120 Prajurit Pulang Misi Aceh, Yonzipur 10 Kostrad Disambut Mayjen TNI Primadi

Kedatangan 120 Prajurit disambut langsung oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun. ( Foto : istimewa ).

Malang, PENDIDIKANNASIONAL.ID – Setelah berminggu-minggu bergelut dengan lumpur dan puing-puing bencana di Aceh Tamiang, 120 personel Yonzipur 10/JP/2 Kostrad akhirnya tiba kembali di markas, Senin (23/2/2026). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, dalam sebuah upacara penyambutan yang penuh haru dan kebanggaan.

Bukan senjata yang mereka andalkan selama hampir dua bulan terakhir, melainkan alat berat, linggis, dan yang terpenting: empati. Misi yang diemban pasukan elite Zeni Tempur ini bukan pertempuran melawan musuh, melainkan melawan keterbatasan akses akibat banjir dan longsor yang melumpuhkan sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.

“Jadikan pengalaman di Aceh sebagai pelajaran berharga untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana nasional,” ujar Mayjen Primadi dalam amanatnya di hadapan para prajurit. “Saya berdoa semoga masyarakat Aceh segera bangkit. Terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu mengulurkan tangan.”

Baca Juga : 

Perkuat Sinergi, Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Sertijab Pangdivif 3 Kostrad

Mayjen TNI Susilo”Bela Diri untuk Bela Bangsa” di Penutupan Pelatih Pencak Silat Kostrad

Selama di lokasi, prajurit yang akrab disapa Zipur ini bekerja siang malam. Mereka tidak hanya membuka akses jalan yang terputus dan menyambung kembali jembatan darurat, tetapi juga turun langsung membersihkan pemukiman warga dari gelondongan kayu dan material lumpur tebal. Di tengah keterbatasan, mereka bahkan menjadi garda terdepan dalam pendistribusian logistik ke daerah-daerah terisolir.

Yang menarik, di sela-sela kerja keras yang menguras fisik, semangat khas Kostrad justru terpancar dari hal-hal kecil. Jika biasanya mereka “menaklukkan” medan latihan berat, kali ini targetnya adalah reruntuhan dan kesulitan warga. Namun jiwa korsa dan senyum tulus kepada masyarakat tak pernah luntur, meski harus bergulat dengan hujan deras khas ujung Sumatra.

Lihat Juga :  https://youtube.com/@pendidikannasionaltv?si=7MptnqLVlhZi45vk

Kepulangan mereka kali ini menjadi penegasan bahwa prajurit Kostrad adalah sahabat rakyat di segala situasi. Bukan hanya garda terdepan pertahanan negara, tetapi juga pilar kebangkitan di saat musibah melanda.

Dengan bergabungnya kembali seluruh personel ke home base dalam keadaan lengkap dan aman, Yonzipur 10/JP/2 tidak hanya membawa pulang pengalaman lapangan, tetapi juga cerita kemanusiaan yang akan menjadi bagian dari sejarah panjang pengabdian mereka kepada Ibu Pertiwi.

 

Sumber : Pendiv 2 

( Ria ).

Array
Related posts
Tutup
Tutup