Putri Camat Bumiaji Harumkan Kota Batu, Juara 1 Vokal Solo dan Melaju ke Tingkat Provinsi
Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Batu dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA/MA/SMK tahun 2026. Claudia Boneta Maydo, siswi berbakat dari SMAN 1 Batu, sukses meraih Juara 1 cabang lomba Vokal Solo Putri setelah tampil memukau di babak final yang digelar di SMAN 2 Batu, Sabtu (25/4/2026).
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat Kota Batu secara umum. Dengan kemenangan tersebut, Claudia resmi ditunjuk sebagai wakil Kota Batu untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Jawa Timur.

FLS3N tahun ini diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah yang bersaing dalam 17 cabang lomba, mulai dari seni pertunjukan hingga karya kreatif. Namun, kategori Vokal Solo Putri menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam teknik vokal, interpretasi lagu, hingga penguasaan panggung.
Dalam kompetisi tersebut, Claudia memilih membawakan lagu legendaris “Sang Dewi” yang dipopulerkan oleh Titi DJ. Lagu ini dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi, baik dari segi teknik vokal maupun penghayatan emosional. Pilihan tersebut terbukti tepat, karena Claudia mampu menyuguhkan penampilan yang kuat, stabil, dan penuh penjiwaan, sehingga berhasil memikat dewan juri.
Usai dinobatkan sebagai juara, Claudia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Ia mengaku bahwa perjalanan menuju kemenangan bukanlah hal yang instan. Dibutuhkan latihan intensif, disiplin tinggi, serta dukungan dari berbagai pihak.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih hasil ini. Sejujurnya tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Lagu ‘Sang Dewi’ memiliki tantangan besar, terutama dalam menjaga kestabilan nada dan menyampaikan emosi. Saya berlatih cukup keras selama beberapa minggu terakhir, dan kemenangan ini saya persembahkan untuk orang tua serta sekolah yang selalu mendukung saya,” ujarnya dengan penuh haru.

Kesuksesan Claudia juga mendapat apresiasi tinggi dari Kepala SMAN 1 Batu, Anto Dwi Cahyono. Ia menilai pencapaian ini sebagai bukti nyata bahwa pembinaan minat dan bakat siswa di sekolah berjalan dengan baik dan terarah.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Claudia. Ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang proses panjang yang dilalui dengan penuh dedikasi. Claudia telah menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk tampil dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” ungkapnya.
Anto juga menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Menurutnya, ajang seperti FLS3N menjadi ruang penting bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membangun karakter.
“Sejalan dengan semangat FLS3N yang menekankan pembentukan karakter melalui seni, kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan, kreativitas, dan kepercayaan diri. Kami siap memberikan dukungan penuh agar Claudia dapat memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi nanti,” tambahnya.

Di balik keberhasilan Claudia, terdapat peran besar keluarga yang senantiasa memberikan dukungan moral. Sang ayah, Thomas Maydo, S.Sos, yang juga menjabat sebagai Camat Bumiaji, turut hadir dan mendampingi langsung selama proses lomba berlangsung.
Ia mengaku sangat bangga melihat putrinya mampu tampil maksimal di hadapan banyak orang. Namun, lebih dari sekadar kemenangan, ia menekankan pentingnya proses dan pengalaman yang diperoleh.
“Sebagai orang tua, tentu saya merasa bangga. Tapi yang paling penting bagi kami adalah bagaimana anak berani mencoba, berproses, dan berkembang. Kami selalu memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk memilih jalannya, selama itu positif. Kemenangan ini adalah bonus dari kerja keras dan keberanian Claudia,” ujarnya.
Menurut Thomas, lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri anak. Dukungan yang konsisten serta komunikasi yang baik menjadi kunci agar anak dapat berkembang sesuai potensinya.
Dengan capaian ini, Claudia akan menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat provinsi. Kompetisi di level tersebut dipastikan akan jauh lebih ketat, karena mempertemukan para juara terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Meski demikian, optimisme tinggi menyertai langkah Claudia. Perpaduan antara bakat alami, latihan yang konsisten, bimbingan dari guru, serta dukungan penuh dari keluarga menjadi modal kuat untuk bersaing di tingkat berikutnya.
FLS3N Kota Batu 2026 sendiri menjadi cerminan berkembangnya dunia seni di kalangan pelajar. Berbagai cabang lomba seperti jurnalistik, tari, kriya, hingga film pendek menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar yang terus tumbuh.
Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran yang mendorong siswa untuk berani tampil, berkreasi, dan berkolaborasi. Melalui FLS3N, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan apresiasi tinggi terhadap seni dan budaya.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Keberhasilan Claudia Boneta Maydo menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan tidak takut menghadapi tantangan. Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa Kota Batu memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta-talenta muda yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Kini, harapan masyarakat Kota Batu tertuju pada langkah Claudia di tingkat provinsi. Dengan semangat, kerja keras, dan doa dari berbagai pihak, bukan tidak mungkin ia kembali mengharumkan nama daerah di panggung yang lebih luas.
Penulis : Riadi.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.


Putri Camat Bumiaji, Thomas Maydo, Sabet Juara 1 Vokal Solo FLS3N 2026.( Foto : ilustrasi ). 
