Batu, Pendidikannasional.id – Kejadian kebakaran terjadi pada sekitar pada pukul 18.00 Wib.,di Sekolah Menengah Atas Islam Batu ( SMA Islam Batu ) dengan gerak cepatnya petugas pemadam Kota Batu bertandang kelokasi untuk memadamkan api yang mulai membumbung tinggi, lokasi tersebut di jalan Mustari SMA Islam Batu pada hari Rabu,( 29/05/2024 ).

Berawal warga masyarakat yang berada dibelakang sekolah tersebut melihat api sudah membumbung tinggi sewaktu pulang dari berjualan Es degan, kemudian memberikan info ke tetangga yang lainya.
” Saya berawal mendengar seperti suara meletus meletus kecil tetapi kok tidak berhenti henti dan sewaktu keluar melihat belakang rumah teryata ada api sudah besar, terus saya memberikan info ke RT/RW kemudian di teleponkan pemadam. ” Kata Sulikah.

Untuk diketahui bahwa Sulikah mempunyai rumah yang sangat berdekatan dengan sekolah tersebut menjadi panik dikarenakan rumah tersebut berbahan harpleks yang mudah terbakar, untung saja kebakaran sudah di padamkan oleh petugas.
” Dibelakang sekolah itu ada pohon cery yang besar serta rimbun itu sudah terbakar dan sebagian sudah ada yang terjatuh keluar untungnya tidak sampai mengenai atap rumah saya dan jatuh ke selokan air belakang rumah kemudian datanglah petugas pemadam.” imbuh Sulikah.
Sewaktu di temui awak media Selaku Wakil Kepala Sekolah Kasmari menjelaskan bahwa asal muasal kebakaranya kurang diketahui dikarenakan tiba ke lokasi setelah dari menjalankan Sholat Magrib di masjid.
” Tempat yang terbakar tersebut selama ini kosong tidak ada barang barang yang berharga apapun karena dahulunya kita peruntukan untuk uji membuat jamur dan pembibitan ikan lele lalu dibersihkan jadinya kosong.” Jelas Kasmari ke awak media.

Keterangan dari warga sekitar sekolah tersebut berpraduga sumber api dari tumpukan sampah daun daun kering yang di bakar lalu setelah itu di tinggal pergi karena terlihat api di bawah bukan diatas jadi kemungkinan bukan dari kabel listrik.
Iwan Jairudin selaku Komandan Regu Brama membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut kemudian gerak cepat bergerak ke lokasi dengan membawa Dua kendaraan pemadam, setelah tiba di lokasi anggota kami langsung memadamkan sumber api yang berada SMA Islam Batu.

“Bahwa setiap hari ada regu piket selama 24 jam.Setiap kita piket dinamakan kesiapsiagaan.SOP kita setelah menerima Telepon kejadian kebakaran,langsung kita berangkatkan regu piket untuk menuju lokasi kejadian kebakaran dan kita ada yang namanya respon time yaitu maksimal 15 menit harus sampai tujuan tempat kejadian kebakaran dan langsung penanganan kebakaran.” Ungkapnya.
Komandan Regu Brama juga menambahkan, Maka dari itu SOP yang kita terapkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, Harapan saya kedepanya Dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan kota batu bisa lebih maju untuk menjaga dan memberi kenyamanan masyarakat kota batu dari bencana bahaya kebakaran, dan semoga dapat dukungan dari wali kota berikutnya.” Tambahnya.

Menurut keterangan dari Sertu Erdiono selaku Babinsa Kelurahan Ngaglik Bahwa kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa dan tempat itu kosong.
” Kebakaran itu kemungkinan berasal dari sisa dari membakar sampah yang sudah di padamkan tidak tahunya masih menyala untung saja tempat tersebut kosong dan tidak ada barang yang berharga. Kemudian saya menghimbau bagi warga masyarakat untuk selalu waspada dan tidak teledor dalam membakar sampah jika mau di tinggalkan harus dipastikan sampah tersebut sudah padam terlebih terdahulu.” Pungkasnya.
Sejak berita ini di lansir diperkirakan tingkat kerugian dan sumber api masih dalam tahap proses pihak yang berwajib.( Adi )



