Kapal Terbakar di Laut Natuna, 11 Awak Selamat Berkat Aksi Cepat TNI AL

Kapal terbakar ditengah laut yang para awaknya di selamatkan oleh TNI AL. ( Foto : Tim ).

Kapal Terbakar di Laut Natuna, 11 Awak Selamat Berkat Aksi Cepat TNI AL

Natuna,PENDIDIKANNASIONAL.ID – Peristiwa kebakaran hebat yang melanda kapal nelayan KM Timbul Barokah 2 di perairan utara Natuna berakhir dengan kabar baik. Sebanyak 11 awak kapal berhasil diselamatkan dalam operasi cepat yang melibatkan unsur TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama nelayan setempat.

Insiden dramatis ini terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di koordinat 05°46.936′ LU dan 107°29.840′ BT, atau sekitar 81 mil laut dari perairan Pulau Laut, Natuna. Kobaran api dengan cepat melahap kapal berbobot 28 GT tersebut, memaksa seluruh awak kapal menyelamatkan diri di tengah kondisi laut yang cukup menantang.

Anggota TNI AL ketika mengobati luka para korban kapal kebaran.
Anggota TNI AL ketika mengobati luka para korban kapal kebakaran.

Beruntung, kapal nelayan KM Cahaya Abadi yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian segera memberikan pertolongan pertama. Seluruh korban berhasil dievakuasi dari kapal yang terbakar sebelum api meluas sepenuhnya.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, S.I.P., P.S.C., menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari nelayan.

“Begitu informasi kami terima, unsur terdekat yaitu KRI WIR-379 yang sedang melaksanakan patroli langsung diperintahkan menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi,” ujarnya.

Petugas ketika memberikan bantuan secara seremoni.
Petugas ketika memberikan bantuan secara seremoni.

Dalam operasi tersebut, KRI WIR-379 melakukan proses pemindahan korban dari KM Cahaya Abadi melalui metode ship to ship transfer. Sebanyak 11 awak kapal kemudian dibawa menuju Pos TNI AL (Posal) Sabang Mawang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Setelah perjalanan laut yang cukup panjang, seluruh korban akhirnya tiba di Posal Sabang Mawang pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Tim kesehatan Lanal Ranai yang telah bersiaga langsung melakukan pemeriksaan terhadap para korban.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa seluruh awak kapal dalam kondisi selamat dan stabil. Meski demikian, beberapa di antaranya mengalami trauma ringan serta luka lecet akibat insiden tersebut.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/lanud-rsa-natuna-gelar-upacara-hut-ke-80-tni-au-tegaskan-pengabdian-tanpa-batas/

Dari keterangan sementara yang diperoleh, kebakaran diduga dipicu oleh kompor minyak tanah yang masih menyala di dalam kapal. Guncangan ombak yang cukup kuat menyebabkan kompor terjatuh dan memicu percikan api yang dengan cepat membesar hingga menghanguskan sebagian besar badan kapal.

Meski dugaan awal telah mengarah pada penyebab tersebut, pihak berwenang memastikan bahwa investigasi lebih lanjut masih akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Nahkoda KM Timbul Barokah 2, Abdul Malik, mengungkapkan rasa syukur atas keselamatan seluruh awak kapalnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses penyelamatan.

“Kami sangat bersyukur semuanya selamat. Terima kasih kepada nelayan yang pertama menolong kami dan TNI AL yang segera datang untuk mengevakuasi,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan risiko yang dihadapi para nelayan saat melaut, terutama di wilayah perairan Natuna yang dikenal memiliki karakteristik gelombang yang dinamis.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/bom-ikan-di-natuna-viral-tni-al-siap-tindak-tegas-pelaku/

Danlanal Ranai menegaskan bahwa keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama, khususnya bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup di laut.

“TNI AL akan terus hadir dalam menjaga keselamatan di laut, termasuk melalui misi kemanusiaan seperti ini. Kami juga mengimbau kepada para nelayan agar selalu memperhatikan standar keselamatan, termasuk penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) di kapal,” tegasnya.

Setelah mendapatkan penanganan medis, para korban rencananya akan diserahkan kepada keluarga masing-masing serta instansi terkait untuk proses pemulangan.

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Sementara itu, insiden ini kembali menunjukkan kesiapsiagaan TNI AL dalam menjalankan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam misi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) di wilayah perbatasan Indonesia.

Respons cepat, koordinasi yang solid, serta kepedulian antar sesama pelaut menjadi kunci utama dalam menyelamatkan seluruh awak KM Timbul Barokah 2 dari tragedi yang berpotensi menelan korban jiwa tersebut.

 

Penulis : Julita. 

Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.

Array
Related posts
Tutup
Tutup