Pelatihan K3 Harus Terintegrasi,Keselamatan Adalah Perioritas Utama

Disnaker Provinsi Jawatimur berkolabotasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menggelar bimbingan teknis dan sosialisasi penanggulangan kebakaran di Hotel Senyum, Kota Batu ( Foto : istimewa ).

Pembekalan Tanggap Darurat Bencana Gedung Bertingkat dan K3 oleh Disnaker Provinsi Jawa Timur dan Damkar Kota Batu di Beijing Meeting Room Senyum Word Hotel 2-3 Juni 2025.

Kota Batu, Pendidikannasional.id – Disnaker Provinsi Jawatimur berkolabotasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menggelar bimbingan teknis dan sosialisasi penanggulangan kebakaran di Hotel Senyum, Kota Batu, pada Senin (02/06/2025 ). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan staf hotel dalam menghadapi potensi kebakaran.  

Adapun dalam kegiatan tersebut turut hadir, Holding Jawa Timur park grub, perwakilan Pohon IIN, Club Bunga, Dino Park,Legend Star,Fun Tech, Museum Musik Dunia,Dino Mall,Carnival,Security JTP3, Engineering JTP3,Milenia Glow Garden,Disnaker provinsi Jawa Timur yang mewakili, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batu yang mewakili, serta seluruh undangan.

Dalam kesempatanya Diruktur Jatimpark 3 IR. Suryo Widodo, MM, M. A. R. S. MT mengemukakan bahwa,  potensi bencana di gedung tinggi sangat beragam, seperti kebakaran akibat listrik, gas, atau bahan kimia, gempa bumi yang dapat merusak struktur gedung, kebocoran gas berbahaya, hingga kecelakaan kerja seperti jatuh atau tertimpa benda.  

“Gedung bertingkat memiliki risiko kompleks yang membutuhkan mitigasi serius. Sistem evakuasi, deteksi dini, dan pelatihan K3 harus terintegrasi untuk meminimalisir korban jiwa dan kerusakan,” tegas Suryo Widodo.  

Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/pancasila-harus-menjadi-jiwa-dalam-setiap-denyut-pembangunan-bangsa/

Ia menekankan, penerapan K3 tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola gedung, tetapi juga seluruh penghuni dan pekerja. Pelatihan rutin, simulasi bencana, serta pemeliharaan alat keselamatan harus dilakukan secara berkala.  

“Dengan kesiapan yang matang, dampak bencana dapat dikurangi. Keselamatan adalah prioritas utama,” ujarnya. 

Sementara itu, selaku General Menejer Hotel Senyum, Agus Pariyanto menyatakan, menyambut positif kegiatan ini. “Ini menjadi bekal berharga bagi kami untuk meningkatkan keselamatan tamu dan karyawan. Kegiatan ini merupakan yang pertama di laksanakan untuk pembekalan tanggap darurat bencana pada gedung bertingkat dan K3, dan hal ini merupakan kepanjangan dari P2K3 yang sudah terbentuk oleh manajemen kami. Hal ini kita laksanakan itu bagaimana kita memprioritaskan keselamatan kerja maupun keselamatan dan kesehatan pengunjung khususnya Hotel. 

” Kita memberikan suatu kepastian serta jaminan bahwa selama di Senyum Hotel tamu akan terlindungi dengan baik. Kita akan melakukan secara berkala dan selalu monitoring dikarenakan sudah terbentuk P2K3. Justru dengan adanya struktur organisasi itu untuk menjamin dengan berkelanjutan sampai kapanpun.” Ungkapnya ke awak media. 

GM juga menambahkan, ” Mudah-mudahan kegiatan ini sebagai contoh bagi hotel gedung bertingkat di Jatim park group, dikarenakan cara penanggulanganya sangat berbeda dengan gedung yang tidak bertingkat, dan setiap gedung bertingkat itu berbeda-beda cara penangananya dikarenakan tipikel, letak, bentuknya yang berbeda-beda pula. Semoga hal ini menjadi nilai tambah kepercayaan tamu yang merasa aman dan nyaman bermalam di senyum hotel ini,dikarenakan kita mempunyai karyawan yang sudah terlatih dalam hal penanggulangan kebakaran.” Jelas GM.

