Resmi di Tutup, Sekolah Pemimpin Perubahan PKB

Sekolah Kepemimpinan Perubahan PKB telah resmi ditutup. 

Batu, Pendidikannasional.id – Setelah berlangsung selama 3 ( Tiga ) hari, acara Sekolah Pemimpin Perubahan (SPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di wilayah I Jawa Timur telah selesai. Rangkaian kegiatan pendidikan yang diselenggarakan oleh DPP PKB yang bertempat di area Bumi Perkemahan Coban Rondo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang resmi ditutup pada hari Kamis, 11/7/2024.

Sebanyak 400 orang peserta yang terdiri dari anggota legislatif terpilih 2024 mengikuti agenda tersebut, dan acara ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua Umum Pemenangan Pemilu DPP PKB, Jazilul Fawaid.

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/kota-batu-dapatkan-penghargaan-nasional-dalam-kampanye-anti-korupsi/

Peserta yang terpilih sebagai anggota legislatif berasal dari DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota serta Kabupaten di Jawa Timur.

Sehari sebelumnya, M. menyatakan bahwa kita harus memperhatikan kontribusi masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Menurutnya, penting untuk secara aktif terlibat dalam kegiatan yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan menjaga keindahan alam. Abdillah mengungkapkan kebutuhan untuk memperhatikan dampak kita pada lingkungan dan berusaha untuk mengurangi jejak karbon kita, serta mendukung usaha-usaha untuk menjaga lingkungan hidup yang sehat. Menurutnya, setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan hidup bagi generasi mendatang. Abdillah juga menyoroti pentingnya pendidikan lingkungan yang menyeluruh, termasuk pemahaman tentang siklus alam, upaya konservasi, dan kerja sama internasional untuk memerangi perubahan iklim. Menurutnya, hanya dengan memahami pentingnya pelestarian lingkungan, kita dapat berkontribusi secara signifikan dalam menjaga bumi ini sebagai tempat tinggal kita bersama. Sebagai peserta dari Kota Batu, PD memberikan penjelasan kepada media bahwa wilayah I Jawa Timur menjadi tempat pertama diadakannya sekolah pemimpin perubahan untuk DPR terpilih di Jawa Timur. Selanjutnya, akan ada wilayah dua hingga wilayah delapan, yang merupakan zona untuk setiap provinsi. Ini merupakan rangkaian road show dari DPW PKB dalam menyelenggarakan sekolah pemimpin perubahan.

Baca Juga : https://pendidikannasional.com/2024/06/13/polres-batu-berhasil-menangkap-pengedar-miras-oplosan/

Pelaksanaan program sekolah pemimpin perubahan akan dilanjutkan di beberapa daerah, termasuk Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan, NTB, Bali, dan Papua. Program ini akan dibagi ke dalam zona-zona yang akan dijalankan oleh DPW PKB di setiap provinsi.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari wilayah pemilihan Malang Raya, yaitu Muh. Hasanuddin Wahid, S.MHum, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jendral DPP PKB, mengatakan kepada para jurnalis. “Sekolah untuk mempelajari menjadi pemimpin yang dapat membawa perubahan ini harus diikuti oleh semua anggota DPR RI, DPRD Provinsi, kota, dan kabupaten di seluruh Indonesia. Mereka tidak akan dilantik jika tidak mengikuti program sekolah untuk mempelajari menjadi pemimpin yang dapat membawa perubahan. ” Rencana ini akan dilaksanakan di delapan wilayah di Indonesia, dengan partisipasi dari total 2092 anggota DPR, DPRD provinsi, kota, dan kabupaten yang terpilih.

Dengan melaksanakan SPP ini, Hasanuddin Wahid yang biasa dipanggil Gus Udin berharap bahwa PKB akan memiliki anggota legislatif yang benar-benar mendedikasikan diri untuk melayani masyarakat.

Gus Udin menyatakan bahwa PKB memiliki tanggung jawab untuk mendidik, melatih, dan membina calon anggota DPR sehingga mereka siap untuk benar-benar mewakili rakyat. Sebagai wakil rakyat, mereka harus siap sepenuhnya untuk memenuhi janji-janji mereka selama periode lima tahun ke depan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka.

Dalam waktu yang berbeda Ketua DPC PKB Kota Batu, Nurochman yang juga sekaligus peserta pada kegiatan tersebut mengemukakan bahwa, Pengarahan Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin didampingi Sekjend Cak Udin dan Para pengurus DPP, mas Hanif Dakiri, Gus Jazilul Fawaid, Gus Abdul Halim Iskandar, Arzety Bilbina dan masih banyak lagi pengurus yang hadir.

” Salah satu hal yang mendasar disampaikan ketua umum adalah konsistensi kader, konsistensi para wakil rakyat untuk terus mnyuarakan kepentingan masyarakat, konsistensi mempedomani nilai juang para pendiri bangsa. Kader PKB harus responsif terhadap apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat.” Ungkapnya. 

Ketua DPC PKB Kota Batu juga menambahkan,” Kedepan semoga kader kader PKB yang duduk di Legislatif maupun Eksekutif mampu memberikan warna kebijakan yang betul betul pro dengan rakyat. ” Tutupnya. ( Adi ).

Array
Related posts
Tutup
Tutup