Lawan Individualistik, Community 393 Pererat Silaturahmi di Payung Pinus Batu

Komunitas Community 393 berkumpul meriah di bawah payung pinus untuk acara Suka Cita di Kota Batu.( Foto : istimewa ).

Lebih dari Sekadar Kumpul-Kumpul Community 393 Buktikan Pentingnya “Social Capital” di Era Digital

Kota Batu, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Dalam hiruk-pikuk era digital di mana interaksi seringkali terbatas pada layar gawai, Community 393 justru mengambil langkah nyata untuk membangun ikatan yang lebih dalam. Bertempat di Payung Pinus, Jalibar, Kota Batu, komunitas ini menggelar acara “Suka Cita” yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat dengan makna. Di bawah nuansa cerah dan udara sejuk hutan pinus, mereka membuktikan bahwa tali silaturahmi adalah “social capital” atau modal sosial yang tak ternilai untuk ketahanan mental dan jejaring yang positif.( 05/10/2025 ). 

Acara yang secara khusus ditujukan untuk mempererat tali silaturahmi ini berhasil menarik perhatian anggota dari tiga wilayah berbeda: Singosari, Malang, dan Kota Batu. Kehadiran mereka menunjukkan sebuah kebutuhan universal akan komunitas yang nyata dan supportive. Psikolog sosial mendefinisikan hal ini sebagai “sense of belonging” atau rasa memiliki, yang merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan psikologis individu dalam sebuah kelompok.

Sutrisno sebagai perwakilan dari Community 393
Sutrisno sebagai perwakilan dari 393 Community ketika berada di Payung Pinus

Dalam kesempatan tersebut, Sutrisno selaku perwakilan Community 393, menekankan bahwa kegiatan tersebut sebagai sarana ajang bertemu dan mempererat hubungan silaturahi yang sekaligus merayakan ulang tahun anak saya yang pertama yaitu Fenty Octavionita. 

” Di era yang serba cepat dan individualistik ini, kami percaya bahwa ruang untuk berbagi tawa dan cerita secara langsung adalah sebuah kebutuhan, bukan lagi hiburan semata. Ini adalah investasi kami untuk membangun kepercayaan dan kolaborasi yang lebih solid ke depannya,” ujarnya

Fenty Octavionita ketika di Payung Pinus
Fenty Octavionita ketika saat berada di Payung Pinus merayakan Ultahnya ke-27

Sementara itu Fenty Octavionita ( 27 ) mengatakan, terimakasih atas doa doa yang diberikan oleh Mama dan Papa serta Community 393 dan juga Comunitas Sepeda Trael Karangploso. 

” Kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai ajang saling bertemu, tetapi saling mengenal antara communitas serta keluarga dan sahabat. Semoga kegiatan seperti ini kedepan bertambah maju dan berkembang serta sukses.” kata Fenty. 

Tampak nuansa keakraban antara anggota
Tampak suasana kearaban anggota 393 Community, serta diskusi kekeluargaan oleh bapak Sigit sebagai moderatornya.

Pemilihan lokasi di Payung Pinus juga bukan tanpa alasan. Konsep “wisata berbasis komunitas” (community-based tourism) yang diusung tempat ini sejalan dengan semangat Community 393. Aktivitas di alam terbuka tidak hanya menawarkan kesegaran fisik, tetapi juga menjadi medium edukasi informal tentang pentingnya melestarikan lingkungan.

Selaku Owner menyambut baik kegiatan 393 Community
Sebagai Owner, menyambut dengan baik kegiatan yang di laksanakan di Payung Pinus

Merespon hal ini, Agus Priyano selaku Owner Payung Pinus, menyambut dengan antusias. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif Community 393. Kehadiran komunitas seperti ini tidak hanya membawa kehidupan bagi tempat kami, tetapi juga mengedukasi publik bahwa ada banyak alternatif rekreasi yang sehat dan mendukung ekonomi lokal. Kami berkomitmen untuk menyediakan ruang yang aman dan nyaman bagi lahirnya inisiatif-inisiatif komunitas positif semacam ini,” jelas Agus.

Baca Juga :  https://pendidikannasional.id/daerah/mayjen-tni-ili-dasili-pimpin-geladi-bersih-defile-tni-al-menyambut-hut-ke-80-tni/

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Acara yang diisi dengan games kolaboratif, diskusi ringan, dan berbagi pengalaman ini diharapkan tidak berhenti pada satu pertemuan. Ikatan yang telah terjalin diharapkan dapat menjadi fondasi untuk project-project sosial kedepannya, seperti program mentoring, pertukaran peluang bisnis, atau kegiatan bakti sosial bersama.

Komunitas sepeda Trael Karangploso hadir dalam kegiatan 393 Community
Komunitas sepeda Trael dari Karangploso hadir di 393 Community pererat silahturahmi

Kegiatan Community 393 ini menjadi sebuah preseden baik bahwa di tengah gempuran teknologi, manusia tetaplah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi autentik. Membangun dan memelihara “social capital” melalui komunitas yang sehat terbukti menjadi salah satu kunci untuk menghadapi tantangan zaman dengan lebih tangguh.

Terima kasih untuk semua anggota dari Singosari, Malang, dan Batu yang telah hadir dan meramaikan! Semoga silaturahmi ini melahirkan ribuan kolaborasi positif lainnya.

 

( Ria ). 

 

Array
Related posts
Tutup
Tutup