Pasar Murah Pemprov Jatim di Desa Sumberjo Kota Batu Diserbu Warga, Stok Ludes Kurang dari Dua Jam
BATU, Pendidikannasional.id – Program Pasar Murah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Desa Sumberjo, Kecamatan Batu, Kota Batu, mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-Provinsi Jawa Timur ke-81 tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga mulai berdatangan dan mengantre sebelum pukul 09.00 WIB untuk mendapatkan sejumlah komoditas yang dijual di lokasi kegiatan. Tingginya minat pembeli membuat seluruh stok barang yang disediakan habis terjual dalam waktu kurang dari dua jam.

Kehadiran pasar murah ini dinilai membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah pentingnya menjaga keseimbangan pengeluaran keluarga untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah satu daya tarik utama pasar murah tersebut adalah harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti gula dan telur, yang ditawarkan di bawah harga pasar.

Selain harga yang lebih terjangkau, mekanisme pembelian juga memberikan keleluasaan kepada masyarakat. Warga tidak diwajibkan membeli barang dalam bentuk paket, melainkan dapat memilih komoditas secara eceran sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing.
“ Harga yang dipasang di bawah pasar, sehingga warga sangat antusias untuk membeli. Pembelian juga tidak harus satu paket, warga bisa membeli sesuai kebutuhan seperti telur atau gula saja,” ujar kepala desa ke media Pendidikannasional.id.
Skema pembelian tersebut memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam mengatur belanja rumah tangga. Warga dapat memprioritaskan kebutuhan yang paling mendesak tanpa harus mengeluarkan biaya untuk membeli komoditas lain yang belum diperlukan.

Pemerintah Desa Sumberjo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pasar murah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kesempatan menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut juga dipandang sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap kebutuhan warga di daerah.
Setelah menerima informasi mengenai agenda tersebut, pihak desa berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Batu serta Kecamatan Batu untuk mempersiapkan lokasi dan mendukung kelancaran kegiatan.

Tidak hanya menghadirkan komoditas kebutuhan pokok, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari desa dan kelurahan sekitar.
Keterlibatan UMKM tersebut membuka ruang promosi bagi produk unggulan lokal sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang hadir.
Dengan demikian, pasar murah tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga berpotensi menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Manfaat pasar murah turut dirasakan langsung oleh warga yang datang berbelanja. Seorang warga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang perlu mengatur pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kegiatan ini sangat membantu untuk masyarakat yang membutuhkan. Terutama untuk perekonomian keluarga karena harganya murah,” ungkapnya IBu Piani ke Pendidikannasional.id.
Ia juga menuturkan bahwa tingginya jumlah pembeli membuat warga harus datang lebih awal agar tidak kehabisan barang yang dibutuhkan.
“Tadi antreannya banyak sekali, datangnya harus pagi-pagi. Kalau tidak cepat, barangnya tinggal sedikit,” tambahnya.

Pengalaman tersebut memperlihatkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program yang menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Pada saat yang sama, cepat habisnya persediaan menjadi catatan penting bagi penyelenggara dalam mempertimbangkan kebutuhan dan jumlah penerima manfaat pada kegiatan berikutnya.
Warga berharap pemerintah dapat menambah variasi komoditas yang dijual dengan tetap mempertahankan harga yang terjangkau. Mereka juga mengusulkan agar pasar murah dapat diselenggarakan secara rutin, misalnya satu kali setiap bulan.
“Harapannya ke depan menu atau jenis barangnya bisa ditambah, dan harganya tetap murah. Kalau bisa diadakan satu bulan sekali, pasti warga dan ibu-ibu sangat senang,” pungkasnya.
Pemerintah Desa Sumberjo berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada masa mendatang, baik melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Kota Batu. Keberlanjutan program dinilai penting agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pelaksanaan pasar murah juga dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok, terutama ketika permintaan masyarakat meningkat menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionalcom?si=UjXPUpkON2ZP7j8f
https://instagram.com/pendidikannasional.id?obrf=MW5nZXZzYnBldWF6Ng==
https://www.facebook.com/share/1GUDtH83hq
Meski demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh tingginya antusiasme warga, tetapi juga oleh kesinambungan pelaksanaan, kecukupan stok, variasi komoditas, serta pemerataan akses bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pasar Murah di Desa Sumberjo menjadi gambaran bahwa program yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat memiliki arti penting bagi keluarga. Harapan warga agar kegiatan tersebut dapat digelar secara berkala menjadi masukan bagi pemerintah untuk terus memperkuat program pelayanan publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Riadi.
Editor : Tim Redaksi Pendidikannasional.id.






