Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu nomor urut 3,Krisdayanti dan Dewa menghadiri undangan Rakorda LDII Kota Batu

Pendidikannasional.id – Kota Batu, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Batu menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tahun 2024 dengan tema“Terwujudnya Sumber Daya Manusia yang Ahli Agama dalam Bingkai NKRI untuk Membangun Kota Batu Menuju Indonesia Emas 2045”.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/pariwisata/gebrakan-arinda-grandee-dalam-kancah-nasional-2024/
Bertempat di Gedung Serbaguna LDII,Jalan Argopulo,Kelurahan Sisir,Kecamatan Batu,Kota Batu,acara ini dihadiri oleh KH.Moch Amrodji Konawi, S.E., M.T. (Ketua DPW LDIIJawaTimur), H. Bambang Riyadi (Dewan Penasehat DPD LDII Kota Batu),Dr,Yusron Ubaidillah, S.T.(Ketua DPD LDII Kota Batu), H.Ali Sudi (Pimpinan Pondok Pesantren Syaibulah Rosyad Surabaya)dan jajaran pengurus LDII Kota Batu hadir dalam pertemuan tersebut. Kamis (7/11/2024) siang.

Pada kesempatanya Ketua DPD LDII Kota Batu, Yusron Ubaidillah,ST. Terima kasih kami ucapkan atas kehadiran para undangan terutama untuk Paslon No urut 03 (Krisdayanti-Dewa). Acara pada siang hari ini adalah agenda rutin tahunan dan kebetulan momen ini bersamaan dengan Pilkada, maka kami ingin punya nilai lebih dengan mengundang para paslon.
” Harapan kami ada respon sinergitas dan tidak lanjut dari pertemuan ini sehingga kami bisa menindak lanjuti secara kelembagaan, intinya dalam politik netral aktif ini kami tetap memberikan kebebasan kepada warga kami dalam memilih siapa-siapanya didalam ke tiga paslon ini yang lebih baik dan bagus menurut hati nurani pribadi mereka semuanya.” Katanya.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
” Kami komitmen dari awal bahwa kami tidak berafiliasi, tidak terikat oleh salah satu calon maupun partai, sehingga semua berhak untuk meminang suara dari warga kami.”Jelasnya.
Untuk diketahui dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kesemua paslon dalam pilkada calon wali kota dan wakil wali kota kepada warga kami semua sehingga bisa bertatap muka langsung serta mendengarkan langsung visi dan misi program kedepan untuk Kota Batu.
” Kegiatan ini adalah sebagai pendidikan politik kepada warga kami,sehingga bisa meningkatkan partisipasi kepada warga kami untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November. Sehingga warga kami tidak lagi mempunyai anggapan atau pemikiran yang bernada negatif kepada calon pemimpin-pemimpin ini, dan bahwasanya calon-calon yang mereka pilih nantinya adalah yang berkompeten dan yang benar-benar membawa Kota Batu lebih baik lagi.” Harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, calon wali kota Batu Krisdayanti didampingi calon wakil walikota Batu Kresna Dewanta Phrosakh diberikan ruang untuk menyapa, memperkenalkan diri dan memaparkan visi-misi serta program-programnya saat memimpin Kota Batu ke depan.
“Setiap pasangan calon walikota dan wakil walikota Batu yang bercita-cita untuk mendapatkan amanah dan menjadi kepala daerah semuanya baik.Insya Allah,Gusti Allah juga senang kalau umatnya memiliki semangat yang luar biasa. Dan Megawati Soekarno Putri selalu berpesan kepada saya untuk menemui masyarakat di kolong jembatan dan bagi yang mondok,saya merasa berkewajiban untuk menghormati semua warga Kota Batu dan menerima semua tokoh masyarakat.” Ungkapnya.
” Insya Allah, jika diberi amanah dan kepercayaan untuk memimpin Kota Batu,hal pertama yang akan saya lakukan adalah merangkul semua tokoh masyarakat. Dan dihari pertama, saya tidak akan meminta imbalan apapun selain jawaban. Kami ingin semua warga Kota Batu memiliki persaingan yang sehat dan kami tahu bahwa semua warga LDII berjuang tidak hanya berdakwah tapi juga berbisnis.Saya dan Mas Dewa telah melakukan inovasi Terasering 24 desa dan kelurahan dengan harapan warga Kota Batu bisa memanfaatkan Terasering Klida ini untuk menyalurkan apa yang kita sebut UMKM atau ekonomi kreatif. Padahal,ekonomi kreatif ini merupakan tulang punggung perekonomian Kota Batu, yang paling banyak menyerap tenaga kerja,dan melalui LDII, kami berharap bisa mendukung dan lebih mengembangkan seluruh pengusaha industri rumahan,baik yang besar maupun yang kecil,”jelasnya.

