Dengan bertepatan dengan Bulan Rajab, organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Batu Komisariat Bani Salim Sapari, menggadakan wisata religi ke Madiun.
Batu, Pendidikannasional.id – Persaudaraan Setia Hati Terate Komisariat Bani Salim Sapari Cabang Batu, menggelar wisata religi ke Madiun yang merupakan pusat dari berdirinya pencak silat PSHT. Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 wib. Pada Sabtu ( 11/01/2025 ). Dengan beberapa agenda yang sudah ditentukan.

Adapun dalam kegiatan ziarah kepada para pendiri dan sesepuh PSHT tersebut di ikuti juga oleh Sekretaris Cabang Batu serta pengurus cabang yang lainya, PAMTER, Ketua dan seluruh anggota PSHT Komisariat Bani Salim Sapari Kota Batu.
Ketua PSHT Komisariat Bani Salim Sapari, Rahmat Wahyudi mengatakan bahwa, ” Kegiatan wisata religi ini dalam rangka untuk mengingat kembali akan pendiri PSHT, dengan segala perjuangan-perjuangan yang telah dilakukanya. Yang pertama dengan mengunjungi padepokan Luhur untuk bersilaturahmi kepada sesepuh yang berada di tempat tersebut, kemudian berziarah ke Pendiri PSHT 1922 yang juga Perintis Kemerdekaan yaitu Ki Hajar Hardjo Oetomo. Memberikan doa – doa yang terbaik dan menabur bunga.”
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/edukasi/psht-komisariat-bani-salim-silaturahmi-ke-padepokan-pshw-madiun/
” Hal ini merupakan sebagai sarana mengenang kembali bagaimana pada masa-masa itu dalam mengembangkan pencak silat, selain itu juga ikut dalam perjuangan melawan penjajah demi kemerdekaan Republik Indonesia. Segala ajaran-ajaran yang sudah di sampaikanya salah satunya adalah : Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian mendidik manusia yang berbudi pekerti yang luhur tahu benar dan salah, mewayu hayuning bawono.
Sehingga kegiatan ini menjadi agenda setiap tahunya bagi Komisariat Bani Salim Sapari Cabang Batu, Kota Batu.” Tambahnya.

Dalam kesempatanya selaku sesepuh di Padepokan Luhur, Hartoyo menceritakan singkat mengenai padepokan Luhur yang berada di Jl. Pilang Adi No. 2 Kelurahan Pilang Bango, Kec. Kartoharjo. kota Madiun.
” Bahwa disinilah rumahnya Ki Hajar Hardjo Oetomo pendiri PSHT. dikarenakan SH Terate ini sampai seluruh Indonesia dan bahkan sampai ke Luar Negeri, maka dari itu disini setiap harinya tidak pernah sepi dari saudara SH Terate untuk berkunjung melihat dan mengenang jasa jasa pendiri SH Terate yang kita cintai ini.” Ungkap Hartoyo ke awak media.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
” Saya di sini diberi amanah, yang pertama dari saudaranya Ki Hajar Hardjo Oetomo yaitu bapak Harsono, kemudian yang ke Dua mendapat amanah dari Kang Mas Tarmadji, bahwa disuruh merawat dan menjaga padepokan ini. Bahwa mendapat amanah itu berat sekali mengembanya,karena jika saya keluar kota atau ke tetangga sebelah kemudian ada saudara-saudara Setia Hati Terate yang ke padepokan ini, jika tidak kami temui maka akan membuat kecewa saudara ku semuanya, sehingga saya mau tidak mau harus melaksanakan apa yang sudah di amanahkan oleh Pendiri dan penerus SH Terate ini.” Imbuhnya.
” Alhamdulillah kita semua sudah duduk di bawah pendopo, dan untuk diketahui bahwa bangunan ini bukan peninggalan dari Ki Hajar Hardjo Oetomo, tetapi peninggalan dari Kang Mas Tarmadji. Dibangun sekitar tahun 2014,jadi dahulu sebelum ada pendopo seperti ini, itu hanya sebagai tempat latihan. Sehingga SH Terate itu lahir ditempat atau di tanah ini. Dinding semuanya masih asli cuma sewaktu membangun pendopo, rumah ini mengalami renovasi sedikit karena perawatan tetapi tidak mengurangi dari keaslian dan kesakralan dari rumah ini.” Jelasnya.

Setelah dari Padepokan Luhur maka berlanjut ziarah ke pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate, Ki Hajar Hardjo Oetomo. Kemudian berlanjut ziarah ke RM. Imam Koessoepangat, dengan berikan doa dan tabur bunga. Kemudian Ziarah ditutup ke makam Tarmadji Budi Harsono.
Ketua PSHT Komisariat Bani Salim Cabang Batu, menjelaskan bahwa, ajaran-ajaran di SH Terate itu sangat baik salah satunya adalah hal seperti ini, karena tidak meninggalkan sejarah atau asal usulnya.
” Ziarah ke leluhur nusantara pendiri PSHT yang terkenal dengan ajaranya seperti: PERSAUDARAAN yang kekal dan abadi,tanpa membedahkan ras, suku,golongan,sepi ing pamrih rame ing gawe,memayuh hayuning bawono dan masih banyak lagi ajaran” luhur yang di berikan kepada generasi penerus seluruh dunia khususnya nusantara,tapi ajaranya bisa terwujud kalau sudah bisa meluhurkan budinya sehingga tersirat dalam berprilaku manusia yang ber adab,tepo sliro,tidak merasa menangya sendiri,tidak merasa benarnya sendiri, tidak merasa kuatnya sendiri serta tidak merasa pintarnya sendiri. Kesemuanya itu hanya penghalang untuk bersatu bersama YANG MAHA seru sekalian ALAM. Mudah- mudahan setelah berziarah dapat mengambil inti sari dari ajaran leluhur yang dapat di suri tauladani untuk di laksanakan dalam kehidupan sehari hari.” Tutur Wahyudi.

Sementara itu dari salah satu peserta Prima Sri Utami juga mengatakan bahwa, ” Situasi kondisi di Makam dan di padepokan sudah tidak seperti yang dahulu sewaktu yang pertama kali ber ziarah.”
” Saat ini makam para pendiri SH Terate lebih bagus dan tertata rapi serta bersih, kemudian bagi yang belum pernah untuk ziarah, harus dipersiapkan bunga dan dupa secukupnya, selanjutnya membawa surat rekomendasi dari Ketua Komisariat atau Ranting dan Rayon tertera berapa jumlah orangnya untuk di ketahui oleh Padepokan. Kemudian ziarahnya harus urut sesuai prosesdur yang di tetapkan, seperti contoh yang pertama harus ke pendiri terlebih dahulu sampai berakhir di Mas Tarmadji.” Jelasnya.
( Ria ).


PSHT Komisariat Bani Salim Cabang Batu, Laksanakan Ziarah atau Wisata Religi kepada Pendiri PSHT ( Foto : Humas ). 