KPU Kota Batu Gelar Rapat Koordinasi Pendistribusian Logistik Pemilihan Serentak Tahun 2024.
Batu, Pendidikannasional.id – Dalam masa tenang H-2 pilkada, KPU Kota Batu menggelar rapat koordinasi pendistribusian logistik pemilihan serentak tahun 2024, yang bertempat di Aston In Hotel dilaksanakan sekitar pukul 13.00 wib pada Senin, ( 25/11/2024 ).

Adapun turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kota Batu, Ketua Bawaslu, Kejaksaan Negeri Kota Batu, Komisioner KPU, TNI- Polri, PPK, PPS beserta Sekretariat se Kota Batu.
Pada sambutanya Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purnomo mengatakan, bahwa kita sudah di ujung acara tahapan-tahapan pilkada 2024,menjelang memasuki H-1 tanggungjawab ini sekarang sudah bergeser, mulai logistik datang tanggung jawab sepenuhnya dari per TPS dan seluruh Sekretariatnya untuk mengkoordinasikan mengendalikan teman-teman KPPS.

” Besok kita akan pendistribusian logistik, maka kegiatan kali ini dalam rangka rapat kesiapan logistik, dimana nantinya bagaimana dan apa yang dilakukan, bagaimana cara penangananya semuanya akan di bahas pada acara ini.”Jelasnya.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/nasional/bssn-dukung-pemerintah-pemberantasan-judi-online/
Dalam kesempatanya dari Kejaksaan Negeri Kota Batu,Kepala Bagian Intelijen Kejaksaan Negeri Batu, M. Januar Ferdian, SH.MH
memaparkan perihal antara lain Kesiapan TPS dalam Pilkada Kota Batu, kemudian perihal Outline Presentasi, antara lain Anatomi Kepala Daerah, Pemetaan TPS, Isu Aktual, Hambatan kendala dan langkah strategi.

” Perihal pemetaan TPS, total seluruh Indonesia sekitar 579.212 titik, dan total DPT seluruhnya sekitar 203.880.774. Kemudian perihal pemetaan kerawanan TPS yang meliputi antara lain TPS yang melayani disabilitas, TPS yang sulit di jangkau ( geografis dan cuaca ), TPS yang terkendala jaringan internet di lokasi TPS, kemudian TPS yang terkendala aliran listrik di lokasi, TPS yang didirikan dirawan konflik, dan TPS yang didirikan di wilayah rawan bencana, ( banjir, tanah longsor, gempa dll. ).” Jelasnya.
Kejaksaan negeri juga menjelaskan perihal rekapitulasi tindak pidana pemilu dan pemilihan 2024 antara lain, ” Ditangani Bawaslu yaitu dari laporan / temuan yang ditangani 699 ditetapkan sebagai pelanggaran dan 747 ditetapkan bukan pelanggaran. Kemudian selain itu terdapat 127 laporan/temuan yang masih dalam proses penanganan. Selanjutnya yang ditangani DKPP yaitu hingga tanggal 27 November 2024,DKPP menerima 634 pengaduan, 274 teresgritasi sebagai perkara, 360 pengaduan. Kemudian perkara yang telah diputus 197 perkara. Sisa 77 perkara dalam proses pemeriksaan.” Tambahnya.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Untuk diketahui bahwa perihal tentang pelanggaran Pilkada 2024,temuan beberapa pelanggaran yang berpotensi di diskualifikasinya beberapa pasangan calon Bawaslu per 22 November 2024. Terdapat 2.426 laporan, 483 temuan dan 745 pelanggaran.
“Kemudian mengenahi isu strategis yaitu kampanye terselubung, Wilayah Blank Spot selanjutnya bencana alam, Konflik sosial. Keterlambatan logistik. Terus hambatan pengisian data real count & langkah strategis. ” Katanya.

Sementara itu dari Polres Batu, Kompol Suyatno menjelaskan tentang metode perdistribusian logistik pilkada serentak tahun 2024, pengamanan pilkada mulai pengawalan surat suara,TPS dan lain lain, dalam mekanismenya tersebut dengan melibatkan personil dari jajaran Polri sekitar 190 personil, kemudian jajaran TNI sejumlah 30 personil dan dari Satpol PP sejumlah 30 personil.
” Kegiatan meliputi melaksanakan patroli sekala besar dengan TNI dan Satpol PP, mengawal pembersihan APK yang masih terpasang, melaksanakan himbauan Kamtibmas. Selanjutnya perihal pendistribusian logistik. Pengiriman logistik, pengembalian logistik, dan rangkaian pengawalan logistik. ( 2 unit R2, 2 unit mobil KPU, 1 unit R4 samapta, 1 unit R4 Patwall ). Kemudian menjelaskan jarak tempuh dari KPU ke PPS dan jumlah TPS per Desa / Kelurahan, sampai pada pola pam dan kuat personil pam.” Paparnya.
( Adi ).




