PSHT Ranting Pakis Kabupaten Malang Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2025
Malang,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Pakis, Kabupaten Malang, menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2025 yang digelar baru-baru ini di GOR Vira Cakti Yudha Divif 2 Kostrad, Singosari, Malang. Ajang bergengsi ini diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai perguruan silat se-Jawa Timur, serta klub-klub dari berbagai daerah seperti Kalimantan Selatan, Papua, dan Bali.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan fisik, tetapi juga wadah untuk membina mental dan karakter atlet. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Mujib, S.E., perwakilan pengurus PSHT Ranting Pakis Kabupaten Malang.

“Kejuaraan ini bertujuan untuk mencetak atlet yang memiliki mental juang tinggi, memahami nilai benar dan salah, serta senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” ujar Mujib menekankan aspek pendidikan dalam olahraga bela diri.
Prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan seluruh jajaran pengurus. Juli Andrieprayogi, selaku pelatih, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa ini, terlebih bagi atlet-atlet yang baru pertama kali turun ke gelanggang.
“Alhamdulillah, pencapaian ini sangat membanggakan. Harapan kami, ini bukanlah titik akhir, melainkan awal perjuangan para atlet. Prestasi ini dapat mengubah pola pikir orang tua dan lingkungan bahwa pencak silat justru membawa dampak positif secara sosial dan dapat menjadi pijakan bagi siswa untuk berkembang meraih cita-cita,” papar Andrieprayogi penuh harap.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Geaccinta Sabrina Wijaya, siswi kelas XI TKJ 1 SMKN 9 Malang, yang berhasil menyumbangkan medali perak pada kelas B remaja putri. Gea, panggilan akrabnya, mengawali karirnya di pencak silat sejak 2016 di SDN 2 Bandulan, Kota Malang. Setelah sempat hiatus pada 2022, ia kembali aktif berlatih pada 2023.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
“Motivasi saya, setiap latihan dan setiap rasa sakit itu bukanlah beban, melainkan investasi menuju kemenangan. Tujuan saya adalah mengembangkan prestasi dan membawa nama baik pelatih, rayon, ranting, sekolah, serta orang tua,” tutur Gea dengan semangat.

Prestasi Gea pun mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Joko Santoso,S.Pd,MT. Kepala SMKN 9 Malang, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan berkah dari jalur non-akademik.
“Kami sangat mendukung siswa-siswi yang mengikuti kegiatan positif seperti ini. Ke depan, kami berkomitmen untuk mengembangkan latihan yang lebih intensif melalui ekstrakurikuler yang ada, guna memberikan wadah yang optimal bagi bakat pencak silat siswa,” tegas Joko.

Berikut adalah daftar lengkap peraih medali dari PSHT Ranting Pakis Kabupaten Malang.
Siswa yang mengikuti kejuaraan dari sabuk Polos dan sabuk Jambon adalah :
1. Hadyan Alva Ranum Syam Ramadhan (Rayon Garuda) – Kelas N Pra Remaja Putra Prestasi – Medali Perak
2. Geaccinta Sabrina Wijaya (Rayon Sumberpasir) – Kelas B Remaja Putri Prestasi – Medali Perak
3. Muhammad Asvil Triandra (Rayon Nanggala) – Kelas G Pra Remaja Putra Prestasi – Medali Perunggu
4. Ali Keyta Abillio (Rayon Nanggala) – Kelas I Pemasalan Pra Remaja – Medali Perunggu
5. Priscilliya Sofiyanti (Rayon Garuda) – Kelas F Remaja Putri Prestasi – Medali Perunggu
Warga PSHT yaitu sebagai berikut :
1. Vicky Difan Alhasai – Kelas I Dewasa Putra Prestasi – Medali Perak
2. Juli Andrieprayogi – Kelas Open 2 Dewasa Putra – Medali Perak
Keberhasilan kontingen PSHT Ranting Pakis ini membuktikan bahwa olahraga pencak silat tidak hanya mengajarkan teknik bertarung, tetapi juga menjadi media efektif untuk menanamkan disiplin, sportivitas, dan membangun karakter generasi muda yang tangguh dan berprestasi.
( Ria ).


Atlet dan pelatih PSHT Ranting Pakis Kabupaten Malang pose dengan medali usai menjuarai Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI 2025 di GOR Vira Cakti Yudha, Malang.( Foto. : Tim ) 
