor ikan nila berusia 4 bulan menggunakan metode bioflok.  

Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Fauziah, menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi-misi Wali Kota Batu untuk memperkuat ketahanan pangan. 

“Ikan nila ini kaya protein, sangat baik untuk anak balita. Kami berharap hasil panen bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar, sekaligus mendorong minat konsumsi ikan melalui olahan yang menarik,” ujarnya.  

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/daerah/satlantas-polres-batu-catat-ribuan-pelanggaran-tertib-lalu-lintas/

Kepala Dinpertan dan KP Kota Batu, Heru Yulianto, menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. 

“Dengan metode bioflok, masa panen ikan nila bisa dipersingkat dari 6 bulan menjadi 4 bulan, meski di daerah dingin seperti Batu yang berada di ketinggian 600-2.000 mdpl,” jelas Heru.  

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Ia menambahkan, program ini akan diperluas ke desa-desa lain di Kota Batu, mengingat ikan nila cocok dibudidayakan di wilayah tersebut dan berkontribusi menekan angka stunting berkat kandungan proteinnya yang tinggi.  

Heru juga menyoroti sinergi erat dengan TP PKK, tidak hanya dalam budidaya ikan, tetapi juga komoditas pertanian seperti lombok dan jagung. “Kami terlibat mulai dari perawatan hingga panen. Ini bukti konkret kolaborasi untuk ketahanan pangan,” pungkasnya.  

Kegiatan ini menjadi contoh inovasi berbasis lokal yang mendorong kemandirian pangan sekaligus peningkatan gizi masyarakat.  

 

( Ria ).

Array
Related posts
Tutup
Tutup