Pendidikannasional.id – Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, Hinsa Siburian, turut hadir dalam Rapat Pemberantasan Perjudian Online serta Rapat Keamanan Siber dan Perlindungan Data yang berlangsung di Jakarta pada hari Sabtu, 23 November 2024.
Meja kerja kolaboratif yang melibatkan kementerian dan lembaga ini menekankan tiga poin utama untuk diimplementasikan dalam usaha memberantas perjudian daring (judol). Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator untuk Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Budi Gunawan, dalam sebuah konferensi pers yang diadakan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kepolisian Republik Indonesia, mengenai kemajuan dalam upaya memberantas perjudian online. Desks gabungan ini melibatkan berbagai instansi serta pemangku kepentingan yang relevan, seperti TNI-Polri, Kejaksaan, BSSN, Bank Indonesia (BI), OJK, dan PPATK.

“Dari hasil pertemuan meja hari ini, terdapat tiga langkah penting yang akan segera diambil dalam rangka melawan judi online,” tegasnya.
Baca Juga : https://pendidikannasional.id/daerah/kapolres-batu-pimpin-apel-sekala-besar-jelang-pilkada-serentak/
Pertama-tama, tim gabungan akan berkolaborasi dengan berbagai platform teknologi dan penyedia layanan internet untuk melakukan pemblokiran secara terencana.
Kedua, tim gabungan akan terus menjalankan penegakan hukum serta menyelidiki aliran dana dari judi online.
Ketiga, tim gabungan juga akan memperkuat kampanye dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko yang ditimbulkan oleh judi online, serta menjelaskan bahwa permainan slot atau judi online merupakan bentuk penipuan.
Lihat Juga : https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk
Selain itu, Budi juga menguraikan peran Desk Keamanan Siber dan Perlindungan Data yang sedang dilaksanakan oleh BSSN dan Kementerian Komunikasi dan Digital, yang memiliki dua fokus utama, yaitu:
Langkah pertama adalah memperkuat keamanan situs web yang dimiliki oleh pemerintah, termasuk pemerintah daerah dan institusi pendidikan.
Kedua, mempercepat penyelesaian pemulihan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) baik dari segi infrastruktur maupun pemulihan data, guna mendukung pelayanan publik yang berbasis digital, sesuai dengan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.
BSSN terus memberikan dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menanggulangi judi online dan berkomitmen sepenuhnya dalam menjalankan tugas Desk Keamanan Siber dan Perlindungan Data yang dibentuk oleh pemerintah melalui Kemenko Polkam.
” #BSSN “.
( Kontributor, Abu ) (Ria ).