Peningkatan kesadaran akan mitigasi bencana di gedung tinggi dinilai krusial, terutama di daerah rawan gempa dan wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.  

Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( DPKP ) Kota Batu Santoso Wardoyo , menekankan pentingnya pelatihan ini. “Hotel sebagai tempat berkumpulnya banyak orang harus memiliki sistem proteksi kebakaran yang memadai dan SDM yang terlatih.”, 

” Hal ini merupakan adalah satu standart, untuk memastikan bahwa Hotel Senyum ini memenuhi standart keselamatan, sehingga hal ini merupakan latihan lanjutan yang awal, kita latih untuk pencegahan dan  penanggulangan dini tentang bahaya kebakaran serta cara penanggulanganya.” Kata Wardoyo ke awak media. 

Materi yang disampaikan meliputi pencegahan kebakaran, penanganan darurat, serta penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan hidran. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting:

1. Pencegahan dan penanggulangan kebakaran

2. Penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan hidran

3. Teknik evakuasi mandiri

4. Penanganan berbagai jenis bencana (banjir, gempa, tanah longsor)

5. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Kabid DPKP juga menambahkan, ” Manajemen ini nantinya akan di latih bagaimana bisa mengatasi kebakaran secara terpadu, masing-masing bagian harus mengetahuinya dan juga harus paham bagaimana cara mengevakuasi terutama tamu,bagaimana cara sewaktu terjadi kebakaran dan mengevakuasinya.” Imbuhnya. 

Selain teori, peserta juga melakukan simulasi pemadaman api menggunakan APAR dan evakuasi mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran di tempat umum.  

Diwaktu yang berbeda, Thomas Wunang Tjahjo, M, SC. M. ENG. Selaku Kadisnaker Kota Batu,mengatakan bahwa, menyambut baik dengan adanya kegiatan Pembekalan Tanggap Darurat Bencana Gedung Bertingkat dan K3, dikarenakan hal ini merupakan tahap awal yang di mulai oleh Jatim park Group, dan nantinya akan ada tahap berkelanjutan. Sehingga hal ini perlu saya apresiasi antara pemberi kerja dan keselamatan pekerjanya. 

Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

” Teman-teman K3 ini akan semakin mengerti apa itu K3, dan hal itu harus dilakukan secara bertahap. Setiap tempat wisata dan usaha lainya seyogyanya memiliki tenaga K3, yang bisa ditempuh melalui dengan mengambil tenaga-tenaga lulusan pendidikan formal dan juga bisa melalui pelatihan-pelatihan.” Katanya ke awak media. 

Kadisnaker Kota Batu juga menambahkan “Ini baru tahap awal. Kami berkomitmen untuk melanjutkan program serupa ke berbagai lokasi di Kota Batu. Keselamatan harus menjadi prioritas utama.” Tambahnya. 

Ditempat yang sama selalu Ketua II Korwil Pengawasan Dinasker Trans Provinsi Jatim, Sapto Suseno, ST. Menekankan bahwa yang sudah ada di Senyum Hotel ini harus ditingkatkan, program-program K3 ini harus di tingkatkan. 

” Harus secara berkala dilakukan hal seperti ini, karena sesuai aturan yang sudah ditetapkan yaitu UU 170 , dan sudah diatur pada Kemen,186 tahun 1999.” Ujarnya ke awak media. 

Disinggung tentang bagaimana jika terdapat suatu hotel atau bidang usaha yang belum melaksanakanya, Sapto Suseno menjelaskan bahwa,” Fungsi kita adalah pembinaan dan pengawasan, dan pembinaan pun ada jangka waktunya. Petama kita bina, selanjutnya kedua juga kita bina dalam arti menekankan kapan waktu untuk dilaksanaknya atau di jalankanya.” Tukasnya. 

( Ria ). 

Array
Related posts
Tutup
Tutup