Krisdayanti mengakui bahwa ia selalu meminta izin kepada masyarakat ketika mengunjungi mereka.“Hal ini mendapat dukungan dari masyarakat,terutama ibu-ibu, bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin,” ujarnya.
“Saya rasa dukungan ini akan membuat semakin banyak perempuan yang tampil di ruang publik,tidak hanya sebagai objek pembangunan,tetapi juga sebagai pelaku dalam menentukan arah pembangunan.Kami kemudian akan mendorong guru-guru honorer untuk menjadi mandiri disekolah-sekolah kejuruan,serta perawat dan bidan untuk diberdayakan melalui pelatihan.Singkatnya,kami memiliki banyak program pemberdayaan perempuan. Dan dalam tiga minggu kedepan,kami akan mengikuti dengan sebaik-baiknya pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Batu,sebuah pelaksanaan yang harus dilakukan dengan jujur,adil,ceria dan beradab serta patriotik, saya yakin. Program yang begitu besar ini tidak akan terwujud tanpa dukungan masyarakat Kota Batu.
Mengenai pentingnya kesehatan,kami mendorong kesehatan masyarakat Kota Batu dan bagaimana anak muda dapat bangga bekerja di Kota Batu; kami menyelenggarakan bursa kerja dan bursa kerja setiap tiga bulan sekali, tetapi dengan memprioritaskan pekerjaan di Kota Batu,kami berharap anak muda akan tetap tinggal di Kota Batu.Kami berharap hal ini akan terjadi.
Diharapkan juga anak muda milenial yang bekerja di bidang pertanian akan menjadi petani milenial dan akan di didik diluar negeri tentang pertanian dengan harapan mereka akan terampil seperti petani diluar negeri,tidak hanya dalam penggunaan lahan,tetapi juga dalam penguatan skill dan pemberian pelatihan,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kresna Dewanata Phrosakh menyampaikan rasa terimakasihnya atas ruang dan waktu yang diberikan oleh LDII Kota Batu untuk dapat menjalinbbahwa KRIDA memiliki niatbaik untuk dapat membangun Kota Batu secara bersama-sama.
“Kami ingin mengabdikan diri diKotabBatu bukan tanpa alasan, karena Kota Batu memiliki banyak hal yang bisa ditawarkan. Tentu saja ada masalah mendasar di Kota Batu, salah satu nya adalah anak-anak yang kurang mampu tidak bisa sekolah.Jadi kami ingin mengajak LDII sebagai institusidi Dawa untuk ikut membuktikan bagaimana anak-anak muda ini bisa menjadi petani dan insinyur,tapi bukan dengan melabeli mereka sebagai insinyur atau menjadi insinyur dari luar,tapi membuktikan bahwa mereka bisa bekerja di bidang apapun.Kami ingin melakukan ini.Karena sulit bagi LDII untuk memiliki akar rumput yang luar biasa.Dan insya Allah dalam waktu20 hari mereka sudah bisa berkarya untuk Kota Batu,”ujarnya.
Acara ditutup dengan penampilan Krisdayanti yang menghibur warga LDII dengan lagu’Doa kHalapunk’dan’I’mSoleyGidbey’yang dirilis pada tahun1978.
LDII mempunyai 8 Program yaitu :
1) Kebangsaan.
2) Dakwah.
3) Pendidikan.
4) Ekonomi Syariah.
5) Kesehatan herbal
6) Ketahanan Pangan dan Lingkungan.
7) Teknologi.
8) Energi baru terbarukan
( Adi ).



