Camat Bumiaji Dukung Ketahanan Pangan dan Tekan Angka Stunting

Panen Raya Ikan Nila di Kota Batu.Camat Bumiaji Dukung Ketahanan Pangan dan Tekan Angka Stunting.( Foto : istimewa ).

Panen Raya Ikan Nila di Kota Batu.Camat Bumiaji Dukung Ketahanan Pangan dan Tekan Angka Stunting. 

PENDIDIKANNASIONAL.ID – Kota Batu kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui panen raya ikan nila di Kecamatan Bumiaji. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bukti nyata upaya peningkatan ekonomi lokal, tetapi juga menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam pemanfaatan potensi sumber daya alam.  

Thomas Maido, Camat Bumiaji Kota Batu, menegaskan bahwa panen ikan nila ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap ketahanan pangan. 

“Kecamatan Bumiaji sangat mendukung kegiatan ini sebagai percontohan bagi desa-desa lain. Apalagi, wilayah kami memiliki banyak sumber mata air yang sangat potensial untuk budidaya ikan,”ujarnya.  

Peran Aktif PKK dalam Penguatan Ekonomi Keluarga. Tak hanya bergerak di sektor produksi, peran Tim Penggerak PKK dari tingkat kota, kecamatan, hingga desa juga menjadi kunci sukses pengembangan budidaya ikan nila. 

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/nasional/mendagri-lantik-1-110-pamong-praja-muda-ipdn-angkatan-xxxii/

“PKK sangat aktif menggerakkan perekonomian di daerah, termasuk dalam pengolahan hasil perikanan. Keahlian mengolah ikan menjadi produk bernilai tambah sangat penting untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” jelas Maido.  

Dengan pelatihan pengolahan ikan yang digalakkan PKK, masyarakat tidak hanya menjual ikan segar, tetapi juga mengembangkan produk seperti nugget ikan, abon, atau keripik nila, yang memiliki nilai jual lebih tinggi.  

Selain bernilai ekonomis, ikan nila juga menjadi solusi strategis dalam penurunan angka stunting. “Ikan merupakan sumber protein hewani yang terjangkau dan bergizi tinggi, sangat efektif untuk mencegah stunting pada anak,”tegas Maido.  

Stunting, atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Dengan mengonsumsi ikan secara rutin, keluarga dapat memenuhi kebutuhan gizi anak, terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).  

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Kecamatan Bumiaji dipilih sebagai lokasi percontohan karena memiliki sumber mata air melimpah, yang menjadi modal utama budidaya ikan air tawar. “Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi masyarakat, kami optimis Bumiaji bisa menjadi sentra produksi ikan nila di Jawa Timur,” tambah Maido.  

Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi wilayah lain untuk memanfaatkan potensi lokal secara optimal, sekaligus mendorong gerakan makan ikan demi generasi yang lebih sehat dan cerdas.  

 

( Ria ). 

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup